POJOKSATU.id - PKN STAN membuka penerimaan mahasiswa baru tahun 2026 dengan total 1.000 kuota yang tersebar pada empat program studi. Kuota tersebut tersedia melalui tiga jalur, yakni reguler, afirmasi kewilayahan, dan pembibitan.

Bagi calon peserta yang ingin mendaftar, mengetahui rincian kuota setiap program studi penting dilakukan sebelum menentukan pilihan. 

Pada SPMB-PM PKN STAN 2026, setiap pendaftar hanya diperbolehkan memilih satu dari empat program studi yang tersedia.

Baca Juga: Vietnam Siapkan Potongan PPh 30 Persen bagi Usaha Kecil, Berlaku Dua Tahun

Pendaftaran SPMB-PM PKN STAN 2026 sendiri dibuka pada 23-30 Agustus 2026 melalui portal SSCASN BKN.

Daftar Prodi dan Detail Kuota PKN STAN 2026

Berikut rincian program studi dan kuota penerimaan PKN STAN 2026:

1. Sarjana Terapan Akuntansi Sektor Publik

  • Reguler: 217 kuota

  • Afirmasi kewilayahan: 50 kuota

  • Pembibitan: 63 kuota

  • Total: 330 kuota

Program studi ini menjadi salah satu pilihan dengan kuota terbesar pada SPMB-PM PKN STAN 2026.

Baca Juga: Tiga Anggota DPRD Timur Tengah Utara Jadi Tersangka Terkait Kematian Dokter Icha

2. Sarjana Terapan Manajemen Keuangan Negara

  • Reguler: 163 kuota

  • Afirmasi kewilayahan: 35 kuota

  • Pembibitan: 72 kuota

  • Total: 270 kuota

Jalur pembibitan pada program studi ini menyediakan 72 kuota, lebih banyak dibandingkan kuota afirmasi kewilayahan.

3. Sarjana Terapan Manajemen Aset Publik

  • Reguler: 50 kuota

  • Afirmasi kewilayahan: 15 kuota

  • Pembibitan: 35 kuota

  • Total: 100 kuota

Program studi Manajemen Aset Publik menyediakan 100 kuota yang terbagi dalam tiga jalur penerimaan.

Baca Juga: Tiga Anggota DPRD Timur Tengah Utara Jadi Tersangka Terkait Kematian Dokter Icha

4. Diploma III Akuntansi

  • Reguler: 300 kuota

  • Afirmasi kewilayahan: -

  • Pembibitan: -

  • Total: 300 kuota

D-III Akuntansi memiliki 300 kuota dan seluruhnya dialokasikan melalui jalur reguler.

Baca Juga: 10 Inspirasi Model Gamis untuk Pengajian Maulid Nabi, Anggun, Syari, dan Tetap Nyaman

Rekapitulasi Kuota PKN STAN 2026

Jika dijumlahkan, empat program studi tersebut menyediakan total 1.000 kuota.

  • Akuntansi Sektor Publik: 330

  • Manajemen Keuangan Negara: 270

  • Manajemen Aset Publik: 100

  • D-III Akuntansi: 300

Berdasarkan jalur penerimaan, kuota terdiri dari:

  • Reguler: 730 kuota

  • Afirmasi kewilayahan: 100 kuota

  • Pembibitan: 170 kuota

Dengan demikian, jalur reguler menjadi jalur dengan kuota terbesar pada SPMB-PM PKN STAN 2026.

Baca Juga: DigiSkillBadge Resmi Diluncurkan Kemendikdasmen, Siswa SMK Bisa Bangun Portofolio Sejak Kelas 10

Pendaftaran PKN STAN 2026

Pendaftaran SPMB-PM PKN STAN 2026 dibuka mulai 23 hingga 30 Agustus 2026 melalui portal SSCASN BKN.

Peserta dapat memilih jalur reguler, afirmasi kewilayahan, atau pembibitan sesuai persyaratan yang ditentukan. Namun, setiap pendaftar hanya dapat memilih satu program studi dari empat pilihan yang tersedia.

Jadwal Seleksi PKN STAN 2026

Setelah pendaftaran ditutup, tahapan seleksi akan dilanjutkan dengan:

Jalur Penerimaan PKN STAN 2026

PKN STAN membuka tiga jalur penerimaan pada SPMB-PM 2026.

Jalur reguler diperuntukkan bagi peserta yang memenuhi persyaratan umum. Sementara jalur afirmasi kewilayahan memiliki persyaratan tambahan terkait wilayah kelahiran dan pendidikan.

Adapun jalur pembibitan diperuntukkan bagi peserta yang memenuhi ketentuan domisili serta kelahiran di wilayah yang melaksanakan kerja sama pembibitan.

Lulusan jalur reguler dan afirmasi kewilayahan nantinya dapat ditempatkan untuk memenuhi kebutuhan pegawai di Kementerian Keuangan, kementerian/lembaga lain, maupun pemerintah daerah.

Sementara lulusan jalur pembibitan dapat dialokasikan menjadi CPNS pada pemerintah daerah yang menjadi pengutus.

Baca Juga: Latihan Soal Final OSN 2026 IPA SMP Sederajat, Lengkap Jawaban dan Pembahasan, Uji Kesiapanmu!

Syarat Umum Pendaftaran

Beberapa syarat utama yang harus dipenuhi peserta antara lain:

  • Lulusan SMA/sederajat di bawah Kemendikdasmen atau Kementerian Agama.

  • Nilai Bahasa Inggris dan Matematika masing-masing minimal 80,00 dari 100,00 dan bukan hasil pembulatan.

  • Usia 14-22 tahun per 23 November 2026.

  • Tidak lahir sebelum 23 November 2004 atau setelah 23 November 2012.

  • Memenuhi ketentuan kesehatan, bebas narkoba, serta ketentuan mengenai tato dan tindik.

  • Belum pernah menikah/kawin dan bersedia tidak menikah/kawin selama pendidikan.

  • Belum pernah dinyatakan lulus SPMB PKN STAN sebelumnya.

Baca Juga: The Dudas Datang ke Desa Sade, Bawa Bantuan Rp1 Miliar untuk Warga Korban Kebakaran

Peserta jalur afirmasi kewilayahan dan pembibitan juga harus memenuhi persyaratan khusus sesuai wilayah yang dipilih.

Tahapan Seleksi PKN STAN 2026

Seleksi SPMB-PM PKN STAN terdiri atas tiga tahapan, yakni Seleksi Administrasi, SKD, dan Seleksi Lanjutan.

SKD dilaksanakan menggunakan CAT BKN dengan materi TKP, TIU, dan TWK.

Untuk jalur reguler dan pembibitan, nilai ambang batas SKD terdiri dari TKP 156, TIU 80, dan TWK 65. Sementara jalur afirmasi kewilayahan memiliki nilai ambang batas TIU 55 dan nilai kumulatif SKD minimal 281.

Peserta yang lolos SKD kemudian mengikuti Seleksi Lanjutan yang terdiri atas TPA, TBI, Tes Psikologi, Tes Kesehatan, dan Tes Kebugaran.

Baca Juga: Pelajar Indonesia Raih Dua Emas di International Geography Olympiad 2026, Bersaing dengan 50 Negara

Nilai gabungan Seleksi Lanjutan terdiri dari TPA sebesar 42 persen, TBI 28 persen, Tes Kesehatan 15 persen, dan Tes Kebugaran 15 persen. Peserta juga harus memenuhi kriteria Tes Psikologi.

Link Pendaftaran PKN STAN 2026

Calon peserta dapat melakukan pendaftaran SPMB-PM PKN STAN 2026 melalui portal resmi SSCASN BKN.

Link pendaftaran: SSCASN BKN

Pendaftaran dibuka pada 23-30 Agustus 2026. Peserta perlu membuat akun SSCASN terlebih dahulu sebelum memilih sekolah kedinasan PKN STAN dan melanjutkan pengisian data pendaftaran.

Informasi lengkap mengenai ketentuan SPMB-PM PKN STAN 2026 juga dapat dilihat melalui laman resmi PKN STAN – SPMB 2026.

Baca Juga: Samsung Pamer OLED Laptop 16 Inci 2,5K 300Hz, Layar Ngebut Makin Memukau

Dengan total 1.000 kuota dan hanya satu pilihan program studi yang dapat dipilih, calon peserta perlu mempertimbangkan program studi dan jalur penerimaan dengan cermat sebelum menyelesaikan pendaftaran. ***