POJOKSATU.id, SEBANYAK 11 Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) resmi bertransformasi, seiring penandatangan Presiden (Perpres) tentang Perubahan Bentuk 11 PTKN, Senin, 26 Mei 2025.

Dari daftar 11 PTKN yang bertransformasi itu ada delapan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) yang berubah menjadi Universitas Islam Negeri (UIN), 1 Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) menjadi IAIN, dan 1 Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri (STAHN) bertrasformasi menjadi IAHN.

Berikut daftar 11 PTKN yang saat ini bertransformasi;

1. UIN Abdul Muthalib Sangadji Ambon
2. UIN Syekh Wasil Kediri
3. UIN Sunan Kudus
4. UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo
5. UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe
6. UIN Madura
7. UIN Jurai Siwo Lampung
8. UIN Palangka Raya
9. UIN Palopo
10. IAIN Datuk Laksemana Bengkalis
11. IAHN Mpu Kuturan

Baca Juga: Teruntuk Calon Peserta Didik Baru : Jangan Salah Pilih Jurusan, Kenali 10 Bidang dan Spektrum Keahlian SMK Sesuai Impianmu

Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro menjelaskan, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menitipkan generasi penerus bangsa melalui penandatanganan Perpres ini kepada lembaga pendidikan tinggi yang ada di bawah Kementerian Agama (Kemenag).

Wamensesneg meminta setelah bertransformasi, PTKN harus mampu bersaing mencetak lulusan yang mampu menggerakkan Indonesia ke depan, sebagaimana konsentrasi Presiden terkait pangan, energi, hilirisasi dan teknologi digital.

"Mulai dari kurikulum, tatakelolanya hingga bagaimana PTKIN ini menjadi kampus yang mampu melahirkan alumni yang siap bersaing, tidak hanya mengenai agama, tetapi juga urusan teknologi, urusan era digital, menghasilkan lulusan yang mampu menghandel tantangan-tantangan kita kedepan," tuturnya.

Baca Juga: Jadwal Lengkap dan Tiga Skema Pendaftaran Mahasiwa Baru Jalur SIMA Universitas Andalas

Menteri Agama Nasaruddin Umar menambahkan, civitas akademika PTKIN, mulai dari rektor, dosen hingga para mahasiswa harus mampu mempertahankan distingsi PTKIN sebagai lembaga pendidikan tinggi yang memiliki keunggulan moral.

"Kita sampaikan kepada para rektor, ini kan statusnya naik (menjadi UIN-red) maka harus mampu mempertahankan akhlakul karimah," jelasnya.

Menag berharap dengan bertransformasi menjadi UIN, selain mampu mencetak lulusan yang mampu berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara, PTKIN juga mampu menjadi contoh bagi perguruan tinggi lain di sekitarnya, sebagai civitas akademika yang menjujung tingg nilai-nilai moral dan ketuhanan.

Baca Juga: Begini Nasib Guru ASN Tanpa Tukin dalam Pemberian Tambahan 100 Persen Tunjangan Sertifikasi di THR dan Gaji Ke-13 Tahun 2025

"Maka dari itu mari kita tekun, menekuni bidang-bidang eksakta, karena Bapak Presiden ini sangan konsern dalam hal siapa yang mampu menggerakkan republic ini ke depan, dengan produktifitas bangsa melalui pertanian, Teknik, kedokteran dan sebagainya," ungkapnya.

Namun di sisi lain kita juga bisa mendukung dari segi kekuatan moral, tanpa kekuatan moral maka tidak akan berjalan baik. Peran kita disana, bagaimana UIN memberikan pengaruh agama di dalam dunia pendidikan," pungkasnya. ***