POJOKSATU.id - Dengan tagline Generasi Baru. Guru Indonesia, PPG Prajabatan 2024 sebagai program pendidikan profesi untuk mencetak guru baru Indonesia, mulai membuka pendaftaran pada hari ini Kamis (4/4/2024).

Pendaftaran PPG Prajabatan 2024 akan dibuka hingga 15 Mei 2024 dan disasar untuk lulusan kependidikan dan non kependidikan yang memiliki panggilan hati untuk menjadi guru yang profesional, memiliki komitmen menjadi teladan, cinta terhadap profesi, dan pembelajar sepanjang hayat.

Tahun ini, PPG Prajabatan juga merepukan respon untuk percepatan pemenuhan kebutuhan guru pada beberapa bidang studi pada jenjang sekolah dasar dan menengah.

Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) memastikan lulusan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan 2024 otomatis mendapat kesempatan menjadi ASN PPPK guru dalam formasi ASN.

Baca Juga: TELUR Dulu Atau Ayam Dulu? Begini Integrasi PPPK dan PPG, Intinya ASN Guru HARUS BERSERDIK, BERSIAP Juga Rencana PPG Prajabatan MODEL BARU

A. Persyaratan Calon Mahasiswa PPG Prajabatan Tahun 2024

  • Warga Negara Indonesia (WNI);
  • tidak terdaftar sebagai Guru/Kepala Sekolah pada Data Pokok Pendidikan (Dapodik);
  • berusia paling tinggi 32 (tiga puluh dua) tahun pada 31 Desember tahun pendaftaran;
  • memiliki kualifikasi akademik sarjana (S-1) atau diploma empat (D-IV) yang terdaftar pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PD-Dikti) atau terdata pada basis unit data unit Penyetaraan Ijazah Luar Negeri bagi lulusan perguruan tinggi di luar negeri;
  • memiliki indeks prestasi kumulatif (IPK) paling rendah 3,00 (tiga koma nol nol);
  • memiliki surat keterangan sehat jasmani dan rohani (diserahkan pada saat lapor diri);
  • memiliki surat keterangan berkelakuan baik (diserahkan pada saat lapor diri);
  • memiliki surat keterangan bebas narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (NAPZA) (diserahkan pada saat lapor diri);
  • menandatangani pakta integritas; dan
  • mengikuti tahapan seleksi yaitu seleksi administrasi, tes substantif, dan tes wawancara.

B. Bidang Studi PPG Prajabatan Tahun 2024

Sesuai dengan data kebutuhan guru tahun 2025 yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, maka bidang studi PPG Prajabatan Tahun 2024 yang dibuka sebagai berikut.

Bidang Studi Umum:

  • Bahasa Arab
  • Bahasa Indonesia
  • Bahasa Inggris
  • Bahasa Jepang
  • Bahasa Jerman
  • Bimbingan dan Konseling
  • Biologi
  • Ekonomi
  • Fisika
  • Geografi
  • Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
  • Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
  • Informatika
  • Kimia
  • Matematika
  • Pendidikan Anak Usisa Dini (PAUD)
  • Pendidikan Luar Biasa (PLB)
  • Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD)
  • Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK)
  • Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN)
  • Sejarah
  • Seni Budaya
  • Sosiologi

Baca Juga: INFO LENGKAP PPG Prajabatan 2024, Kuota 59.019 Langsung Gantikan Guru Pensiun, CEK LINIERITAS Tidak Jauh dari Tahun Sebelumnya

Bidang Studi Kejuruan:

  • Agribisnis Perikanan
  • Agribisnis Tanaman
  • Agribisnis Ternak
  • Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian
  • Akuntansi dan Keuangan Lembaga
  • Busana
  • Desain dan Produksi Kriya
  • Kecantikan dan Spa
  • Kimia Analisis
  • Kuliner
  • Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis
  • Nautika Kapal Penangkap Ikan
  • Pemasaran
  • Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim
  • Perhotelan
  • Seni Pertunjukan
  • Seni Rupa
  • Teknik Elektronika
  • Teknik Geologi Pertambangan
  • Teknik Geospasial
  • Teknik Ketenagalistrikan
  • Teknik Konstruksi dan Perumahan
  • Teknik Konstruksi Kapal
  • Teknik Logistik
  • Teknik Mesin
  • Teknik Otomotif
  • Usaha Layanan Pariwisata

Baca Juga: 9.250 Guru Swasta Pensiun Tahun Depan, Kuota Ini Dikunci Untuk PPG Prajabatan, Cek Jadwal, Penghasilan dan Rincian Kuotanya di Satuan Pendidikan

C. Masa, Lokasi, dan Biaya Pendidikan PPG Prajabatan Tahun 2024

Perkuliahan PPG Prajabatan dilaksanakan selama 2 (dua) semester di LPTK Penyelenggara PPG sesuai provinsi yang dipilih calon mahasiswa sebagai preferensi lokasi pengabdian.

Biaya pendidikan untuk setiap semester sebesar Rp 8.500.000,00 (delapan juta lima ratus ribu rupiah).

Calon mahasiswa yang dinyatakan lulus seleksi dan ditetapkan sebagai mahasiswa PPG Prajabatan 2024 akan memperoleh beasiswa dalam bentuk biaya pendidikan sebesar Rp 17.000.000,00 (tujuh belas juta rupiah) untuk mengikuti perkuliahan selama 2 (dua) semester atau 1 (satu) tahun.

D. Tahapan Seleksi

Ada 3 (tiga) tahapan seleksi yang akan dilaksanakan dalam PPG Prajabatan 2024 yaitu:

  • Tahap I: Seleksi administrasi, yaitu untuk menyeleksi berkas dan persyaratan administrasi yang dilakukan secara daring/online melalui aplikasi Sistem Informasi Manajemen Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (SIMPKB).
  • Tahap II: Tes substantif, meliputi Tes Penguasaan Bidang dan Tes Kemampuan Dasar Literasi dan Numerasi yang dilaksanakan secara luring/offline pada Tempat Uji Kompetensi (TUK) yang ditunjuk. Teknis pelaksanaan tes menggunakan aplikasi Computer Assisted Test Asesmen Nasional Berbasis Komputer (CAT ANBK).
  • Tahap III: Tes wawancara untuk menggali kompetensi profesional dan personal calon mahasiswa, yang dilaksanakan secara daring/online melalui media/platform virtual meeting.

Tahapan seleksi PPG Prajabatan 2024 bersifat sekuensial sehingga jika dinyatakan tidak lulus pada salah satu tahap, maka tidak dapat melanjutkan ke tahap berikutnya.

Baca Juga: Guru yang Mau Jadi ASN, Cek INFO LENGKAP Jadwal Seleksi PPG Prajabatan 2024, KUOTA, Syarat, Beban SKS, Alur Perkuliahan dan Langkah Setelah Lulus

Biaya pendaftaran seleksi tahap I dan II sebesar Rp 200.000,00 (dua ratus ribu rupiah) ditanggung oleh calon mahasiswa.


E. Tatacara Pendaftaran dan Seleksi

Sistem pendaftaran akan efektif dibuka pada tanggal 4 April 2024 pukul 20.00 WIB. Adapun tata cara pendaftaran adalah sebagai berikut.

1. Pendaftar wajib memiliki alamat pos elektronik (email) yang aktif dan nomor seluler (handphone) aktif yang terkoneksi pada aplikasi whatsapp.

2. Pendaftar mengakses laman https://ppg.kemdikbud.go.id, lalu memilih menu “Daftar PPG Prajabatan”, kemudian pilih “Daftar sebagai Peserta”.

3. Pendaftar membuat akun pendaftaran aplikasi SIMPKB menggunakan email yang aktif. Kemudian pendaftar akan menerima email yang berisi tautan konfirmasi pendaftaran. Klik tautan untuk melanjutkan proses pendaftaran.

4. Pendaftar memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nama, Jenis Kelamin dan Tanggal Lahir. Pada tahap ini, NIK, Nama, Jenis Kelamin dan Tanggal Lahir akan diverifikasi secara otomatis. Akun berhasil terbentuk jika data calon mahasiswa dinyatakan valid dan memenuhi pada poin bagian A, angka 1 s.d. 3.

Baca Juga: Langkah-Langkah Penting Peserta PPG Prajabatan Gelombang I Tahun 2024 Universitas Pasundan, Cek Mekanisme Lapor Diri dan Persyaratan Dokumen

5. Pendaftaran lanjutan dengan cara login pada aplikasi SIMPKB dengan menggunakan username dan password yang telah dibuat di awal pendaftaran. Calon mahasiswa melengkapi isian:

  1. Biodata diri;
  2. Data kemahasiswaan;
  3. Bidang studi PPG;
  4. Preferensi provinsi lokasi pengabdian;
  5. Data pendukung lainnya, seperti pengalaman mengikuti pelatihan, berorganisasi, menjadi sukarelawan, melatih/mengembangkan orang lain dan hobi; Esai;
  6. Mengunggah dokumen antara lain:
  • Foto terbaru berpakaian formal (kemeja putih, berdasi hitam, rambut rapi, bagi yang berhijab menggunakan jilbab warna hitam) dan berlatar belakang warna biru.
  • Ukuran file maksimal 1Mb.
  • Pakta integritas yang telah ditandatangani di atas materai Rp 10.000,00 (sepuluh ribu rupiah).
  • Bagi calon mahasiswa lulusan Luar Negeri mengunggah SK Penyetaraan Ijazah Luar Negeri dan transkrip asli dari Perguruan Tinggi asal.

Baca Juga: Langkah Menuju Pendidik yang Sukses! Inilah Daftar Linearitas Program Studi untuk PPG Prajabatan Gelombang 3

6. Verifikasi data kemahasiswaan dan linieritas Program Studi S-1/D-IV dengan bidang studi PPG yang dipilih dilakukan secara sistem, dan jika dinyatakan valid/linier maka pendaftar dapat melanjutkan ke proses pembayaran biaya pendaftaran seleksi. Jika tidak valid/linier, maka proses pendaftaran tidak dapat dilanjutkan.

7. Pendaftar melakukan pembayaran biaya pendaftaran seleksi untuk mengikuti tes substantif (tes tahap II) setelah semua data administrasi dinyatakan memenuhi syarat.

Pada langkah ini, pendaftar akan diminta untuk memilih lokasi tes substantif (lokasi TUK) sesuai dengan lokasi yang masih tersedia.

Setelah memilih lokasi tes, segera lakukan pengajuan kode bayar untuk mengunci sementara slot lokasi tes.

Mekanisme pembayaran dilakukan sesuai petunjuk yang tertera pada aplikasi SIMPKB. Pembayaran yang terverifikasi berhasil akan mengunci penuh slot lokasi tes subtantif.

Baca Juga: Proses REKRUTMEN GURU BARU ASN, Lulusan Sarjana Pendidikan WAJIB IKUT PPG Prajab, Jika Tidak, Hanya Bisa Jadi Guru Bimbel

8. Pendaftar mencetak kartu tes substantif melalui aplikasi SIM PKB pada masa cetak kartu tes dengan ketentuan wajib menyelesaikan seluruh esai.

Pada kartu tes, akan tertera jadwal dan titik lokasi tes untuk mengikuti tes substantif secara luring.

9. Peserta seleksi mengikuti tes substantif;

10. Pengumuman hasil tes substantif dapat dilihat pada aplikasi SIMPKB menggunakan akun pendaftaran masing-masing;

11. Peserta seleksi yang dinyatakan lulus tes substantif akan memperoleh informasi jadwal tes wawancara pada aplikasi SIMPKB menggunakan akun pendaftaran masing-masing;

12. Peserta seleksi mengikuti tes wawancara secara daring menggunakan ruang pertemuan virtual yang disediakan;

13. Pengumuman hasil tes wawancara dapat dilihat pada aplikasi SIMPKB menggunakan akun pendaftaran masing-masing;

14. Peserta seleksi yang dinyatakan lolos tes wawancara, akan diproses untuk penempatan ke Perguruan Tinggi sesuai dengan bidang studi PPG yang dipilih;

15. Calon mahasiswa mengonfirmasi kesediaan mengikuti PPG Prajabatan di Perguruan Tinggi yang ditentukan pada aplikasi SIMPKB sesuai dengan jadwal masa konfirmasi;

16. Direktorat Jenderal GTK akan menetapkan mahasiswa PPG Prajabatan Tahun 2024 sesuai kuota nasional yang dibuka.

Baca Juga: Dari KUOTA 576.961 PPG Daljab 2024, Ada Guru Auto DAPAT PANGGGILAN, Pahami Penjelasan KATEGORI dan SASARAN Ini Sebelum PPG Daljab RESMI DIBUKA

F. Jadwal Pelaksanaan Seleksi Calon Mahasiswa PPG Prajabatan Tahun 2024

  • Pendaftaran seleksi calon mahasiswa: 4 April-15 Mei 2024
  • Pengumuman Kelulusan Seleksi Administrasi: 27 Mei 2024
  • Cetak kartu peserta: 27 Mei-7 Juni 2024
  • Pelaksanaan Tes Substantif: 3-7 Juni 2024
  • Pengumuman Kelulusan Tes Substantif: 20 Juni 2024
  • Pengumuman jadwal wawancara: 24 Juni 2024
  • Pelaksanaan Tes Wawancara: 1-31 Juli 2024
  • Pengumuman Kelulusan Seleksi: 14 Agustus 2024
  • Konfirmasi Kesediaan mengikuti PPG Prajabatan Tahun 2024: 15-18 Agustus 2024
  • Penetapan Mahasiswa PPG Prajabatan Tahun 2024: 23 Agustus 2024
  • Lapor diri Mahasiswa PPG Prajabatan di LPTK: 26-31 Agustus 2024
  • Orientasi Mahasiswa: 2-6 September 2024
  • Awal Perkuliahan PPG Prajabatan 2024: 9 September 2024

*) Perubahan jadwal akan disampaikan pada laman https://ppg.kemdikbud.go.id

Baca Juga: Seperti Apa Skema Baru PPG Daljab 2024 di Aplikasi PMM? Guru Golongan Ini sangat Diuntungkan, Sisanya Siap-siap Peras Pikiran

G. Ketentuan Lain

Peserta seleksi diharapkan memberikan data dengan benar.

Jika ditemukan data yang tidak sesuai dan tidak dapat dipertanggungjawabkan, Ditjen GTK berhak memberikan status diskualifikasi.

Ditjen GTK hanya akan memproses data peserta seleksi untuk proses lebih lanjut bagi yang telah melengkapi seluruh data yang dipersyaratkan dan telah berhasil melakukan pembayaran biaya pendaftaran.

Baca Juga: Mulai Hari Ini 7 Maret RESMI RILIS PENGUMUMAN HASIL SELEKSI AKADEMIK PPG KEMENAG 2024 Lengkap Link dan Tutorial

Seluruh biaya transportasi, akomodasi, kelengkapan administrasi, dan biaya pribadi selama mengikuti seleksi ditanggung oleh peserta seleksi.

Setiap perkembangan informasi penyelenggaraan Seleksi Calon Mahasiswa PPG Prajabatan Tahun 2024 dapat diakses pada laman https://ppg.kemdikbud.go.id

Segala kerugian akibat kelalaian tidak mengikuti ketentuan perkembangan informasi menjadi tanggung jawab peserta seleksi.

Keputusan terkait hasil seleksi yang ditetapkan oleh Ditjen GTK bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

Pendidikan Profesi Guru menjadi kesempatan emas bagi individu yang memiliki tekad kuat untuk menjadi pendidik profesional yang mumpuni dan berdedikasi.***