POJOKSATU.id - Uji Kinerja (UKin) pada Uji Kompetensi Peserta Pendidikan Profesi Guru (UKPPPG) melalui ketentuan unggah Perangkat Pembelajaran, akan mendapat penilaian dari penguji karena memainkan peran penting dalam mengukur kompetensi dan efektivitas para calon guru profesional.
Unggahan Perangkat Pembelajaran berupa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan Modul Ajar di UKPPPG Guru Tertentu, diharapkan dirancang untuk mengevaluasi keterampilan dalam melaksanakan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.
Instrumen Penilaian atau Rubrik saat unggah perangkat pembelajaran ini mencakup berbagai aspek yang didesain untuk memastikan bahwa guru mampu menerapkan metode pengajaran yang efektif, relevan, dan adaptif terhadap kebutuhan siswa.
Sehingga beberapa unsur intsrumen penilaian UKin secara umum terdiri dari:
- Pembelajaran efektif yang berpusat pada peserta didik
- Merancang Asesmen, umpan balik dan pelaporan yang berpusat pada peserta didik
- Penggunaan konten pembelajaran dan cara mengajarkannya
- Menggunakan pengetahuan dalam menentukan karakteristik yang akan mempengaruhi cara belajar peserta didik
- Menggunakan pengetahuan tentang komponen kurikulum dan cara menggunakannya untuk merancang desain pembelajaran
Bagian penilaian penerapan Pembelajaran Efektif yang Berpusat pada Peserta Didik meliputi beberapa hal:
- a. Desain Pembelajaran yang Terstruktur dan Berurutan
- b. Desain Pembelajaran yang Relevan dengan kondisi di sekitar sekolah dengan melibatkan peserta didik
- c. Pemilihan dan penggunaan sumber belajar yang sesuai dengan tujuan pembelajaran
- d. Mampu membuat desain pembelajaran yang mencakup strategi dan komunikasi untuk menumbuhkan minat dan nalar kritis peserta didik
- e. Menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) secara adaptif dalam pembelajaran
1. Desain Pembelajaran yang Terstruktur dan Berurutan
Salah satu aspek utama yang dinilai dalam unggah perangkat pembelajaran saat UKin di UKPPPG Guru Tertentu adalah kemampuan guru dalam membuat desain pembelajaran yang terstruktur dan berurutan.
Desain ini harus mampu mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditentukan, dengan memperhatikan indikator yang didasarkan pada Kompetensi Dasar (KD) atau penggalan Capaian Pembelajaran (CP).
Pemilihan indikator ini perlu mempertimbangkan karakteristik peserta didik, hasil diagnostic assessment, dan diferensiasi kebutuhan siswa.
Dengan demikian, desain pembelajaran diharapkan dapat mencerminkan kebutuhan aktual di kelas, sehingga mampu memberikan pengalaman belajar yang bermakna dan sesuai dengan karakteristik peserta didik.
Selain itu, penilaian juga menekankan bahwa desain pembelajaran harus mencakup tujuan pembelajaran yang disusun dengan menggunakan kata kerja operasional yang sesuai dengan ranah pengetahuan dan keterampilan.
Tujuan ini harus selaras dengan konten materi serta mempertimbangkan aspek kognitif yang beragam, mulai dari Lower Order Thinking Skills (LOTS) hingga Higher Order Thinking Skills (HOTS), guna menstimulasi perkembangan siswa secara optimal.
Akan dinilai juga tujuan pembelajaran ranah keterampilan yang disusun sesuai dengan karakteristik pemecahan masalah dan proyek.
Tujuan pembelajaran ranah keterampilan ini disusun sesuai dengan karakteristik pemecahan masalah dan proyek secara terstruktur dan berurutan.
Dalam menghadapi tingkat kesulitan (K13) atau Alur Tujuan Pembelajaran (MA) relevan dengan organisasi konten materi (dari mudah ke komplek) dan mempertimbangkan aspek operasional konkret peserta didik.
2. Desain Pembelajaran memuat alat, bahan, media dan lingkungan yang aman dan nyaman bagi peserta
Aspek lain yang dinilai adalah sejauh mana desain pembelajaran memperhatikan keselamatan dan kenyamanan lingkungan belajar.
Guru diharapkan dapat memilih dan mengatur alat, bahan, serta media pembelajaran yang aman digunakan oleh peserta didik.
Faktor ini menjadi penting untuk menciptakan suasana belajar yang kondusif dan mendukung proses pembelajaran yang efektif.
Lingkungan belajar yang dirancang juga harus baik dan nyaman sehingga memungkinkan siswa untuk lebih fokus dan aktif terlibat dalam kegiatan pembelajaran.
Diharapkan, untuk mencapai penilain tertinggi, aspek karakter (RPP) atau Profil Pelajar Pancasila (MA dicantumkan sebagian yang sesuai dengan karakteristik materi dan terlihat dikembangkan dalam langkah-langkah pembelajaran.
3. Relevansi dengan Kehidupan Nyata dan Kebutuhan Peserta Didik
UKPPPG juga mengevaluasi relevansi pembelajaran dengan kehidupan nyata dan konteks lokal di mana peserta didik berada.
Materi pembelajaran diharapkan dapat mencakup keterkaitan dengan lingkungan sekitar sehingga siswa dapat menghubungkan konsep-konsep yang dipelajari dengan situasi sehari-hari.
Guru yang mampu merancang pembelajaran berbasis konteks lokal tidak hanya akan meningkatkan pemahaman siswa, tetapi juga menumbuhkan kesadaran terhadap budaya dan nilai-nilai yang berlaku di masyarakat.
Selain itu, pembelajaran yang berpusat pada peserta didik menuntut penyesuaian terhadap tahap perkembangan, gaya belajar, dan minat siswa.
Oleh karena itu, pemilihan strategi pembelajaran yang adaptif menjadi aspek penting dalam penilaian.
Guru diharapkan mampu menggunakan pendekatan yang mengeksplor potensi individu, baik dalam pengembangan keterampilan maupun pengetahuan.
4. Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi
Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) juga menjadi bagian dari penilaian uji kinerja.
Guru perlu menggunakan teknologi secara adaptif untuk memperkaya media pembelajaran dan meningkatkan interaktivitas dalam proses belajar-mengajar.
Penggunaan TIK diharapkan dapat mendukung keterlibatan aktif siswa dan memfasilitasi pembelajaran yang lebih menarik serta efektif.
Platform digital yang bervariasi dan sesuai dengan kebutuhan siswa dapat membantu dalam menyampaikan materi secara lebih dinamis.
5. Asesmen yang Berpusat pada Peserta Didik
Penilaian uji kinerja UKPPPG mencakup asesmen yang harus dirancang secara berpusat pada peserta didik.
Asesmen ini tidak hanya mengevaluasi hasil belajar, tetapi juga proses pembelajaran, melalui pendekatan autentik yang mencakup ketiga ranah, yaitu sikap, pengetahuan, dan keterampilan.
Asesmen yang baik harus mampu memberikan umpan balik yang konstruktif dan membantu peserta didik dalam mengidentifikasi kekuatan serta area yang perlu ditingkatkan.
Guru diharapkan dapat menyusun instrumen evaluasi yang memadai untuk mengukur pencapaian belajar secara komprehensif dan berkelanjutan.
Aspek-aspek atau instrumen penilaian dalam Uji Kinerja UKPPPG Guru Tertentu ini menjadi referensi sebelum guru membuat video pembelajaran.
Perhatikan aspek-aspek penting ini sebelum menghadapi tahapan berikutnya berupa unggah video. ***
#Ikuti aplikasi berita [Pojok Satu] di Play Store dan App Store: [Android] dan [iOS] untuk mendapatkan informasi terbaru.




