POJOKSATU.id - Penelitian kuantitatif adalah metode penelitian yang menggunakan data numerik untuk menguji hipotesis dan menjawab pertanyaan yang ada. 

Dalam proses penyusunan penelitian, terutama skripsi, hal utama yang harus diperhatikan adalah penyusunan latar belakang. 

Sayangnya, masih banyak peneliti atau mahasiswa yang suka bingung dan salah dalam mengisi latar belakang penelitian dan berakhir revisi. 

Baca Juga: Ingin Rumah jadi Lebih Nyaman dan Kekinian? Mudah, Ini 3 Tips Interior Sederhana untuk Hasil Maksimal

Lalu apa saja poin penting yang harus dimuat ke dalam latar belakang agar hasil penelitian jadi lebih baik? Berikut 5 cara yang dirangkum Pojoksatu. 

1. Fenomena yang Diamati 

Menggunakan metode kuantitatif, pondasi utama penelitian adalah fenomena atau masalah yang akan dijawab dan diselesaikan. 

Peneliti harus mengenal dan memahami fenomena yang terjadi di lapangan, bukan hanya berdasarkan teori. 

Baca Juga: 20 Contoh Soal Bahasa Inggris Kelas 6 Semester 1 Lengkap dengan Jawabannya, Biar Kamu Makin Jago!

Peneliti harus dapat menjelaskan dan memperlihatkan persoalan nyata yang menarik untuk didalami lebih lanjut. 

2. Gap yang Ditemukan

Jelaskan gap yang ditemukan atau apa yang sudah diketahui dan belum diketahui terkait fenomena yang diamati.

Baca Juga: Orang Tua Perlu Peka, Ini Sinyal Anak Sedang Alami Pembullyan

Gap umumnya berfungsi untuk mengetahui kesenjangan pengetahuan dalam penelitian terdahulu yang relevan dengan kasus yang dikerjakan. 

3. Pentingnya Masalah untuk Diteliti

Meneliti sebuah masalah menjadi sangat penting karena berfungsi untuk menunjukkan signifikansi penelitian. 

Pada bagian ini, peneliti harus menyertakan alasan mengapa penelitian menjadi sangat penting dan bagaimana kontribusi yang dihasilkan. 

Baca Juga: Mengenal Sejarah Bandung dalam Komunitas Aleut

Dengan demikian, peneliti dapat menunjukkan nilai tambah penelitian yang dilakukan.

4. Kajian Awal / Studi Pendahuluan

Kajian awal memberikan gambaran tentang penelitian yang sudah dilakukan sebelumnya. 

Jelaskan bagaimana penelitianmu menjawab dan tunjukkan persoalan yang menarik untuk dipahami lebih dalam, sehingga memperlihatkan posisi penelitian yang dilakukan dalam konteks lebih luas.

Baca Juga: Presiden Donald Trump Berjoget Bersama PM Anwar Ibrahim di Malaysia, Hadiri KTT ASEAN ke 47

5. Celah Penelitian dan Arah Penelitian

Tahap terakhir yaitu celah dan arah penelitian berfungsi untuk menunjukkan di mana posisi penelitian kita secara lebih luas. 

Jelaskan seperti apa celah yang ditemukan dan bagaimana penelitian kita menjawab dan menutupi kekosongan tersebut. 

Baca Juga: Cara Download Piagam JOTA-JOTI 2025 Lewat Situs Resmi JOTA JOTI

Dengan memperhatikan kelima cara di atas, latar belakang penelitian yang kuat dan efektif dapat dibuat.***