POJOKSATU.id - Kesempatan bagi mahasiswa baru yang ingin mendapatkan dukungan biaya kuliah dari Program Beasiswa Zakat Indonesia atau BeZakat 2026 masih terbuka.

Kementerian Agama kembali memperpanjang pendaftaran hingga 21 September 2026.

Program yang dikelola Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Ditjen Bimas Islam ini ditujukan bagi mahasiswa baru jenjang S1 semester gasal Tahun Akademik 2026/2027 di perguruan tinggi mitra.

Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi BeZakat Kementerian Agama.

Calon peserta perlu memastikan kampus, program studi, persyaratan, serta seluruh dokumen yang diminta sudah sesuai sebelum menyelesaikan pendaftaran.

Baca Juga: Purbaya Dicopot, Video 'Pagar Koruptor' Pajak dan Bea Cukai Kembali Meledak, Ada Intervensi dari Atas?

Syarat BeZakat 2026
Secara umum, BeZakat 2026 diperuntukkan bagi mahasiswa baru semester 1 atau angkatan 2026 yang berkuliah pada program studi sesuai rumpun yang ditetapkan dan perguruan tinggi mitra.

Beberapa persyaratan utama yang perlu diperhatikan calon peserta antara lain:
- Beragama Islam.

- Mahasiswa semester 1 atau angkatan 2026.

- Terdaftar pada program studi yang masuk rumpun Saintek dan Teknik, Kesehatan, Pertanian, Ekonomi, Hukum dan Sosial, Pendidikan, serta Zakat dan Wakaf sesuai ketentuan program.

- Berasal dari program studi yang memenuhi ketentuan akreditasi.

- Memiliki nilai rapor semester 1 sampai 5 dengan rata-rata minimal 80.

Baca Juga: Carut Marut MBG Korwil BGN Purwakarta Kena Mental Dicecar Murka Ketua Komisi III DPRD, Dua Kali Dipanggil Ke Dewan Tak Pernah Datang

- Diutamakan bagi mustahik, termasuk keluarga kurang mampu, dan/atau mahasiswa berprestasi.

- Memiliki prestasi akademik atau keagamaan menjadi nilai tambah.

- Keaktifan dalam organisasi, kegiatan dakwah keagamaan, dan aktivitas sosial juga menjadi salah satu kriteria yang diperhatikan.

Selain memenuhi kriteria tersebut, calon peserta perlu menyiapkan dokumen pendukung.

Dokumen yang diminta antara lain data diri dan orang tua atau wali, pas foto, KTP dan KK, ijazah, rapor semester 1–5, bukti kelulusan atau LoA, KRS, serta dokumen terkait kondisi ekonomi keluarga.

Baca Juga: Gubernur Jabar Siapkan Dua Opsi Penanganan Jalan Badami–Loji Karawang, Jalur Khusus Kendaraan Industri Disiapkan

Peserta juga perlu menyiapkan surat rekomendasi, surat pernyataan komitmen dan pakta integritas, SKTM atau dokumen sejenis, keterangan penghasilan orang tua, bukti cek desil, serta dokumen lain sesuai ketentuan pendaftaran.

Personal statement dan dokumen proyek perubahan juga menjadi bagian dari berkas yang dipersyaratkan.

Jadwal BeZakat 2026 Terbaru
Perpanjangan terbaru membuat batas akhir pendaftaran BeZakat 2026 menjadi 21 September 2026.

Informasi terbaru dari mitra program mencatat tahapan seleksi setelah pendaftaran meliputi proses administrasi, wawancara, hingga pengumuman kelulusan.

Baca Juga: Penjualan Rumah Melambat, Properti1.com Hadirkan Listing Gratis

Jadwal yang perlu dicatat calon peserta:
- Pendaftaran: 24 Agustus–21 September 2026

- Wawancara potensi diri, ruhiyah, dan akademik: 23 September–9 Oktober 2026

- Pengumuman hasil wawancara: 14 Oktober 2026

- Wawancara komitmen dan kepribadian bersama orang tua/wali: 21 Oktober–5 November 2026

- Pengumuman kelulusan: 18 November 2026

- Orientasi calon penerima beasiswa: Desember 2026

Jadwal seleksi administrasi dan pengumumannya perlu dipantau melalui kanal resmi karena adanya perpanjangan pendaftaran menyebabkan jadwal sebelumnya mengalami penyesuaian.

Publikasi sebelumnya mencatat seleksi administrasi 15–18 September dan pengumuman 21 September, tetapi jadwal tersebut dibuat sebelum perpanjangan terbaru hingga 21 September.

Baca Juga: Mulai 2027, Gaji PPPK Rp23 Triliun Dialihkan ke APBN, Daerah Tak Lagi Menanggung Sendiri

BeZakat 2026 Dapat Apa?
BeZakat 2026 memberikan dukungan pendidikan yang cukup luas kepada penerima manfaat.

Bantuan meliputi UKT selama delapan semester dan biaya hidup selama 48 bulan.

Penerima juga mendapatkan bantuan laptop untuk menunjang kegiatan akademik serta pembinaan karakter, nilai, dan kepemimpinan.

Dengan skema tersebut, BeZakat tidak hanya diarahkan untuk membantu biaya kuliah, tetapi juga mendukung pengembangan penerima selama menjalani pendidikan.

Baca Juga: Angkot Listrik Segera Mengaspal di Kota Bandung, Tarif Mulai Rp2.000

Daftar Kampus Mitra BeZakat 2026
BeZakat 2026 bekerja sama dengan 21 perguruan tinggi negeri, terdiri atas 11 PTN dan 10 PTKIN.

Sebelas PTN mitra meliputi Universitas Indonesia, IPB University, Institut Teknologi Bandung, Universitas Airlangga, Universitas Brawijaya, Universitas Hasanuddin, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Padjadjaran, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, dan Universitas Diponegoro.

Sementara itu, 10 PTKIN mitra terdiri atas UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, UIN Walisongo Semarang, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, UIN Sunan Ampel Surabaya, UIN Sunan Gunung Jati Bandung, UIN Imam Bonjol Padang, UIN Alauddin Makassar, UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto, dan UIN Raden Fatah Palembang.

Baca Juga: Jenal Arifin Klarifikasi Soal Armada Cipagamas yang Disebut KDM

Program ini juga melibatkan 26 Lembaga Amil Zakat atau LAZ mitra untuk mendukung pelaksanaan BeZakat 2026.

Cara Daftar BeZakat 2026
Calon peserta dapat melakukan pendaftaran melalui laman:
https://pendaftaran-beasiswa.kemenag.go.id/login

Sebelum mengirim pendaftaran, pastikan seluruh data sudah benar dan dokumen persyaratan telah disiapkan sesuai pedoman.

Informasi pedoman dan template dokumen juga dapat dipantau melalui kanal resmi program tersebut. ***