POJOKSATU.id - Media social tengah dihebohkan dengan munculnya kabar perubahan gaji pensiunan PNS di tahun 2025.
Dalam kabar yang beredar disebutkan bahwa gaji pensiunan PNS akan diubah bentuknya menjadi pesangon.
Kabar ini sontak membuat para pensiunan dan ASN aktif khawatir akan nasib dana pensiun yang selama ini mereka terima setiap bulan.
Menanggapi isu tersebut, PT TASPEN (Persero) akhirnya buka suara dan memberikan klarifikasi resmi terkait kebenaran informasi yang beredar.
Baca Juga: Hasil Putusan MA: Ketua Yayasan RSI NTB Lalu Imam Hambali Didakwa Bayar Utang ke Kontraktor Rp 2,7 M
Melalui pernyataan resminya, TASPEN menegaskan bahwa informasi mengenai gaji pensiunan PNS akan diubah menjadi sistem pesangon adalah tidak benar alias hoaks.
TASPEN memastikan bahwa di tahun 2025 ini gaji pensiunan PNS tetap dibayarkan secara bulanan dan tidak diubah dalam bentuk pesangon.
Dengan demikian, tidak ada perubahan bentuk pembayaran pensiun dari sistem bulanan menjadi sistem pesangon.
TASPEN juga mengimbau seluruh pensiunan dan ASN untuk tidak mudah percaya pada kabar yang tidak bersumber dari kanal resmi.
Semua informasi valid terkait layanan TASPEN hanya tersedia melalui situs resmi: www.taspen.co.id
Jika ada informasi mencurigakan yang mengatasnamakan TASPEN dan menyebarkan isu perubahan sistem pensiun, masyarakat diminta untuk:
- Mengecek langsung ke laman resmi TASPEN.
- Melapor ke pihak berwenang bila ditemukan penyebaran hoaks secara masif.
Munculnya kabar bahwa pensiun akan diubah menjadi pesangon bisa menimbulkan kesalahpahaman besar, di antaranya:
- Menurunkan rasa aman para pensiunan yang bergantung pada penghasilan tetap bulanan.
- Menyebabkan kepanikan dan keresahan tanpa dasar.
- Membuka potensi penipuan oleh oknum yang memanfaatkan kepanikan tersebut.
Gaji pensiunan PNS tetap dibayarkan secara bulanan dan tidak akan diganti dalam bentuk pesangon.
PT TASPEN telah menepis kabar tersebut dan menegaskan bahwa seluruh informasi resmi hanya tersedia di laman www.taspen.co.id.
Masyarakat diimbau untuk bijak menyaring informasi dan tidak mudah percaya pada isu-isu yang belum dikonfirmasi kebenarannya. Tetap tenang, dan pastikan setiap kabar dicek melalui sumber yang terpercaya.
***



