POJOKSATU.id — Bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan di Institut Pertanian Bogor (IPB) atau IPB University melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2025, memahami daya tampung dan jumlah peminat di setiap jurusan bisa menjadi strategi penting dalam meningkatkan peluang diterima.
Mengetahui program studi dengan jumlah pendaftar lebih sedikit dapat membantu calon mahasiswa dalam menyusun strategi seleksi.
Ini karena, banyak calon mahasiswa yang jarang mengetahui jurusan yang sebenarnya sangat terbuka prosepeknya.
Selain itu, jalur SNBT 2025 tetap terbuka bagi lulusan baru maupun siswa yang mengambil gap year, sehingga kesempatan untuk masuk ke IPB University tidak terbatas pada tahun kelulusan tertentu.
Jurusan dan Jumlah Peminat
Memilih jurusan dengan jumlah peminat lebih sedikit bisa menjadi langkah cerdas untuk meminimalkan persaingan.
Berdasarkan data SNBT 2024, berikut adalah daftar program studi di IPB dengan jumlah pendaftar paling sedikit:
- Smart Agriculture - Kuota 12, Pendaftar 98
- Teknologi & Manajemen Perikanan Tangkap - Kuota 36, Pendaftar 149
- Fisika - Kuota 36, Pendaftar 153
- Bioinformatika - Kuota 15, Pendaftar 170
- Teknologi dan Manajemen Ternak (Kampus Sukabumi) - Kuota 21, Pendaftar 175
- Teknologi dan Manajemen Pembenihan Ikan (Kampus Sukabumi) - Kuota 21, Pendaftar 176
- Biokimia - Kuota 33, Pendaftar 269
- Manajemen Sumberdaya Perairan - Kuota 30, Pendaftar 275
- Ekowisata (Kampus Sukabumi) - Kuota 27, Pendaftar 283
- Manajemen Sumberdaya Lahan - Kuota 27, Pendaftar 291
- Silvikultur - Kuota 33, Pendaftar 299
Jurusan-jurusan di atas bisa menjadi pilihan bagi calon mahasiswa yang ingin meningkatkan kemungkinan lolos seleksi SNBT di IPB.
Melihat Prospek Karier
Namun, selain mempertimbangkan jumlah pendaftar, penting juga untuk melihat prospek karier dan minat pribadi agar keputusan yang diambil sesuai dengan tujuan masa depan.
Acylla, mahasiswa jurusan Proteksi Tanaman IPB, menuturkan bahwa dirinya mempertimbangkan prospek kerja sebelum memilih jurusan.
"Sampai akhirnya aku tahu, prospek kerja untuk lulusan Jurusan Proteksi Tanaman cukup beragam, salah satunya Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Ada instansi yang biasanya membutuhkan lulusan jurusan ini adalah Kementerian Pertanian, Kementerian Kehutanan, dan Dinas Pertanian," ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa lulusan Proteksi Tanaman memiliki peluang untuk berkarier di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) seperti Perum BULOG, serta di berbagai perusahaan perkebunan, pengendalian hama, agrokimia/pestisida, dan industri makanan.
"Ada juga peluang karier menjadi konsultan, dalam hal ini konsultan perlindungan tanaman. Sebagai konsultan perlindungan tanaman, tugasnya menangani perlindungan untuk varietas tanaman tertentu," jelasnya.
Sementara itu, Aziziah Wa’dah, mahasiswa jurusan Geofisika dan Meteorologi IPB, menjelaskan bahwa program studinya memiliki cakupan ilmu yang luas, termasuk penerapan meteorologi untuk perencanaan pertanian, pengelolaan sumber daya alam, penanggulangan bencana, dan perlindungan lingkungan.
“Menurut saya, prodi ini memiliki prospek yang bagus ke depannya. Saat ini dunia sedang dihadapkan pada permasalahan perubahan iklim dan memerlukan pakar iklim dalam menghadapi permasalahan di berbagai sektor, seperti di pertanian atau bahkan kebijakan,” ungkap Aziziah.
Cara Mengecek Daya Tampung SNBT 2025
Untuk mengetahui daya tampung seluruh program studi di SNBT 2025, calon mahasiswa dapat mengikuti langkah-langkah berikut:
- Kunjungi situs resmi SNPMB di snpmb.bppp.kemdikbud.go.id.
- Klik ikon tiga garis bertumpuk di pojok atas layar.
- Pilih menu SNBT, lalu klik opsi Daya Tampung SNBT.
- Tekan simbol dua garis horizontal untuk memilih jenis Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
- Pilih Institut Pertanian Bogor (IPB) atau universitas lain yang diinginkan.
- Klik tombol "Lihat Prodi", dan data daya tampung akan ditampilkan.
Melalui informasi ini, calon mahasiswa dapat lebih bijak dalam memilih jurusan dan meningkatkan peluang diterima di IPB melalui SNBT 2025.
Namun, pemilihan jurusan sebaiknya juga disesuaikan dengan minat pribadi agar proses perkuliahan dapat dijalani dengan nyaman dan sukses. ***




