POJOKSATU.id – Tes Kemampuan Akademik (TKA) menjadi salah satu asesmen yang perlu dipersiapkan secara matang oleh siswa SMA/MA/SMK/sederajat.
Salah satu mata pelajaran yang diujikan adalah Matematika, yang tidak hanya mengukur kemampuan menghitung, tetapi juga kemampuan berpikir logis, menganalisis persoalan, hingga menyelesaikan masalah dalam berbagai konteks.
Berdasarkan informasi dari Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik), TKA Matematika dirancang untuk mengukur sejauh mana peserta didik memahami fakta, konsep, prinsip, dan prosedur matematika serta mampu menerapkannya dalam penyelesaian masalah (problem solving).
Informasi resmi mengenai Tes Kemampuan Akademik dapat diakses melalui laman Pusmendik di: https://pusmendik.kemdikbud.
Baca Juga: Beasiswa Kedokteran Full ke Jepang Dibuka, Dapat Dana hingga Rp3 Miliar dan Uang Saku Bulanan
Apa Itu TKA Matematika?
TKA Matematika merupakan asesmen yang mengacu pada materi yang telah dipelajari peserta didik melalui Kurikulum 2013 maupun Kurikulum Merdeka.
Soal-soal yang disusun tidak hanya menguji kemampuan menghafal rumus, tetapi juga mengukur kemampuan memahami konsep dan menerapkannya pada berbagai situasi.
Dengan demikian, peserta dituntut memiliki kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS), analisis, serta penalaran logis.
Materi yang Diujikan
Secara umum, materi TKA Matematika SMA/MA/SMK meliputi lima elemen utama, yaitu:
-
Bilangan
-
Aljabar
-
Geometri dan Pengukuran
-
Data dan Peluang
-
Trigonometri
Baca Juga: Basarnas Ungkap 7 Orang Korban Ledakan Gas Grand Polonia, 2 Tertimbun, Satu Tewas, Ini Datanya
Kelima elemen tersebut menjadi dasar penyusunan soal yang dikembangkan dalam berbagai konteks, baik kehidupan sehari-hari maupun persoalan matematika murni.
Kisi-kisi Materi TKA Matematika
Berikut cakupan materi yang perlu dipahami peserta.
1. Bilangan Real
Materi ini meliputi:
-
jenis-jenis bilangan;
-
sifat-sifat bilangan;
-
operasi hitung;
-
sifat komutatif, asosiatif, dan distributif.
2. Persamaan dan Pertidaksamaan Linear
Peserta perlu memahami:
-
sistem persamaan linear multivariabel;
-
sistem pertidaksamaan linear;
-
program linear.
3. Fungsi
Materi fungsi mencakup:
-
domain, kodomain, dan range;
-
fungsi linear;
-
fungsi kuadrat;
-
fungsi rasional;
-
fungsi komposisi;
-
fungsi invers.
Baca Juga: Perusahaan Gas Negara Bantah Gasnya Bocor di Lokasi Runtuhnya Rumah di Grand Polonia Medan
4. Barisan dan Deret
Topik yang dipelajari meliputi:
-
barisan aritmetika;
-
deret aritmetika;
-
barisan geometri;
-
deret geometri.
5. Transformasi Geometri
Peserta perlu memahami berbagai transformasi, seperti:
-
translasi;
-
refleksi;
-
rotasi;
-
dilatasi;
-
komposisi transformasi.
Baca Juga: PSMS Medan Perkenalkan Jersey Baru Piala Presiden Elite 2026, Siap Tantang Klub Liga 1 dan Asia
6. Pengukuran
Materi ini mencakup:
-
keliling bangun datar;
-
luas bangun datar;
-
volume bangun ruang;
-
luas permukaan bangun ruang;
-
jarak antarobjek geometri.
7. Trigonometri
Peserta juga harus menguasai berbagai perbandingan trigonometri, antara lain:
-
sinus;
-
kosinus;
-
tangen;
-
kotangen;
-
sekan;
-
kosekan.
Baca Juga: Cara Cek Akreditasi Kampus dan Prodi Terbaru 2026 di BAN-PT, Mudah Lewat HP atau Laptop
8. Data dan Peluang
Materi yang dipelajari meliputi:
-
penyajian data;
-
diagram batang;
-
diagram garis;
-
diagram lingkaran;
-
grafik;
-
tabel;
-
ukuran pemusatan data;
-
ukuran penyebaran data;
-
permutasi;
-
kombinasi;
-
peluang kejadian tunggal;
-
peluang kejadian majemuk.
Baca Juga: Kawal Progres Trase Baru Batutulis Bogor, Ono Surono Targetkan Rampung Oktober 2026
Kompetensi yang Dinilai
Tidak hanya menguji penguasaan materi, TKA Matematika juga mengukur tiga kompetensi utama peserta didik, yaitu:
-
Memahami, yakni kemampuan mengenali konsep, fakta, prinsip, dan prosedur matematika.
-
Mengaplikasikan, yaitu kemampuan menggunakan konsep matematika untuk menyelesaikan persoalan.
-
Bernalar, yakni kemampuan menganalisis informasi, menarik kesimpulan, serta memecahkan persoalan yang lebih kompleks.
Ketiga kompetensi tersebut menjadi indikator penting dalam mengukur kemampuan akademik siswa secara menyeluruh.
Sistem Penilaian
Dalam latihan TKA, soal umumnya berbentuk pilihan ganda dengan sistem penilaian sebagai berikut:
-
Jawaban benar mendapat skor +4.
-
Jawaban salah mendapat skor -1.
-
Soal yang tidak dijawab memperoleh skor 0.
Baca Juga: Kapolres Karawang Beri Penghargaan kepada 3 Driver Gojek dan Personel Berprestasi
Karena terdapat pengurangan nilai untuk jawaban yang salah, peserta disarankan mengerjakan soal secara cermat dan tidak terburu-buru menebak apabila belum yakin dengan jawabannya.
Tips Persiapan Menghadapi TKA Matematika
Agar lebih siap menghadapi asesmen, peserta dapat melakukan beberapa langkah berikut.
-
Mempelajari kembali seluruh materi sesuai kisi-kisi.
-
Memperkuat pemahaman konsep, bukan sekadar menghafal rumus.
-
Rutin mengerjakan latihan soal dari berbagai tingkat kesulitan.
-
Membiasakan diri mengerjakan soal dengan batas waktu tertentu.
-
Mengevaluasi hasil latihan untuk mengetahui materi yang masih lemah.
-
Berdiskusi dengan guru atau teman ketika menemukan konsep yang belum dipahami.
-
Menjaga kondisi fisik dengan istirahat yang cukup menjelang pelaksanaan asesmen.
Baca Juga: Atasi Krisis Air di Pakusari, Gus Fawait Tolak Solusi Musiman: Kita Cari Solusi Jangka Panjang!
Pantau Informasi Resmi
Hingga kini, peserta didik juga diimbau untuk selalu memantau informasi resmi mengenai pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik melalui laman Pusat Asesmen Pendidikan.
Dari laman tersebut, siswa dapat memperoleh informasi terbaru mengenai kebijakan TKA, cakupan materi, hingga berbagai panduan yang diterbitkan pemerintah.
Persiapan yang dilakukan sejak dini akan membantu peserta lebih percaya diri saat menghadapi asesmen.
Dengan memahami kisi-kisi materi, menguasai konsep dasar matematika, serta rutin berlatih, peluang memperoleh hasil terbaik pada TKA Matematika akan semakin besar.
Yang tak kalah penting, pastikan seluruh informasi mengenai pelaksanaan asesmen hanya diperoleh dari kanal resmi pemerintah agar terhindar dari informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. ***




