POJOKSATU.id - Kabar gembira datang untuk pelajar di Jawa Barat (Jabar). Pemerintah Provinsi Jabar kini semakin serius membantu lulusan sekolah dalam mencari pekerjaan lewat aplikasi “Nyari Gawe”.

Melalui Dinas Pendidikan, sosialisasi aplikasi ini didorong agar semakin masif, terutama menyasar siswa kelas 12 SMA dan SMK yang sedang bersiap masuk dunia kerja.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, menegaskan pentingnya pemanfaatan aplikasi ini secara langsung oleh siswa di sekolah.

"Saya minta sosialisasi ini dilakukan secara masif melalui struktur sekolah. Mulai dari kepala sekolah, wali kelas hingga Bursa Kerja Khusus (BKK)," ujarnya, dikutip dari laman resmi jabarprov, Senin, 6 April 2026.

Baca Juga: Gaji ke-13 ASN Belum Pasti, Sinyal Efisiensi Bikin Deg-degan

Sudah Digunakan Ratusan Ribu Pencari Kerja

Aplikasi Nyari Gawe sebenarnya bukan hal baru. Platform ini sudah diluncurkan sejak Oktober 2025 dan terus berkembang hingga sekarang.

Menurut Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Tenaga Kerja Disnakertrans Jabar, Hendra Kusuma Sumantri, jumlah penggunanya terus meningkat.

"Hingga akhir Maret 2026, tercatat lebih dari 382 ribu pencari kerja telah terdaftar, dengan total lebih dari 14 ribu lowongan pekerjaan dari ratusan perusahaan yang tergabung," jelasnya.

Angka ini menunjukkan bahwa kebutuhan akan platform pencari kerja memang tinggi, terutama bagi lulusan baru yang sering kali kesulitan mendapatkan informasi lowongan.

Baca Juga: Pendaftaran SMUP Mandiri 2026 Dibuka hingga 7 Mei, Tersedia Kuota 3.868 Kursi Tanpa Kenaikan UKT dan IPI, Cek Daftar Lengkap Jalur Seleksi

Fitur Lengkap, Ada AI juga

Yang membuat aplikasi ini menarik, bukan hanya soal jumlah lowongan, tapi juga fitur yang ditawarkan.

Beberapa fitur utama Nyari Gawe antara lain:

  • Pencarian lowongan kerja berbasis lokasi

  • Pelacakan status lamaran secara real-time

  • Tes psikologi untuk mengenali potensi diri

  • Analisis profil berbasis AI (AI profile analysis)

Baca Juga: Mengumpat saat Live Weverse, Jungkook BTS Minta Maaf ke ARMY, Imbau Stop Bikin Konten AI Provokatif

Fitur AI ini membantu pengguna mendapatkan rekomendasi pekerjaan yang lebih sesuai dengan kemampuan dan minat mereka.

Ke depan, aplikasi ini juga akan dikembangkan menjadi platform multi-channel, termasuk berbasis website, agar perusahaan lebih mudah mencari kandidat sesuai kebutuhan industri.

Dorong Siswa Lebih Siap Hadapi Dunia Kerja

Langkah ini jadi bagian dari upaya besar Pemprov Jabar dalam memperkuat sektor pendidikan, khususnya dalam transisi dari dunia sekolah ke dunia kerja.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, juga terlihat aktif mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih kreatif dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Baca Juga: Satgas Citarum Harum Sektor 10 Bongkar Dugaan Pembuangan Limbah Ilegal di Klari

Kehadiran aplikasi Nyari Gawe seperti jadi jawaban atas keresahan banyak lulusan baru yang sering bingung harus mulai dari mana saat mencari kerja. ***