POJOKSATU.ID — Awal Desember 2025 menandai gelombang pencairan susulan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) lama.
Berikut rangkuman situasi terkini, jadwal, dan tips penting bagi penerima manfaat.
Sejak 2–5 Desember 2025, banyak pemegang KKS lama mulai menerima saldo BPNT tahap 4 terutama di bank penyalur seperti Bank BRI dan Bank BNI.
Pada Minggu, 7 Desember 2025, dilaporkan BPNT tahap 4 susulan bagi KKS lama Bank BRI dan BNI berhasil masuk dengan nominal sekitar Rp 600.000.
Baca Juga: Kemdiktisaintek Dukung Indonesia Sports Summit 2025, Dorong Ekosistem Olahraga Kampus Lewat Kolaborasi
Besaran Rp 600.000 ini merepresentasikan alokasi untuk periode tiga bulan (Oktober–Desember), sesuai skema BPNT 2025.
Artinya, bagi KPM dengan KKS lama jika saldo belum muncul pada awal Desember.
Masih ada kesempatan untuk menerima lewat pencairan susulan hingga pertengahan bulan (tergantung verifikasi dan jadwal bank penyalur).
Gelombang besar pencairan bansos (termasuk BPNT, Program Keluarga Harapan/PKH, dan BLT Kesra) resmi dimulai awal Desember 2025 dengan target sebagian besar sudah masuk pada awal minggu pertama.
Baca Juga: ALHAMDULILLAH! PKH Tahap 4 Rp750 Ribu Sudah Tumpah di KKS Lama, Pemegang Kartu Baru Cek Tanggal Keramat 1-10 Desember!
Karena proses berjalan bertahap tergantung bank, wilayah, dan sinkronisasi data penerima di sistem pusat (misalnya SIKS-NG).
Maka ada kelompok penerima yang mendapatkan pencairan lebih awal, sementara lainnya menunggu susulan.
Pencairan susulan untuk KKS lama bisa muncul meskipun pada hari libur menunjukkan bahwa sistem transfer berjalan terus tanpa harus menunggu hari kerja normal.
Baca Juga: Mengenal Tes SAT untuk Kuliah Luar Negeri, Panduan Lengkap bagi Pelajar Indonesia
Beberapa faktor membuat pencairan BPNT tahap 4 tidak simultan untuk semua penerima:
Perbedaan bank penyalur: masing-masing bank (seperti BRI, BNI, Mandiri) memiliki jadwal dan kapasitas sendiri dalam memproses distribusi bansos.
Oleh karena itu, transfer ke rekening bisa berbeda waktu.
Sinkronisasi data di sistem penerima (misalnya data KKS, NIK, verifikasi SIKS-NG) jika data belum valid atau perlu verifikasi ulang, pencairan bisa tertunda.
Baca Juga: GEMPAR! BLT Kesra Rp900 Ribu Akhirnya Tumpah di Kabupaten Bandung, Cileunyi dan Pacet Pesta Konfirmasi Duluan!
Beban administrasi akhir tahun serta koordinasi antara pemerintah pusat, bank, dan perbankan lokal.
Membuat penyaluran dilakukan bertahap agar tidak terjadi penumpukan atau kesalahan transfer.
Segera cek saldo melalui ATM, internet banking, atau agen e-Warong di bank penyalur (BRI/BNI/Mandiri) untuk memastikan apakah BPNT tahap 4 sudah masuk ke rekening KKS Anda.
Jika belum muncul tetapi Anda termasuk pemegang KKS lama bersabar dan pantau terus hingga pertengahan Desember 2025, karena pencairan susulan masih terus berlangsung di banyak wilayah.
Periksa data NIK, status di sistem penerima (SIKS-NG), dan pastikan data Anda sudah valid.
Baca Juga: Statistik Timpang Jelang Inter Milan vs Liverpool, Siapa Favorit Pemenang?
Bila ada kendala, hubungi pendamping PKH/BPNT setempat atau bank penyalur agar bisa divalidasi ulang.
Pencairan susulan menunjukkan komitmen pemerintah untuk memastikan bahwa bantuan BPNT tetap menjangkau seluruh penerima meskipun distribusi tidak bisa dilakukan serentak.
Skema bertahap memungkinkan penyaluran lebih tertata dan mengurangi risiko kesalahan.
Namun, sistem ini menuntut penerima untuk aktif memantau dan verifikasi data agar tidak tertinggal.***




