POJOKSATU.id – Bahasa Indonesia menjadi salah satu mata pelajaran wajib dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA) SMA/SMK 2026.
Materi yang diujikan tidak hanya mengukur kemampuan memahami bacaan, tetapi juga menilai kemampuan peserta dalam menganalisis informasi, menarik kesimpulan, mengevaluasi isi teks, hingga mengapresiasi karya sastra.
Dalam TKA Bahasa Indonesia, kemampuan membaca menjadi fokus utama karena merupakan fondasi penting untuk belajar, bekerja, serta menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang terus berubah.
Dengan rutin mengerjakan latihan soal, siswa dapat meningkatkan kemampuan literasi, membiasakan berpikir kritis, membaca secara cepat tetapi tetap cermat, serta menyampaikan gagasan secara logis.
Baca Juga: Febrie Adriansyah Diperiksa Tim 9 Sudah 6 Jam, Status Saksi untuk Barang Bukti 74 Kg Emas
Berdasarkan matriks asesmen Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik), materi TKA Bahasa Indonesia terbagi menjadi tiga kompetensi utama.
1. Pemahaman Tekstual
Peserta didik diharapkan mampu:
-
Mengidentifikasi penggunaan kata serapan dari bahasa daerah maupun bahasa asing dalam berbagai bidang.
-
Mengidentifikasi latar, karakter, dan fenomena berdasarkan kosakata dalam teks fiksi maupun nonfiksi.
-
Menyusun kerangka atau bagan berdasarkan bagian-bagian penting dalam sebuah teks.
2. Pemahaman Inferensial
Kompetensi ini mengukur kemampuan siswa untuk:
-
Menyimpulkan ide pokok dan gagasan pendukung.
-
Menyimpulkan tokoh, peristiwa, latar, konflik, maupun nilai dalam teks.
-
Menjelaskan hubungan makna antarkalimat maupun antarparagraf.
-
Memprediksi lanjutan atau akhir cerita berdasarkan informasi yang tersedia.
3. Evaluasi dan Apresiasi
Peserta juga diuji dalam kemampuan:
-
Menilai relevansi peristiwa dalam kehidupan sehari-hari.
-
Menilai keakuratan dan kecukupan informasi.
-
Menilai penggunaan bahasa dalam teks.
-
Menilai penggambaran tokoh, latar, dan peristiwa.
-
Menyimpulkan respons emosional terhadap puisi, prosa, maupun drama.
Berikut latihan soal TKA Bahasa Indonesia SMA sesuai matriks asesmen Pusmendik.
Baca Juga: Sering Bikin Macet, Pasar Tumpah di Cijerah Ditertibkan Permanen
Teks untuk Soal Nomor 1–4
Lautan mengalami ancaman pemanasan dan menjadi semakin asam karena kita terus memompa lebih banyak CO2 ke atmosfer. Selain itu, lautan juga menghadapi ancaman lain dari manusia, yakni penggunaan plastik.
Kehidupan modern saat ini didominasi oleh kemasan makanan berbahan plastik yang diolah dengan teknologi tinggi dan digunakan setiap hari oleh masyarakat.
Dalam sebuah laporan telah disebutkan bahwa pada tahun 2050 sampah plastik di laut akan lebih banyak daripada jumlah ikan apabila kecenderungan ini terus berlanjut. Hal tersebut merupakan sebuah ancaman besar.
Dibutuhkan tindakan skala besar untuk berpindah dari kecenderungan tersebut mengingat banyak pihak yang terlibat dalam bidang pekerjaan ini.
Baca Juga: Komisi II DPRD Jabar Desak Percepatan Status Pelabuhan Perikanan, PAD Jadi Target
Masyarakat sektor swasta dan masyarakat sipil perlu mobilisasi untuk menangkap peluang ekonomi lain di luar dari pengelolaan plastik.
Solusi tersebut tidak mudah. Fakta bahwa harga minyak yang rendah mengakibatkan biaya yang dibutuhkan untuk daur ulang plastik jauh lebih mahal daripada memproduksi yang baru.
Kondisi lain yang menunjukkan ekonomi di negara berkembang tumbuh lebih besar menjadikan penggunaan plastik juga meningkat.
Solusi yang dibutuhkan adalah cara kita menggunakan plastik. Misalnya dengan mengurangi penggunaan plastik dalam kemasan atau menggunakannya kembali sebanyak yang kita bisa.
Produsen plastik juga dapat membantu dalam pengelolaan plastik, seperti memproduksi barang-barang plastik yang dapat digunakan kembali atau beralih ke plastik yang dapat dijadikan kompos.
Solusi apa pun akan membawa perubahan besar dalam cara menggunakan produk yang terbuat dari plastik.
Baca Juga: Darurat Bullying Jadi Tantangan di Sekolah, Tercatat 233 Kasus Kekerasan di Lingkungan Pendidikan
Soal Nomor 1
Kompetensi: Pemahaman Tekstual
Subkompetensi: Mengidentifikasi penggunaan kata serapan dari bahasa daerah/asing dalam berbagai bidang.
Pertanyaan
Makna istilah mobilisasi pada paragraf kedua teks tersebut adalah ....
A. bergerak bersama
B. melangkah cepat
C. beradu cepat
D. mengatur bersama
E. berpikir bersama
Kunci Jawaban: A. bergerak bersama
Pembahasan
Mobilisasi berarti menggerakkan atau mengerahkan berbagai pihak untuk mencapai tujuan tertentu. Dalam konteks teks, masyarakat sektor swasta dan masyarakat sipil diajak bergerak bersama untuk mencari solusi pengelolaan plastik.
Soal Nomor 2
Kompetensi: Pemahaman Inferensial
Subkompetensi: Menyimpulkan ide pokok, gagasan pendukung, tokoh, peristiwa, latar, konflik, atau nilai dalam teks.
Pertanyaan
Apa gagasan utama yang disampaikan pada paragraf pertama teks tersebut?
A. Ancaman plastik terhadap lautan.
B. Efek dari pemanasan laut.
C. Kadar tingkat keasaman laut.
D. Pemompaan CO2 ke atmosfer.
E. Ancaman bagi negara berkembang.
Kunci Jawaban: A. Ancaman plastik terhadap lautan.
Baca Juga: Prabowo Puji Cak Imin dan Dasco Sebagai Sosok Kancil, Dulu Provokator Sekarang Profesor
Pembahasan
Paragraf pertama menjelaskan bahwa lautan menghadapi berbagai ancaman, tetapi pembahasan selanjutnya lebih menitikberatkan pada ancaman sampah plastik yang diperkirakan akan melebihi jumlah ikan pada tahun 2050. Oleh karena itu, gagasan utamanya adalah ancaman plastik terhadap lautan.
Soal Nomor 3
Kompetensi: Pemahaman Inferensial
Subkompetensi: Menjelaskan hubungan makna antarkalimat dan antarparagraf.
Bentuk Soal: Pilihan Ganda Kompleks (jawaban lebih dari satu)
Pertanyaan
Mengapa lautan menghadapi ancaman pada tahun 2050?
Pilihlah jawaban yang benar.
A. Sampah plastik di laut akan lebih banyak daripada jumlah ikan.
B. Lautan akan terus mengalami pemanasan dan semakin asam.
C. Manusia terus memompa lebih banyak CO2 ke atmosfer.
D. Jumlah ikan yang terancam punah semakin banyak.
E. Penggunaan plastik terus meningkat dan tidak dikelola dengan baik.
Kunci Jawaban: A dan E
Pembahasan
Jawaban A benar karena sesuai isi teks yang menyebutkan bahwa jumlah sampah plastik diperkirakan melampaui jumlah ikan.
Jawaban E juga benar karena penggunaan plastik yang terus meningkat tanpa pengelolaan yang baik menjadi penyebab utama ancaman tersebut.
Jawaban B dan C memang disebutkan dalam teks sebagai kondisi lingkungan, tetapi bukan alasan utama ancaman yang diproyeksikan terjadi pada tahun 2050 dalam konteks pertanyaan.
Jawaban D tidak disebutkan dalam bacaan.
Baca Juga: Jaga Stok Aman Hingga Agustus, Pertamina Jamin Distribusi LPG 3 Kg di Majalengka Tepat Sasaran
Soal Nomor 4
Kompetensi: Evaluasi dan Apresiasi
Subkompetensi: Menilai ketepatan dan kesesuaian penggunaan bahasa dalam teks.
Pertanyaan
Perhatikan kalimat berikut.
"Solusi tersebut tidak mudah."
Mengapa penulis menggunakan kalimat tersebut?
Tentukan benar atau salah pada setiap pernyataan berikut.
Pernyataan A
"Menginformasikan kepada pembaca bahwa pemecahan masalah sampah merupakan tanggung jawab utama masyarakat sipil sehingga sulit diselesaikan."
Jawaban: Salah
Pembahasan
Kesulitan penyelesaian masalah bukan hanya menjadi tanggung jawab masyarakat sipil, melainkan melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah, produsen, dan sektor swasta.
Pernyataan B
"Menunjukkan kepada pembaca bahwa permasalahan sampah plastik sangat rumit dan tidak bisa diselesaikan dalam jangka waktu singkat."
Jawaban: Benar
Pembahasan
Pernyataan ini sesuai isi bacaan. Penulis menjelaskan berbagai faktor ekonomi dan kebiasaan penggunaan plastik yang membuat penyelesaiannya membutuhkan waktu serta kerja sama banyak pihak.
Pernyataan C
"Membuktikan kepada pembaca bahwa permasalahan sampah yang rumit disebabkan pemecahan masalah yang bergantung pada perekonomian negara berkembang."
Jawaban: Salah
Pembahasan
Negara berkembang memang disebutkan mengalami peningkatan penggunaan plastik, tetapi bukan satu-satunya penyebab rumitnya persoalan sampah plastik.
Teks untuk Soal Nomor 5–7
"E... gurumu itu orang desa ini juga. Pasti tahu bahwa saat ini musim maddongi (mengusir burung saat buah padi mulai menguning). Besok kau menghadap, sampaikan bahwa kau membantu Ayah di sawah. Nah, pasti gurumu mengerti mengapa kamu tidak ke sekolah."
Aku terpana. Jawaban Ayah benar-benar membuatku hampir menangis histeris. Bagaimana tidak. Lomba semakin dekat, sementara masih banyak materi yang belum aku paham.
Terbayang aku akan hancur dan tidak bisa bersaing dengan siswa sekolah lain. Ingin rasanya aku berteriak agar Ayahku tahu bagaimana kacaunya pikiranku.
Namun, aku sadar bahwa ini adalah perbuatan yang tidak akan menyelesaikan masalah. Malah akan semakin membuat Ayahku geram. Otakku terus berpikir untuk mencari solusi terbaik. Sambil berjalan mengikuti Ayah dari belakang, aku mulai menyusun strategi.
"Bagaimana kalau aku ke rumah iyye-ku (nenek), menyampaikan masalahku ini. Ya, hanya dia yang mampu menundukkan Ayah."
Esok harinya, sepulang sekolah, kuayunkan sepedaku menuju rumah iyye-ku.
"Kenapa kamu lesu?" Iyye menanyakan keadaanku. Aku pun menceritakan semuanya kepada iyye.
"Ya sudah, tidak usah sedih. Nanti kusampaikan pada ayahmu. Kau ke dalam, makan dulu, baru pulang," ujar iyye-ku.
(Kutipan cerpen Piala di Atas Dangau karya Muhammad Isrul, dengan penyesuaian.)
Baca Juga: Prabowo Puji Cak Imin dan Dasco Sebagai Sosok Kancil, Dulu Provokator Sekarang Profesor
Soal Nomor 5
Kompetensi: Pemahaman Inferensial
Subkompetensi: Menyimpulkan ide pokok, gagasan pendukung, tokoh, peristiwa, latar, konflik, atau nilai dalam teks.
Pertanyaan
Apa permasalahan yang dihadapi tokoh aku dalam kutipan tersebut?
Tentukan Benar atau Salah pada setiap pernyataan berikut.
A. Kekecewaan dan kesedihan tokoh aku terhadap sikap Ayahnya yang tidak mengizinkannya masuk sekolah pada musim maddongi, padahal dia harus mempersiapkan diri untuk bersaing dalam lomba dengan siswa sekolah lain.
Jawaban: Benar.
Pembahasan: Tokoh aku merasa sangat sedih karena harus membantu ayah di sawah ketika lomba sudah semakin dekat. Ia khawatir tidak mampu bersaing karena masih banyak materi yang belum dipelajari.
Baca Juga: Ketua OSIS SMPN 1 Karawang Barat Devanno Terharu Terima LKS Gratis dari Bupati Aep
B. Kemarahan hati tokoh aku terhadap Ayahnya yang melarang dia pergi sekolah karena sedang musim maddongi di sawah dan dia diberi tugas menghalau burung yang hinggap pada padi di sawah mereka.
Jawaban: Salah.
Pembahasan: Tokoh aku memang kecewa, tetapi tidak digambarkan melampiaskan kemarahannya kepada ayah. Ia justru menahan emosi dan memilih mencari solusi dengan meminta bantuan neneknya.
C. Perasaan tertekan tokoh aku terhadap peraturan keluarganya yang mengharuskan dia tidak masuk sekolah setiap musim maddongi, padahal dia ingin sekali belajar dan tidak mau ketinggalan pelajaran.
Jawaban: Salah.
Pembahasan: Teks tidak pernah menyebut adanya aturan keluarga yang berlaku setiap musim maddongi. Konflik hanya terjadi pada situasi yang sedang dialami tokoh.
Baca Juga: Sumur Bor di SMAN 3 Karawang Hampir Rampung, TNI Dukung Pemenuhan Air Bersih untuk 1.300 Siswa
Soal Nomor 6
Kompetensi: Pemahaman Inferensial
Subkompetensi: Memprediksi lanjutan atau akhir uraian/cerita berdasarkan bagian tertentu dalam teks.
Pertanyaan
Apa yang akan terjadi jika tokoh aku tidak datang ke rumah iyye?
Pilihlah jawaban yang benar. Jawaban benar lebih dari satu.
A. Iyye akan datang menasihati Ayah karena melarang tokoh aku untuk belajar.
B. Tokoh aku akan kehilangan kesempatan belajar untuk mengikuti lomba.
C. Ayah akan tetap melarang tokoh aku untuk belajar dan mengikuti lomba.
D. Permasalahan tokoh aku dan Ayah akan berlarut karena tidak terselesaikan.
E. Tokoh aku tidak akan bisa fokus untuk belajar dan mengikuti lomba yang diadakan sekolah.
Kunci Jawaban: B dan D
Pembahasan:
B benar, karena tanpa bantuan iyye, tokoh aku berpotensi kehilangan kesempatan mempersiapkan diri menghadapi lomba.
D benar, sebab konflik dengan ayah kemungkinan besar akan terus berlanjut apabila tidak ada pihak yang menengahi.
A salah, karena iyye baru mengetahui masalah tersebut setelah didatangi tokoh aku.
C kurang tepat, karena teks tidak menyatakan secara pasti bahwa ayah akan tetap melarang mengikuti lomba.
E tidak didukung langsung oleh isi teks, sehingga hanya berupa dugaan.
Baca Juga: Gambaran Jawaban Sulingjar 2026 Paket B Guru Umum, 30 Contoh Soal Lengkap dengan Pilihan Jawaban
Soal Nomor 7
Kompetensi: Evaluasi dan Apresiasi
Subkompetensi: Menilai relevansi peristiwa dalam teks dengan kehidupan sehari-hari.
Pertanyaan
Keterkaitan nilai sosial dalam kutipan cerpen tersebut dengan kehidupan sehari-hari adalah ....
A. Masih ditemukan orang tua yang tidak memedulikan pendidikan anaknya demi membantu pekerjaan mereka.
B. Terbenturnya cita-cita anak karena tradisi sebuah keluarga yang mengutamakan anak mampu bekerja mandiri.
C. Asumsi bahwa bekerja lebih bermanfaat daripada sekolah yang dianggap tidak menghasilkan apa-apa untuk keluarga.
D. Kebiasaan anak-anak tidak sekolah di musim maddongi demi menjalankan tradisi di lingkungan keluarga mereka.
E. Orang tua mengarahkan anak-anak untuk rajin bekerja membantu mereka di sawah agar bisa melanjutkan kehidupannya kelak.
Kunci Jawaban: A
Pembahasan
- Pilihan A paling tepat karena menggambarkan peristiwa yang masih dapat ditemukan dalam kehidupan, yaitu ketika kepentingan pekerjaan keluarga membuat pendidikan anak menjadi kurang diprioritaskan.
- Pilihan B terlalu menggeneralisasi persoalan sebagai tradisi keluarga, padahal hal tersebut tidak ditegaskan dalam cerita.
- Pilihan C tidak pernah dinyatakan dalam kutipan cerpen.
- Pilihan D hanya menggambarkan situasi yang terjadi dalam cerita, bukan nilai sosial yang menjadi pesan utama.
- Pilihan E juga bukan pokok persoalan yang ingin disampaikan pengarang karena fokus cerita berada pada benturan antara pendidikan dan kewajiban membantu orang tua.
8. Tujuan Penulis pada Teks 1
Perhatikan kutipan Teks 1 tentang Rhodamin B.
Tujuan penulis sesuai Teks 1 adalah...
A. Menginformasikan jenis dan rasa makanan yang mengandung Rhodamin B.
B. Menjelaskan dampak penggunaan Rhodamin B pada bahan-bahan industri.
C. Mengimbau agar masyarakat tidak menggunakan barang-barang yang mengandung Rhodamin B.
D. Menginformasikan dampak mengonsumsi makanan yang mengandung Rhodamin B bagi tubuh.
E. Menjelaskan gejala yang timbul akibat mengonsumsi makanan yang mengandung Rhodamin B.
Jawaban: D. Menginformasikan dampak mengonsumsi makanan yang mengandung Rhodamin B bagi tubuh.
Pembahasan:
Teks 1 berfokus pada penyalahgunaan Rhodamin B sebagai pewarna makanan dan menjelaskan dampak buruknya bagi kesehatan manusia, seperti gangguan fungsi hati, penumpukan zat berbahaya dalam tubuh, hingga risiko kanker hati.
Oleh karena itu, tujuan utama penulis adalah memberikan informasi mengenai bahaya mengonsumsi makanan yang mengandung Rhodamin B.
Baca Juga: Kapolri dan Jaksa Agung Diusulkan Diganti Bersamaan atau Satu Paket oleh Presiden
9. Pernyataan yang Sesuai dengan Isi Kedua Teks
Pernyataan yang tepat sesuai isi kedua teks tersebut berkaitan dengan Rhodamin B adalah...
A. Rhodamin B sering disalahgunakan sebagai pewarna makanan karena menawarkan cita rasa yang tinggi.
B. Rhodamin B berdampak buruk bagi kesehatan, tetapi diperlukan pada industri, seperti tekstil dan kertas.
C. Rhodamin B berdampak buruk bagi kesehatan, tetapi mudah ditemukan pada kembang gula dan sirup.
D. Rhodamin B yang berbentuk serbuk kristal dan berwarna hijau digunakan pada industri tekstil dan kertas.
E. Rhodamin B berdampak buruk bagi kesehatan, meskipun dampak itu baru terlihat beberapa tahun kemudian.
Jawaban: B. Rhodamin B berdampak buruk bagi kesehatan, tetapi diperlukan pada industri, seperti tekstil dan kertas.
Pembahasan:
Kedua teks sama-sama menjelaskan bahwa Rhodamin B merupakan zat pewarna yang memang digunakan untuk keperluan industri, terutama tekstil dan kertas.
Namun, zat tersebut tidak boleh digunakan sebagai bahan tambahan pangan karena dapat membahayakan kesehatan apabila dikonsumsi.
Pilihan lain kurang tepat karena:
- A salah, Rhodamin B tidak memberikan cita rasa tinggi, melainkan hanya membuat tampilan makanan lebih menarik.
- C hanya mengambil sebagian informasi tanpa menunjukkan fungsi utama Rhodamin B.
- D hanya menjelaskan ciri fisik dan fungsi industri, tetapi tidak mencerminkan isi kedua teks secara keseluruhan.
- E benar sebagai informasi dalam Teks 1, tetapi tidak mewakili hubungan utama kedua teks.
Baca Juga: KPK Terima Surat Supervisi Kejagung Kasus Febrie Adriansyah Saat Plt Jampidsus Rudi Margono
10. Mengapa Kedua Teks Menjelaskan Dampak Rhodamin B terhadap Kesehatan?
Mengapa kedua teks tersebut menyebutkan dampak kesehatan yang timbul dari konsumsi pangan yang terkontaminasi Rhodamin B?
Pilihlah jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.
A. Mendorong masyarakat untuk menghindari Rhodamin B dalam berbagai keperluan.
B. Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya Rhodamin B dalam makanan.
C. Menunjukkan bahwa Rhodamin B aman digunakan dalam industri tekstil dan kertas.
D. Menjelaskan bahwa Rhodamin B adalah zat berbahaya jika dikonsumsi, terutama dalam jangka panjang.
E. Memperingatkan masyarakat agar menghindari makanan berwarna mencolok yang berisiko mengandung Rhodamin B.
Jawaban: B, D, dan E.
Pembahasan:
- B benar, karena kedua teks bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya Rhodamin B apabila digunakan sebagai pewarna makanan.
- D benar, sebab kedua teks menjelaskan bahwa Rhodamin B dapat terakumulasi di dalam tubuh dan menimbulkan gangguan kesehatan serius, termasuk kerusakan hati dan kanker apabila dikonsumsi dalam jangka panjang.
- E benar, karena informasi mengenai ciri makanan yang menggunakan Rhodamin B diharapkan membuat masyarakat lebih waspada terhadap makanan yang memiliki warna terlalu mencolok.
Sementara itu:
- A kurang tepat, karena Rhodamin B masih diperbolehkan untuk keperluan industri tertentu, seperti tekstil dan kertas. Yang harus dihindari adalah penggunaannya pada makanan.
- C salah, karena kedua teks tidak bertujuan menyatakan keamanan Rhodamin B, melainkan menjelaskan bahwa zat tersebut berbahaya jika disalahgunakan sebagai bahan tambahan pangan.
Baca Juga: Wamenkes Puji Homecare Jember, Siap Dijadikan Percontohan Nasional
11. Bagan yang Tepat Berdasarkan Isi Teks
Perhatikan teks tentang Dampak Ekonomi Digital terhadap Pertumbuhan Usaha Kecil dan Menengah (UKM).
Bagan yang tepat untuk menggambarkan bagian-bagian penting dalam teks tersebut adalah....
Jawaban: A
Pembahasan:
Isi teks disusun secara runtut mulai dari gagasan umum, manfaat ekonomi digital bagi UKM, hingga tantangan yang dihadapi. Kerangka isi teks dapat digambarkan sebagai berikut.
- Ekonomi digital mendorong pertumbuhan UKM
- Perkembangan e-commerce
- Memperluas jangkauan pasar.
- Menekan biaya operasional.
- Mempermudah distribusi produk.
- Sistem pembayaran digital
- Mempermudah transaksi.
- Membantu pencatatan keuangan.
- Pemasaran berbasis data
- Memahami perilaku konsumen.
- Meningkatkan efektivitas promosi.
- Tantangan digitalisasi
- Literasi digital.
- Keamanan data.
- Kesimpulan
- Digitalisasi menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing dan keberlanjutan UKM.
- Perkembangan e-commerce
Bagan tersebut sesuai dengan alur pembahasan yang terdapat dalam teks sehingga pilihan A menjadi jawaban yang benar.
12. Pola Pengembangan Paragraf
Bagaimana pola pengembangan paragraf ke-1, ke-2, dan ke-3 pada teks tersebut?
Tentukan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berikut.
A. Paragraf pertama menggunakan pola sebab-akibat karena menjelaskan bagaimana teknologi digital menyebabkan perubahan bagi UKM.
Jawaban: Benar
Pembahasan:
Paragraf pertama menjelaskan bahwa perkembangan teknologi digital menjadi penyebab munculnya berbagai perubahan positif bagi UKM, seperti berkembangnya e-commerce, pembayaran digital, pemasaran berbasis data, dan kecerdasan buatan. Oleh karena itu, pola pengembangannya merupakan sebab-akibat.
B. Paragraf kedua menggunakan pola proses karena menjelaskan langkah-langkah bagaimana UKM memanfaatkan e-commerce.
Jawaban: Benar
Pembahasan:
Paragraf kedua menjelaskan secara runtut bagaimana UKM memanfaatkan e-commerce, mulai dari membuka toko daring, menjangkau pasar yang lebih luas, menghemat biaya operasional, hingga mempercepat pengiriman barang. Uraian tersebut menunjukkan tahapan atau proses sehingga pernyataan ini benar.
C. Paragraf ketiga menggunakan pola klasifikasi karena membagi sistem pembayaran UKM menjadi beberapa kategori yang berbeda.
Jawaban: Salah
Pembahasan:
Paragraf ketiga tidak mengelompokkan sistem pembayaran ke dalam beberapa kategori. Paragraf tersebut menjelaskan manfaat pembayaran digital dan pemasaran berbasis data terhadap efisiensi transaksi serta peningkatan promosi. Dengan demikian, pola klasifikasi tidak digunakan.
13. Menilai Keakuratan Informasi dalam Teks
Perhatikan percakapan berikut.
Dini: "Teks tersebut sangat menarik dan bisa menambah wawasan kita, terutama jika kita berencana untuk mengembangkan suatu bisnis kecil."
Rio: "Iya, pilihan katanya juga sangat mudah dimengerti sehingga orang yang awam terhadap istilah di bidang ekonomi juga mudah untuk memahami isi informasi yang disajikan."
Sena: "Aku sependapat dengan kalian berdua, tetapi rasanya teks tersebut akan lebih baik jika disertai data pertumbuhan UKM dalam kurun waktu lima tahun terakhir atau pendapat ahli di bidang ekonomi."
Berdasarkan percakapan tersebut, mengapa pendapat Sena sangat baik dalam menilai keakuratan informasi yang disajikan?
A. Sena menyoroti bahwa teks harus mudah dipahami oleh semua kalangan, termasuk yang awam terhadap ekonomi.
Jawaban: Tidak Setuju
Pembahasan:
Kemudahan bahasa merupakan pendapat Rio, bukan fokus penilaian Sena. Sena lebih menyoroti perlunya data pendukung agar informasi semakin kuat dan dapat dipercaya.
B. Sena mempertimbangkan kelengkapan dan dasar bukti dari informasi yang merupakan bagian dari menilai keakuratan teks.
Jawaban: Setuju
Pembahasan:
Sena mengusulkan agar teks dilengkapi dengan data pertumbuhan UKM maupun pendapat ahli. Kehadiran data dan sumber yang kredibel akan memperkuat validitas informasi sehingga penilaiannya tepat.
C. Sena memiliki inisiatif untuk memperbaiki isi teks dengan pendapat pribadinya sebagai ahli ekonomi agar lebih informatif.
Jawaban: Tidak Setuju
Pembahasan:
Sena tidak menyampaikan pendapat sebagai ahli ekonomi. Ia hanya memberikan masukan agar teks didukung oleh data statistik dan pendapat pakar sehingga informasi yang disajikan lebih akurat, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Soal Nomor 14
Kompetensi: Pemahaman Tekstual
Subkompetensi: Mengidentifikasi penggunaan kata serapan dari bahasa daerah/asing dalam berbagai bidang
Perhatikan kutipan cerpen berikut!
Hampir 25 tahun lalu kami berpisah karena keluarga saya harus boyongan ke kota tempat kerja Ayah yang baru di luar pulau.
Tak satupun barang tertinggal di rumah lama. Begitu juga dengan sahabatku, kami harus berpisah.
Bertemu dengannya setelah sekian lama, mengingatkan kembali pada pengalaman kami dahulu. Pengalaman yang menjadikan dia, walau tidak setiap waktu, selalu lekat di ingatan saya.
Tentu dia mengingatnya pula, bahkan saya yakin rasa yang diidapnya lebih besar efeknya. Karena sebagai seorang sahabat, dia jelas jauh lebih tulus dan setia daripada saya. Tak terasa mata saya mulai berkaca-kaca.
Saat malam itu saya berada di sini, memperhatikannya belajar. Selesai belajar, dia menyuruh saya pulang karena hendak pergi mencari jangkrik. Saya langsung menyatakan ingin ikut, tapi dia keberatan. Ayah dan ibunya pun melarang.
Saya sering mendengar cerita mengasyikkan anak-anak beramai-ramai berangkat ke sawah selepas isya untuk mencari jangkrik. Sayang, Ayah tidak pernah membolehkan saya. Tapi malam itu saya nekat dan sahabat saya itu akhirnya tidak kuasa menolak.
"Tidak ganti baju?" tanya saya heran begitu dia langsung memimpin untuk berangkat. Itu hari Jumat. Seragam coklat Pramuka yang dikenakannya sejak pagi masih akan terpakai untuk bersekolah sehari lagi.
Dia memang tidak memiliki banyak pakaian hingga seragam sekolah biasa dipakai kapan saja. Tapi memakainya untuk pergi ke sawah mencari jangkrik, rasanya sangat tidak elok.
Saya mengambil alih obor dari tangannya. Rasanya belum terlalu lama kami berada di sana dan bumbung baru terisi beberapa ekor jangkrik ketika tiba-tiba angin berubah perangai. Kaget, pantat obor itu justru saya angkat tinggi-tinggi sehingga minyak mendorong sumbunya terlepas.
Api dengan cepat berpindah membakar punggung saya! Terdengar teriakannya sembari melepaskan seragam coklatnya untuk dipakai menyabet punggung saya. Baju yang saya kenakan habis sepertiganya. Sahabat saya itu tanggap melingkupi tubuh saya dengan seragam coklatnya melihat saya mulai menangis dan menggigil antara kesakitan dan kedinginan.
Sadar saya membutuhkan pertolongan secepatnya, dia menggendong saya lalu berlari sembari membujuk-bujuk saya untuk tetap tenang. Napasnya memburu kelelahan, tetapi rasa tanggung jawab yang besar seperti memberinya kekuatan berlipat untuk tetap bersama saya.
(Kutipan cerpen Seragam karya Aris Kurniawan Basuki dengan penyesuaian.)
Pertanyaan
"Hampir 25 tahun lalu kami berpisah karena keluarga saya harus boyongan ke kota tempat kerja Ayah yang baru di luar pulau."
Penggunaan kata serapan boyongan dapat memperjelas peristiwa yang dialami tokoh saya, yaitu ....
A. Peristiwa pindahan yang sering dialami pegawai suatu instansi untuk kepentingan promosi jabatan.
B. Peristiwa pindah rumah dari kampung halaman ke tempat yang jauh untuk jangka waktu lama.
C. Pindah rumah bersama seluruh anggota keluarga dengan membawa semua barang rumah tangga.
D. Pindah rumah untuk mengikuti tugas kedinasan orang tua di tempat baru yang letaknya sangat jauh.
E. Kegiatan pindah rumah untuk sementara waktu dan akan berpindah lagi ke rumah dinas yang lain.
Jawaban: C. Pindah rumah bersama seluruh anggota keluarga dengan membawa semua barang rumah tangga.
Pembahasan:
Kata boyongan berasal dari bahasa Jawa yang berarti berpindah tempat tinggal secara bersama-sama dengan seluruh anggota keluarga beserta barang-barang milik keluarga. Makna ini paling sesuai dengan isi kutipan karena keluarga tokoh berpindah ke luar pulau tanpa meninggalkan barang di rumah lama.
Baca Juga: Sering Bikin Macet, Pasar Tumpah di Cijerah Ditertibkan Permanen
Soal Nomor 15
Kompetensi: Pemahaman Inferensial
Subkompetensi: Memprediksi lanjutan atau akhir cerita berdasarkan bagian tertentu dalam teks
Gunakan kutipan cerpen di atas untuk menjawab soal berikut.
Pertanyaan
Peristiwa apa yang mungkin akan terjadi kepada sahabat tokoh saya jika tokoh saya tidak ikut mencari jangkrik malam itu?
Tentukan apakah setiap pernyataan berikut Tepat atau Tidak Tepat.
| Pernyataan | Jawaban |
|---|---|
| A. Sahabat tokoh saya masih memiliki seragam Pramuka untuk dipakai. | Tepat |
| B. Punggung sahabat tokoh saya tidak akan memiliki luka bakar. | Tidak Tepat |
| C. Sahabat tokoh saya akan mencari jangkrik tanpa perlu berlari. | Tepat |
Pembahasan
A. Tepat
Seragam Pramuka hanya digunakan untuk memadamkan api yang membakar tubuh tokoh "saya". Jika peristiwa itu tidak terjadi, seragam tetap utuh.
B. Tidak Tepat
Yang mengalami luka bakar adalah tokoh "saya", bukan sahabatnya. Oleh karena itu, pernyataan tersebut tidak sesuai dengan isi cerita.
C. Tepat
Sahabat berlari karena harus membawa tokoh "saya" mencari pertolongan. Tanpa peristiwa kebakaran, ia tidak perlu berlari.
Baca Juga: Sering Bikin Macet, Pasar Tumpah di Cijerah Ditertibkan Permanen
Soal Nomor 16
Kompetensi: Evaluasi dan Apresiasi
Subkompetensi: Menilai ketepatan bagian teks untuk menggambarkan karakter, peristiwa, atau latar dalam teks fiksi
Gunakan kutipan cerpen di atas untuk menjawab soal berikut.
Pertanyaan
Kalimat mana saja yang membuktikan bahwa sahabat tokoh saya merupakan seorang yang setia kawan?
Pilihlah jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.
A. Saya langsung menyatakan ingin ikut, tapi dia keberatan.
B. Dia memang tidak memiliki banyak pakaian hingga seragam sekolah biasa dipakai kapan saja.
C. Sahabat saya itu tanggap melingkupi tubuh saya dengan seragam coklatnya.
D. Dia menggendong saya lalu berlari sembari membujuk-bujuk saya untuk tetap tenang.
E. Rasa tanggung jawab yang besar seperti memberinya kekuatan berlipat untuk tetap bersama saya.
Jawaban: C, D, dan E.
Pembahasan
Pilihan C menunjukkan tindakan nyata sahabat yang rela mengorbankan seragamnya demi menyelamatkan tokoh "saya".
Pilihan D membuktikan kepedulian dan kesetiaannya karena ia segera menggendong serta membawa tokoh "saya" mencari pertolongan sambil menenangkannya.
Pilihan E mempertegas karakter sahabat yang memiliki rasa tanggung jawab dan kesetiaan yang sangat besar sehingga tetap mendampingi temannya dalam keadaan sulit.
Sementara itu, pilihan A hanya menunjukkan sikap berhati-hati dan pilihan B menggambarkan kondisi ekonomi tokoh, bukan sifat setia kawan.
Baca Juga: 50 Mobil Dinas Disulap Jadi Armada Homecare, Warga Miskin Jember Kini Tak Perlu Jauh ke Rumah Sakit
Soal Nomor 17
Kompetensi: Pemahaman Tekstual
Subkompetensi: Mengidentifikasi penggunaan kata serapan dari bahasa daerah/asing dalam berbagai bidang
Teks untuk soal nomor 17–20
Paragraf 1
(1) Perubahan iklim yang semakin nyata dan ancaman terhadap kelestarian bumi menuntut kita untuk mencari solusi efektif dalam menjaga keseimbangan alam. (2) Salah satu solusi yang paling menjanjikan adalah penggunaan teknologi hijau. (3) Teknologi hijau juga dikenal sebagai teknologi ramah lingkungan. (4) Teknologi ini merupakan inovasi yang dirancang untuk mengatasi berbagai tantangan lingkungan global, terutama terkait dengan perubahan iklim.
Paragraf 2
(1) Perubahan iklim, yang dipicu oleh peningkatan emisi gas rumah kaca akibat aktivitas manusia, menyebabkan cuaca ekstrem, suhu global yang meningkat, dan naiknya permukaan air laut. (2) Hal tersebut juga memicu deforestasi, polusi, dan mengancam keberagaman hayati di seluruh dunia. (3) Oleh karena itu, kita harus mengambil langkah tegas agar dampak perubahan iklim ini tidak semakin parah. (4) Teknologi hijau seperti energi terbarukan (tenaga surya dan angin) dapat mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil yang menjadi penyebab utama emisi gas rumah kaca.
Paragraf 3
(1) Teknologi hijau juga sangat penting dalam upaya adaptasi terhadap dampak perubahan iklim yang sudah tidak bisa dihindari. (2) Sistem pertanian presisi, infrastruktur tahan bencana alam, serta teknologi untuk menginvestigasi banjir dan kekeringan adalah contoh bagaimana teknologi hijau dapat membantu masyarakat beradaptasi dengan kondisi yang berubah.
Paragraf 4
(1) Dengan kondisi bumi yang semakin menghadapi tantangan besar, seperti pemanasan global, polusi, kelangkaan sumber daya, dan hilangnya keanekaragaman hayati, penerapan teknologi hijau adalah keharusan. (2) Melalui teknologi hijau, kita dapat mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dan memperbaiki kualitas hidup.
Pertanyaan
Manakah kalimat yang memiliki penggunaan kata serapan yang tepat?
Tentukan Tepat atau Tidak Tepat pada setiap pernyataan berikut.
| Kalimat | Jawaban |
|---|---|
| A. Kata "deforestasi" pada kalimat (2) paragraf kedua. | Tepat |
| B. Kata "menginvestigasi" pada kalimat (2) paragraf ketiga. | Tidak Tepat |
| C. Kata "polusi" pada kalimat (1) paragraf keempat. | Tepat |
Pembahasan
A. Tepat
Kata deforestasi merupakan kata serapan baku yang tepat digunakan untuk menyatakan proses penggundulan atau berkurangnya kawasan hutan.
B. Tidak Tepat
Dalam konteks tersebut, kata menginvestigasi kurang tepat karena yang dimaksud adalah teknologi untuk mendeteksi, memantau, atau mengidentifikasi banjir dan kekeringan, bukan melakukan penyelidikan.
C. Tepat
Kata polusi merupakan kata serapan baku dalam bahasa Indonesia dan sesuai digunakan untuk menjelaskan pencemaran lingkungan.
Soal Nomor 18
Kompetensi: Pemahaman Inferensial
Subkompetensi: Menjelaskan hubungan makna antarkalimat dan/atau antarparagraf dalam teks
Gunakan teks Teknologi Hijau pada soal nomor 17 untuk menjawab soal berikut.
Pertanyaan
Hubungan makna antara kalimat (2) dan (3) pada paragraf kedua adalah ....
A. Akibat-sebab yang diperkuat dengan contoh deforestasi dan kerusakan lingkungan.
B. Sebab-akibat yang mengajak pembaca untuk mengambil langkah tegas.
C. Penegasan yang diperinci dengan contoh konkret yang bisa diaplikasikan pembaca.
D. Perbandingan dari dua pandangan terkait dampak negatif deforestasi.
E. Penyimpulan bahwa teknologi hijau merupakan solusi masalah deforestasi.
Jawaban: B. Sebab-akibat yang mengajak pembaca untuk mengambil langkah tegas.
Pembahasan
Kalimat (2) menjelaskan akibat perubahan iklim, yaitu munculnya deforestasi, polusi, dan ancaman terhadap keanekaragaman hayati. Kalimat (3) diawali konjungsi "Oleh karena itu", yang menunjukkan hubungan sebab-akibat. Karena berbagai dampak tersebut, masyarakat diajak mengambil langkah tegas untuk mencegah kondisi menjadi semakin buruk.
Baca Juga: Prabowo Puji Cak Imin dan Dasco Sebagai Sosok Kancil, Dulu Provokator Sekarang Profesor
Soal Nomor 19
Kompetensi: Pemahaman Inferensial
Subkompetensi: Memprediksi lanjutan atau akhir uraian berdasarkan bagian tertentu dalam teks
Gunakan teks Teknologi Hijau pada soal nomor 17 untuk menjawab soal berikut.
Pertanyaan
Kalimat yang tepat untuk mengakhiri uraian pada paragraf keempat adalah ....
A. Pada sisi lain, teknologi hijau memunculkan deforestasi dan polusi.
B. Sehingga dampak negatif lingkungan berdampak pula pada kualitas hidup.
C. Di samping itu, teknologi hijau dapat menciptakan dunia yang lebih baik untuk generasi yang akan datang.
D. Di samping itu, bumi yang menggunakan teknologi hijau akan semakin menghadapi tantangan besar.
E. Jadi, teknologi hijau berperan dalam menghilangnya keanekaragaman hayati.
Jawaban: C. Di samping itu, teknologi hijau dapat menciptakan dunia yang lebih baik untuk generasi yang akan datang.
Pembahasan
Paragraf keempat berisi penegasan bahwa teknologi hijau merupakan kebutuhan untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas hidup. Oleh karena itu, penutup yang paling tepat adalah kalimat yang memperkuat manfaat jangka panjang teknologi hijau bagi generasi mendatang.
Pilihan lainnya tidak sesuai karena:
-
A bertentangan dengan isi teks sebab teknologi hijau justru menjadi solusi, bukan penyebab deforestasi dan polusi.
-
B tidak membentuk kalimat efektif sebagai penutup dan hanya mengulang informasi sebelumnya.
-
D bertentangan dengan isi teks karena teknologi hijau bertujuan mengurangi tantangan lingkungan.
-
E keliru karena teknologi hijau membantu menjaga keanekaragaman hayati, bukan menghilangkannya.
Baca Juga: 5 Tips Memilih Ekstrakurikuler yang Tepat di Madrasah, Jangan Asal Ikut Teman
Soal Nomor 20
Kompetensi: Evaluasi dan Apresiasi
Subkompetensi: Menilai keakuratan, kesesuaian, kecukupan, atau ketepatan informasi dalam teks
Gunakan teks Teknologi Hijau pada soal nomor 17 untuk menjawab soal berikut.
Pertanyaan
Manakah fakta-fakta yang mendukung simpulan bahwa teknologi hijau berperan dalam mengatasi perubahan iklim?
Pilihlah jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.
A. Teknologi hijau merupakan inovasi yang dirancang untuk mengatasi berbagai tantangan lingkungan global, terutama terkait dengan perubahan iklim.
B. Perubahan iklim, yang dipicu oleh peningkatan emisi gas rumah kaca akibat aktivitas manusia, menyebabkan cuaca ekstrem, suhu global menurun, dan naiknya permukaan air laut.
C. Teknologi hijau seperti energi terbarukan (tenaga surya dan angin) dapat mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.
D. Teknologi hijau juga sangat penting dalam upaya adaptasi terhadap dampak perubahan teknologi yang sudah tidak bisa dihindari.
E. Melalui teknologi hijau, kita dapat mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dan memperbaiki kualitas hidup.
Jawaban: A, C, dan E.
Pembahasan
A benar karena secara langsung menyatakan bahwa teknologi hijau dirancang untuk mengatasi berbagai tantangan lingkungan, termasuk perubahan iklim.
C benar karena penggunaan energi terbarukan dapat mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil yang menjadi sumber utama emisi gas rumah kaca.
E benar karena menjelaskan manfaat nyata teknologi hijau dalam mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas hidup.
Sementara itu:
-
B salah, karena teks menyebutkan suhu global meningkat, bukan menurun.
-
D salah, karena yang dimaksud dalam teks adalah adaptasi terhadap dampak perubahan iklim, bukan perubahan teknologi.
Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah A, C, dan E.
Baca Juga: Bukan Soal Nilai Saja, Ini 10 Cara Membantu Anak Rajin Belajar dan Semakin Percaya Diri di Sekolah
Demikian kumpulan latihan soal TKA Bahasa Indonesia SMA/SMK lengkap dengan kunci jawaban dan pembahasan yang disusun mengacu pada matriks asesmen Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik).
Berlatih secara rutin menggunakan soal-soal yang bervariasi akan membantu siswa meningkatkan kemampuan memahami bacaan, menarik kesimpulan, menganalisis informasi, hingga mengevaluasi isi teks sesuai karakteristik yang diujikan dalam TKA.
Selain menghafal materi, peserta juga perlu membiasakan diri membaca secara cermat, mengenali kata kunci, serta memahami hubungan antargagasan dalam setiap teks.
Dengan persiapan yang matang dan latihan yang konsisten, peluang memperoleh hasil terbaik pada Tes Kemampuan Akademik (TKA) Bahasa Indonesia tentu akan semakin besar. ***




