JAKARTA, POJOKSATU.id - Penerimaan mahasiswa baru melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) akan kembali dibuka tahun depan.

Bagi siswa yang akan mengikuti SNBT 2027, data SNBT 2026 dapat menjadi referensi untuk melihat program studi yang paling banyak diminati sekaligus tingkat persaingannya.

Pada SNBT 2026, sebanyak 256.369 peserta dinyatakan lolos. 

Dari daftar program studi dengan peminat terbanyak, pendidikan vokasi terlihat sangat mendominasi. 

Bahkan, tujuh dari 10 prodi teratas pada kelompok PTN akademik merupakan program D3 atau D4.

Untuk melihat tingkat persaingan, rasio berikut dihitung dari jumlah peserta yang diterima dibandingkan jumlah pendaftar. 

Semakin kecil persentase peluang diterima, semakin ketat persaingannya.

10 Jurusan Favorit di PTN Akademik SNBT 2026

1. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (D4) - Universitas Sebelas Maret

  • Pendaftar: 5.582

  • Diterima: 43

  • Peluang diterima: 0,77 persen

  • Rasio persaingan: sekitar 1 kursi untuk 130 pendaftar

Dengan 5.582 pendaftar dan hanya 43 peserta diterima, prodi ini menjadi salah satu pilihan dengan persaingan paling ketat.

2. Keperawatan (D3) - Universitas Airlangga

  • Pendaftar: 5.216

  • Diterima: 60

  • Peluang diterima: 1,15 persen

  • Rasio persaingan: sekitar 1 kursi untuk 87 pendaftar

3. Administrasi Bisnis (D3) - Universitas Brawijaya

  • Pendaftar: 5.059

  • Diterima: 116

  • Peluang diterima: 2,29 persen

  • Rasio persaingan: sekitar 1 kursi untuk 44 pendaftar

4. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (D4) - Universitas Airlangga

  • Pendaftar: 4.792

  • Diterima: 60

  • Peluang diterima: 1,25 persen

  • Rasio persaingan: sekitar 1 kursi untuk 80 pendaftar

5. Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (S1) - Institut Teknologi Bandung

  • Pendaftar: 4.789

  • Diterima: 115

  • Peluang diterima: 2,40 persen

  • Rasio persaingan: sekitar 1 kursi untuk 42 pendaftar

6. Keperawatan Anestesiologi (D4) - Universitas Sebelas Maret

  • Pendaftar: 4.766

  • Diterima: 23

  • Peluang diterima: 0,48 persen

  • Rasio persaingan: sekitar 1 kursi untuk 207 pendaftar

Angka tersebut menjadikan Keperawatan Anestesiologi UNS sebagai salah satu prodi dengan persaingan paling ketat dalam daftar ini.

7. Hukum (S1) - Universitas Diponegoro

  • Pendaftar: 4.685

  • Diterima: 287

  • Peluang diterima: 6,13 persen

  • Rasio persaingan: sekitar 1 kursi untuk 16 pendaftar

8. Perpajakan (D3) - Universitas Airlangga

  • Pendaftar: 4.570

  • Diterima: 60

  • Peluang diterima: 1,31 persen

  • Rasio persaingan: sekitar 1 kursi untuk 76 pendaftar

9. Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Digital (D4) - Universitas Negeri Jakarta

  • Pendaftar: 4.346

  • Diterima: 45

  • Peluang diterima: 1,04 persen

  • Rasio persaingan: sekitar 1 kursi untuk 97 pendaftar

10. Ilmu Hukum (S1) - Universitas Indonesia

  • Pendaftar: 4.187

  • Diterima: 174

  • Peluang diterima: 4,16 persen

  • Rasio persaingan: sekitar 1 kursi untuk 24 pendaftar

10 Jurusan Favorit Vokasi di PTN Vokasi SNBT 2026

Persaingan tinggi juga terjadi di PTN vokasi. Berikut 10 prodi vokasi dengan jumlah pendaftar terbanyak.

1. Teknik Keselamatan dan Kesehatan Kerja (D4) - Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

  • Pendaftar: 3.615

  • Diterima: 127

  • Peluang diterima: 3,51 persen

  • Rasio persaingan: sekitar 1 kursi untuk 28 pendaftar

2. Administrasi Bisnis (D3) - Politeknik Negeri Jakarta

  • Pendaftar: 3.557

  • Diterima: 62

  • Peluang diterima: 1,74 persen

  • Rasio persaingan: sekitar 1 kursi untuk 57 pendaftar

3. Administrasi Bisnis (D3) - Politeknik Negeri Bandung

  • Pendaftar: 3.055

  • Diterima: 32

  • Peluang diterima: 1,05 persen

  • Rasio persaingan: sekitar 1 kursi untuk 96 pendaftar

4. Teknik Informatika (D4) - Politeknik Negeri Jakarta

  • Pendaftar: 2.796

  • Diterima: 45

  • Peluang diterima: 1,61 persen

  • Rasio persaingan: sekitar 1 kursi untuk 62 pendaftar

5. Administrasi Bisnis (D3) - Politeknik Negeri Medan

  • Pendaftar: 2.620

  • Diterima: 112

  • Peluang diterima: 4,27 persen

  • Rasio persaingan: sekitar 1 kursi untuk 23 pendaftar

6. Teknik Informatika (D3) - Politeknik Negeri Bandung

  • Pendaftar: 2.618

  • Diterima: 32

  • Peluang diterima: 1,22 persen

  • Rasio persaingan: sekitar 1 kursi untuk 82 pendaftar

7. Teknik Informatika (D4) - Politeknik Negeri Bandung

  • Pendaftar: 2.577

  • Diterima: 64

  • Peluang diterima: 2,48 persen

  • Rasio persaingan: sekitar 1 kursi untuk 40 pendaftar

8. Manajemen Bisnis (D4) - Politeknik Negeri Medan

  • Pendaftar: 2.521

  • Diterima: 69

  • Peluang diterima: 2,74 persen

  • Rasio persaingan: sekitar 1 kursi untuk 37 pendaftar

9. Administrasi Bisnis (D3) - Politeknik Negeri Malang

  • Pendaftar: 2.389

  • Diterima: 79

  • Peluang diterima: 3,31 persen

  • Rasio persaingan: sekitar 1 kursi untuk 30 pendaftar

10. Teknik Mesin (D3) - Politeknik Negeri Bandung

  • Pendaftar: 2.383

  • Diterima: 48

  • Peluang diterima: 2,01 persen

  • Rasio persaingan: sekitar 1 kursi untuk 50 pendaftar

Prodi Mana yang Persaingannya Paling Ketat?

Jika dilihat dari 20 prodi tersebut, Keperawatan Anestesiologi D4 UNS memiliki persentase diterima paling kecil, yakni sekitar 0,48 persen atau hanya sekitar 1 peserta yang diterima dari setiap 207 pendaftar.

Posisi berikutnya adalah Keselamatan dan Kesehatan Kerja D4 UNS dengan peluang diterima sekitar 0,77 persen, setara dengan sekitar 1 kursi untuk 130 pendaftar.

Persaingan juga sangat ketat pada Administrasi Bisnis D3 Politeknik Negeri Bandung, Humas dan Komunikasi Digital D4 UNJ, serta Keperawatan D3 Unair.

Namun, banyaknya peminat tidak selalu berarti peluang diterima paling kecil. Jumlah daya tampung ikut menentukan tingkat keketatan sebuah prodi. 

Karena itu, siswa sebaiknya tidak hanya melihat jumlah pendaftar, tetapi juga membandingkannya dengan jumlah kursi yang tersedia.

Vokasi Jadi Pilihan Favorit

Data SNBT 2026 menunjukkan kuatnya minat calon mahasiswa terhadap pendidikan vokasi. 

Dari 10 prodi dengan peminat terbanyak di kelompok PTN akademik, mayoritas merupakan program D3 dan D4.

Hal ini menjadi pertimbangan penting bagi siswa yang akan mengikuti SNBT 2027. 

Pilihan jurusan tidak harus selalu diarahkan pada program S1 karena D3 dan D4 juga menawarkan bidang pendidikan yang spesifik dan berorientasi pada keterampilan.

Namun, siswa tetap perlu mempertimbangkan minat, kemampuan akademik, prospek bidang yang dipilih, daya tampung, serta tingkat persaingan.

Rasio persaingan SNBT 2026 dapat menjadi gambaran awal, tetapi bukan jaminan peluang lolos SNBT 2027.  Jumlah peminat, daya tampung, dan tingkat persaingan dapat berubah setiap tahun. ***