POJOKSATU.id - Bagi guru yang menantikan kabar terbaru pelaksanaan program pendidikan profesi guru PPG Daljab 2024, ada info terbaru dari Dirjen GKT Prof Nunuk Suryani.

Informasi terbaru PPG Dalam Jabatan 2024 itu disampaikan Prof Nunuk Suryani dalam live Ngopi Bareng Bu Nunuk pada Kamis 11 Juli 2024 petang.

Live terbaru tersebut mengupas seputar Program Kompetensi Guru Berkelanjutan: Diklat Berjenjang PAUD dan Diseminasi PKG PJOK.

Akan tetapi, dalam sesi tersebut ternyata banyak guru yang belum memiliki sertifikat pendidik atau serdik menanyakan soal pelaksanaan PPG Daljab 2024.

Baca Juga: Korban Salah Tangkap Pembunuh Vina Tidak Sampai di Pegi Setiawan, Nyatanya Nasib Rivaldi Lebih Ngenes, Kuasa Hukum Segera Ajukan PK

Nah, salah saatu informasi yag disampaikan adalah bahwa guru non serdik diminta bersiap-siap pada Selasa 16 Juli 2024.

Guru juga diminta untuk terus memantau akun SIMPKB masing-masing.

Apa saja info penting yang disampaikan Bu Nunuk dalam live 11 Juli 2024 di Bangka Belitung tersebut?

 

10 Info Penting PPG Daljab 2024 dari Live Bu Nunuk 11 Juli

Pada live sebelumnya, Prof Nunuk menyatakan bahwa pelaksanaan program pendidikan profesi guru PPG Daljab 2024 diundur 4-5 bulan.

Baca Juga: Bagaimana Cara Mengganti Periode Penilaian Kinerja di PMM 2024 untuk Mulai Perencanaan Kinerja Guru? Simak Tutorial Mudah Ini

Itu lantaran masih dibutuhkan persiapan baik penyelenggara maupun infrastrukturnya.

Seperti diketahui, PPG Dalam Jabatan 2024 mulai tahun ini dilaksanakan secara daring melalui Platform Merdeka Mengajar atau PMM.

Sedangkan jumlah kuota yang disediakan mulai tahun ini, jauh lebih besar ketimbang tahun-tahun sebelumnya.

Dimana disebutkan bahwa kuota peserta Program Pendidikan Profesi Guru Dalam Jabatan disediakan tidak kurang dari 600 ribu peserta.

Denagn demikian, tentu saja dibutuhkan persiapan yang sangat matang.

Ini perlu dilakukan agar pada saat pelaksanaan nanti bisa berjalan dengan lancar dan tanpa permasalahan.

Nah, pada live Bu Nunuk terbaru pada Kamis 11 Juli 2024, ada sederet info penting terkait pelaksanaan PPG Dalajb 2024.

Baca Juga: Tips Aman Mendahului Kendaraan di Jalan Raya, Prioritaskan Keselamatan dan Ketaatan Aturan

Pada kesempatn itu, Nunuk Suryani menanggapi benyaknya pertanyaan terkait pelaksanaan program pendidikan profesi guru dalam jabatan 2024.

Dalam artikel ini, redaksi Pojoksatu.id sudah merangkum sejumlah info penting terkait pelaksanaan PPG Dalam Jabatan 2024.

Sehingga Anda tidak perlu melihat ulang tayangan live terbaru Bu Nunuk yang berdurasi panjang dan membahas banyak hal.

Baiklah, berikut in isejumlah rangkuman info penting terkait PPG Daljab 2024:

Baca Juga: Cokelat nDalem Mengukir Manisnya Usaha Mikro Bersama BRI

1. Bahwa PPG Daljab akan dilaksanakan dalan waktu dekat dan pada hari Senin akan ada peluncuran piloting program PPG Daljab 2024

Yang dimaksud dengan piloting adalah percobaan sistem yang nantinya sejumlah guru akan dipanggil lebih dulu.

Dan untuk peluncurannya dilakukan pada hari Senin 15 Juli 2024.


2. Akan mengundang atau menghadirkan 60 ribu sample yang dipilih dari guru-guru non serdik dari seluruh provinsi di Indonesia.

Tentunya 60 ribu guru yang dipilih adalah yang sudah memenuhi syarat menjadi peserta PPG daljab 2024 untuk mencoba sistem baru.

Entah ketegori A, Kategori B atau lainnya.

Sistem baru yang dimaksud adalah penggunaan apilikasi Platform Merdeka Mengajar atau PMM melalui menu LMS


3. Dengan piloting, nantinya akan diketahui bagaimana kondisi internet di seluruh Indonesia.

Baik untuk pelaksanaan pembelajaran sampai pelaksanaan UKPPPG (Ukin dan UP).

Baca Juga: Polres Barito Timur Selidiki Penyebab Tewasnya Remaja Dibakar dan Dililit Selang, Polda Kalteng Diperbantukan untuk Penyelidikan

4. Bagi guru yang mendapat undangan sebagai sample, diminta untuk mengikuti proses dari awal sampai akhir.

60 ribu guru tersebut juga tetap dianggap lulus PPG Dalam Jabatan jika dalam piloting ini memang dinyatakan lulus.


5. Jika piloting tidak ada kendala, maka PPG Daljab 2024 dengan sasaran 600 ribu peserta akan segera dilakukan.

Jadi, piloting ini merupakan uji coba yang dilakukan dengan sistem baru yang akan diikuti 60 ribu guru peserta.

Apabila uji coba ini lancar tanpa kendala, maka akan segera dilanjutkan dengan panggilan terhadap 600 ribu guru.

Baca Juga: Buntut Pemukulan Saat Liputan Sidang SYL, Jurnalis TV Ini Lapor ke Polda MetroJaya

Angka tersebut sebagaimana kuota peserta yang disediakan.


6. Dengan terbitnya Permendikbudristek Nomor 19 Tahun 2024 tentang Pendidikan Profesi Guru, sebenarnya sudah ingin segera melaksanakan PPG saat ini.

Itu karena aturan inilah yang menjadi acuan pelaksanaan program pendidikan profesi guru atau PPG.

Akan tetapi PPG belum bisa dilaksanakan karena memang masih harus mempersiapkan sistem baru.

Apalagi sistem baru tersebut benar-benar berbeda dengan penyelenggaran tahun-tahun sebelumnya.


7. Karena sistem baru dan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, maka perlu dilakukan piloting.

Ini perlu dilakukan untuk memastikan sistem baru benar-benar bisa berjalan baik.

Selain itu untuk mengetahui apakah ada masalah atau kendala.

Baca Juga: Pemilu Dungu

Dengan demikian, permasalahan dan kendala tersebut bisa dituntaskan atau diatasi saat pelaksanaan untuk 600 ribu peserta.


8. Jika ada masalah penggunaan platform PMM, baik saat pembelajaran, UKPPPG, proses SOP akan diketahui.

Dengan begitu, guru akan mendapatkan FAQ atau semua persoalan yang dihadapi saat menjalani program pendidikan profesi guru.


9. Ikut PPG Guru Tertentu sekarang, bulan depan, atau bulan selanjutnya lagi, tidak akan mendapatkan sertifikat pendidik tahun ini.

Baca Juga: Eatsambel: Sambel Khas Indonesia yang Penjualannya Meningkat Tiga Kali Lipat di Shopee Live

Hal ini disebabkan karena untuk anggarannya memang bukan pada tahun 2024, melainkan menggunakan anggaran 2025.

Perlu diketahui bahwa nantinya 60 ribu guru yang terpilih sebagai sample akan mendapat notifikasi panggilan piloting PPG Daljab melalui akun SIMPKB masing-masing.

Semoga artikel ini bisa membantu dan bermanfaat bagi Anda.***