POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Di Hari Ulang Tahun Purwakarta yang ke 192 dan Kabupaten Purwakarta ke 55, mendapatkan Tiga (3) kado istimewa yang menyesakan dada rakyat purwakarta.

Tiga kado istimewa yang bikin nyesek rakyat itu menjadi tamparan keras buat bupati purwakarta, karena di masa kepemimpinan Anne Ratna Mustika ini ada kejadian luar biasa yang berturut-turut.

Kejadian luar biasa yang melanda purwakarta ini, merupakan tiga kado istimewa yang mencoreng wajah Daerah Purwakarta di mata nasional.

Baca Juga: Kajati Jabar Pastikan Garap 2 Kasus Dugaan Korupsi di Purwakarta, Jual Beli Jabatan dan Hampers

Adapun ketiga kado yang bikin nyesek rakyat purwakarta di hari ulang tahunnya, yaitu dari mulai Area Pemda Dipakai Pesta Narkoba, Pejabat eselon II yang ditetapkan tersangka korupsi dan Purwakarta turun kategori peringkat kota layak anak.

Kado yang pertama, Area Pemda Dijadikan Pesta Narkoba. Rakyat putwakarta dibuat geger, karena ada 5 orang pelaku yang diduga tengah pesta narkoba di area pemda purwakarta ditangkap pihak kepolisian.

Awalnya, sepekan jelang Hari Jadi Purwakarta lima orang pelaku yang diduga pesta narkoba di area pemda purwakarta di tangkap pihak kepolisian.

Baca Juga: Cuma 20k Bisa 'Me Time' di Sumber Air Panas Ciracas Purwakarta, Menikmati Air Hangat di Lokasi 'Perawan'

Namun informasi tersebut seolah tertutup kabut hitam yang tebal, karena pasca penangkapan tidak ada informasi yang disampaikan ke publik.

Padahal, penangkapan itu merupakan prestasi gemilang yang dilakukan oleh jajaran kepolisian, namun tidak ada konfrensi pers tentang penangkapan tersebut.

Beruntung, beberapa masyarakat dan pejabat dilingkungan Pemerintah Daerah yang masih memiliki rasa peduli tentang bahaya narkoba memberikan informasi kepada pojoksatu.id.

Baca Juga: 'Tamparan Kedua' Buat Bupati Purwakarta, Usai Anne Bernyanyi Kejari Menetapkan Anak Buahnya Jadi Tersangka

Sehingga pojoksatu.id memperoleh data ke Lima nama-nama pelaku yang diduga melakukan pesta narkoba di area pemda purwkarta.

Kasat Narkoba Polres Purwakarta, AKP. Budi Suhaeri membenarkan telah mengamnkan ke lima orang yang diduga melakukan pesta narkoba di area pemda purwakarta.

“Ditangkapnya bukan tadi malam, tapi sudah sepekan yang lalu,” kata Budi, melalui sambungan seluller, Kamis (20/07).

Kado yang kedua, penetapan pejabat eselon II menjadi tersangka korupsi oleh Kejaksaan Negeri Purwakarta, mengejutkan publik.

Karena, saat itu Bupati dan rombongan pejabat teras atas di Kabupaten Purwakarta mengahdiri acara Hari Bhakti Adhyaksa di kantor kejaksaan negeri.

Baca Juga: 'Tamparan Keras' Buat Bupati Purwakarta, Area Pemda Diduga Jadi Tempat Pesta Narkoba Tidak Jauh Dari Rumdin

Bahkan, bupati Anne Ratna Mustika saat acara itu turut naik ke atas panggung bernyanyi dengan bahagia, untuk memeriahkan hari Bhakti Adhyaksa.

Namun, setelah bupati Anne Ratna Mustika dan rombogan pejabat teras atas meninggalkan kantor kejaksaan, tak lama kemudian Kepala Kejaksaan Negeri melalukan konftensi pers.

"Pada 18 Juli 2023 kemarin, Kejari Purwakarta telah menetapkan tersangka kasus dugaan korupsi dana anggaran BTT. Ada tiga orang yang ditetapkan tersangka, yakni TFH, ASK dan AG," kata Rohayatie saat konferensi pers usai acara hari Bhakti Adhyaksa, Sabtu (22/07).

Adapun untuk kerugian negara atas tindak pidana korupsi tersebut, mencapai 1,8 Milyar rupiah.

Dan kado yang ke tiga, yaitu berkaitan dengan turunnya kategori Kabupaten Purwakarta dari kota layak anak dari kategori Madya ke Pratama.

Baca Juga: Kejati Diminta Jangan Peti Eskan Kasus Dugaan Jual Beli Jabatan Di Purwakarta, Buka Ke Publik Hasilnya Gimana

Capaian tersebut adalah dinobatkannya Kabupaten Purwakarta sebagai Kota/Kabupaten Ramah Anak 2023. Namun jika dilihat lebih detail capaian tersebut ternyata bukan prestasi melainkan sebuah penurunan.

Betapa tidak, di tahun 2022 lalu Kabupaten Purwakarta meraih penghargaan Kategori Madya sedangkan di 2023 ini hanya meraih penghargaan tingkat Pratama.

Pratama sendiri merupakan tingkat terendah dari penghargaan tersebut. Di atas Pratama ada Madya, Nindya, Utama dan terakhir KLA.

Itulah Tiga kado istimewa di hari jadi Purwakarta dan Kabupaten Purwakarta, ke tiga kado itu membuat rakyat ‘nyesek’ mendengarnya. ***