POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Dari hasil penelusuran dalam beberapa hari, yang layak menjadi Ketua Kamar Dagang dan Industri ( Kadin ) Purwakarta, sementara ini baru tiga orang kandidat.

Ketiga kandidat yang layak menjadi ketua Kadin Purwakarta, mereka bertiga sudah memenuhi syarat sesuai dengan AD/ART Kadin.
Adapun ketiga kandidat sementara yang layak hasil penelusuran, yaitu Yayat Supriatna, Luthfi Bamala dan Riana Afriadi.

Pojoksatu.id, hingga kini masih berusaha menggali siapa saja yang memenuhi syarat sebagai calon ketua Kadin Purwakarta, sesuai dengan AD/ART nya.

Baca Juga: JK Usulkan Harga BBM Naik Ikuti Harga Dunia, Sebut BBM Murah Bikin Masyarakat Pakai Seenaknya dan Picu Kemacetan

Seperti diketahui, kabar yang beredar untuk Musyawarah Kabupaten ( Mukab ) Kadin akan berlangsung pada Bulan Mei.

Sementara ini, Kadin Purwakarta pasca gagalnya Mukab digelar 3 tahun lalu, pimpinannya kosong dan sementara saat ini oleh Carteker.

Salah satu calon yang sudah memenuhi syarat sebagai calaon ketua Kadin sesuai dengan AD/ART, Riana Afriadi, yang saat ini menjabat sebagai Direktur PDAM Purwakarta siap berkontribusi di Kadin Purwakarta.

Baca Juga: Peristiwa Pilu di Kalideres, Pasutri Tertabrak Rombongan Truk TNI, Istri Tewas di Tempat, Suami Histeris

“Kila lihat kedepannya seperti apa, kalau kemungkinan bisa mencalonkan diri kenapa tidak,” kata Riana, melalui sambungan seluller, Sabtu ( 04/04 ).

Riana tidak menampik, bahwa melihat kondisi Kadin Purwakarta yang bertahun-tahun kosong, itu cukup memprihatinkan walaupun ada Carteker.

"Masih banyak senior-senior yg lebih kompeten. Yg penting Kadin Purwakarta ke depannya lebih bermanfaat bagi dunia usaha dan investasi di Kabupaten Purwakarta" tutup Riana, mengakhiri pembicaraan.

Baca Juga: Rumah Ahmadi

Sebelumnya diberitakan, salah satu anggota Kadin Purwakarta, Iwan Torana, membenarkan bahwa pasca Musyawarah Kabupaten ( Mukab ) Kadin yang gagal di gelar 3 tahun lalu hingga kini belum ada pemilihan.

“Kurang lebih tiga tahun lalu, mau digelar Mukab tapi gagal. Calonnya waktu itu ada dua, Luthfi Bamala dan Irwan,” kata Iwan Torana, kepada pojoksatu.id, Jum’at (03/04).***