POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Bukti nyata selama 5 tahun menjabat sebagai Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika hingga akhir masa jabatannya tidak mampu menertibkan kendaraan dinas para pejabatnya.
Mobil dinas yang digunakan oleh para pejabat, banyak warna plat nomor kendaraannya diganti dari yang seharusnya merah menjadi hitam.
Anne Ratna Mustika hingga akhir menjabat tetap tidak mampu menertibkan warna plat nomor mobil dinas para anak buahnya tersebut, entah dibiarkan atau ank buahnya yang ’Ndableg’.
Pada saat sidang paripurna perubahan tahun anggaran 2023 di DPRD tadi, masih banyak kendaraan para pejabat dilingkungan Pemda Purwakarta berplat nomor warna hitam.
Sedikitnya ada 6 sampai 7 kendaraan pejabat yang mengikuti sidang paripurna perubahan terparkir di area DPRD Purwakarta, yang warna plat nomornya berwarna hitam padahal seharusnya berwarna merah.
Selain di area parkir DPRD Purwakarta, pojoksatu.id juga sempat menyusuri jalan utama kota Purwakarta, hasilnya masih ada sekitar 3 sampat 4 kendaraan pejabat yang seharusnya berplat nomor warna merah tapi menjadi warna hitam.
Berikut ini plat kendaraan berwarna hitam, yang seharusnya nomor-nomor kendaraan tersebut berwarna merah saat pojoksatu.id mengabadikan satu persatu plat kendaraan tetsebut.
Yaitu kendaraan bernomor T 1878 B, T 1453 A, T 1662 C, T 1617 C, T 1671 C. Itu merupakan kendaraan-kendaraan dinas pejabat yang siang tadi terparkir di DPRD, saat para pejabat itu mengikuti sidang paripurna perubahan.
Itu bukti bahwa selama 5 tahun Anne Ratna Mustika menjadi Bupati Purwakarta, tidak mampu menertibkan mobil dinas tersebut yang jelas-jelas dibeli dari uang rakyat.
Menanggapi hal itu, Pj Bupati Purwakarta Benni Irwan, saat istirahat di sela-sela sidang paripurna perubahan tahun anggaran 2023 akan membahas prihal aset tersebut.
“Besok bari kita akan kumpulkan terlebih dahulu semua kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD),” kata Benni, kepada pojoksatu.id, Senin (25/09).
Adapun mengenai masalah aset daerah diantaranya kendaraan dinas yang dipakai oleh non pejabat ASN dan masalah plat nomor kendaraan, akan secepatnya di dibahas.
“Nanti kita panggil orang yang bertugas menginventalisir aset tersebut,” jalas Benni, yang didampingi oleh ketua DPRD Purwakarta.***




