POJOKSATU.ID - Puteri Anak Indonesia Jawa Barat 2026, Azizah Khumaira, mengunjungi Sekolah Luar Biasa (SLB) Patriot Kota Bekasi dalam rangka menjalankan program advokasi bertajuk Beauty in My Way, Jumat (14/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa percaya diri sekaligus mengajak anak-anak berkebutuhan khusus merayakan keunikan dan potensi yang dimiliki.
Kehadiran remaja asal Rawalumbu itu disambut antusias oleh para siswa, guru, serta pengurus yayasan. Dalam kunjungannya, Azizah tidak hanya hadir sebagai pemegang gelar Puteri Anak Indonesia Jawa Barat, tetapi juga membawa pesan tentang pentingnya penerimaan diri dan kesetaraan kesempatan bagi setiap anak.
Di hadapan para siswa, Azizah menyampaikan motivasi agar anak-anak tidak menjadikan keterbatasan sebagai penghalang untuk meraih cita-cita.
"Kita semua adalah karya indah ciptaan Tuhan. Jangan pernah merasa kecil hati. Keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk bermimpi besar dan bersinar dengan cara kita sendiri," ujar Azizah.
Baca Juga: 24 Ide Hadiah Lomba 17 Agustus di Kantor, dari Doorprize hingga Grand Prize
Suasana semakin hangat saat Azizah membagikan bingkisan kepada para siswa. Kegiatan tersebut disambut dengan penuh kegembiraan oleh anak-anak yang tampak antusias berinteraksi dan mengikuti rangkaian acara.
Selain berbagi hadiah, Azizah juga mengajak para siswa mengikuti berbagai aktivitas edukatif dan interaktif. Melalui kegiatan tersebut, ia mendorong anak-anak untuk berani mengekspresikan diri, mengenali potensi yang dimiliki, serta membangun rasa percaya diri dalam lingkungan yang suportif.
Program advokasi Beauty in My Way sendiri mengusung pesan bahwa setiap anak memiliki keunikan dan keindahan dengan caranya masing-masing. Melalui pendekatan yang inklusif, Azizah berharap semakin banyak masyarakat yang memberikan dukungan dan ruang bagi anak-anak berkebutuhan khusus untuk berkembang.
Kunjungan tersebut sekaligus menjadi pengingat pentingnya membangun lingkungan yang ramah dan inklusif bagi penyandang disabilitas. Dengan dukungan keluarga, sekolah, dan masyarakat, anak-anak berkebutuhan khusus diyakini mampu tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, percaya diri, serta berkontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya.***




