POJOKSATU.ID - Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan tokoh-tokoh purna PMI di Kabupaten Cirebon menyatakan dukungan penuh kepada pasangan calon ASIH dalam Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2024. 

Pernyataan dukungan tersebut diungkapkan dalam sebuah pertemuan yang dihadiri oleh sejumlah perwakilan dari lembaga-lembaga yang peduli terhadap kesejahteraan PMI, termasuk organisasi PMI dan purna PMI.

Ketua Bidang Ketenagakerjaan, Petani, dan Nelayan di DPD PKS Kabupaten Cirebon, Nurkholis, menyebutkan bahwa dukungan ini merupakan hasil dari kesepakatan bersama yang dirancang untuk memperkuat komitmen demi kemenangan pasangan ASIH di Kabupaten Cirebon, serta daerah lain seperti Majalengka dan Indramayu, yang memiliki banyak PMI.

Baca Juga: Kesaktian Ivan Sugianto, Usai Pajang Miras Puluhan Juta Kini Beredar Foto Pose Meja Judi di Polrestabes Surabaya

“Daerah-daerah ini, yang dikenal sebagai kantong PMI, bertekad bersama untuk mensukseskan ASIH sebagai gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat,” ujar Nurkholis. 

Ia juga menyoroti pentingnya program-program pro-PMI yang akan dijalankan oleh pasangan ASIH, termasuk melanjutkan program 'Jabar Mengembara' yang pernah dicetuskan Kang Aher. Program ini memberikan pendidikan dan pemahaman komprehensif bagi calon tenaga kerja Indonesia yang hendak bekerja di luar negeri, mulai dari budaya, cara kerja, hingga prosedur pendaftaran.

Nurkholis juga menyoroti perlunya membekali para PMI dengan pemahaman keuangan yang bijak agar mereka dapat memanfaatkan hasil kerja keras mereka secara optimal saat kembali ke Tanah Air. 

“Banyak PMI yang berhasil mendapatkan hasil besar, tetapi bingung mengelola uangnya, sehingga akhirnya dihabiskan untuk hal-hal konsumtif. Kami berharap, program pemerintah mendatang bisa memberikan arahan yang jelas,” tambahnya.

Ketua DPD PKS Kabupaten Cirebon, Junaedi, menambahkan bahwa partainya terus memperkuat jejaring dengan komunitas PMI. 

Baca Juga: Pamerkan Richelle Skornicki sebagai Kekasih, Aliando Syarief Dihujat Gegara Pacari Anak di Bawah Umur

"Sejak dulu, DPP PKS memang sudah memiliki bidang khusus yang menangani PMI. Jejaring ini sudah mapan, termasuk di Cirebon, Majalengka, dan Indramayu, yang memiliki jumlah PMI signifikan,” jelas Junaedi.

Ia juga memuji program unggulan yang diusung oleh Pak Ilham, calon dari pasangan ASIH, yang berfokus pada penciptaan lapangan kerja, termasuk peluang kerja di luar negeri. 

“Pak Ilham sangat mendorong terciptanya lapangan kerja, baik di dalam negeri maupun di luar negeri, seperti Jerman, Jepang, dan Korea, yang memang sedang membutuhkan tenaga kerja produktif dari Indonesia,” tutup Junaedi.

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi awal dari kolaborasi yang kuat demi kesejahteraan PMI dan mendukung program kerja yang akan membawa manfaat bagi masyarakat Jawa Barat.