POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Ada kejadian menarik saat Abang Ijo Hapidin (Bang Ijo) di panggil KPU untuk klarifikasi, karena ada perwira polisi yang memperhatikannya.
Kejadian pemanggilan jelang penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati Purwakarta tersebut, mungkin luput dari perhatian publik.
Tapi banyak saksi yang mengetahui Bang Ijo sampai terisak menahan tangis saat memberikan klarifikasi, atas dugaan fitnah yang mendera dirinya.
Baca Juga: Perkataan KDM Jadi Kenyataan, Sri Puji Utami Jadi Ketua DPRD Purwakarta
Salah satunya perwira kepolisian yang hadir di KPU Purwakarta, perwira tersebut ikut merasa prihatin dan bersimpati saat menyaksikan Bang Ijo terisak menangis.
“Saya ada di lokasi om, iya betul ada kejadian itu. Bahkan hati saya sampai terenyuh, saat mendengar penjelasan Bang Ijo yang sambil menangis,” kata salah seorang perwira polisi, kepada pojoksatu.id Rabu (25/09).
Abang Ijo Hapidin (Bang Ijo) sampai terisak menahan tangis, ketika didera fitnah yang kurang mengenakan menerpa dirinya.
Baca Juga: Amanda Soemedi Dampingi Ketua Umum TP PKK Pusat, Tinjau Gerakan Pasar Murah di Kabupaten Bogor
Kemungkinan besar dugaan fitnah yang menyerang secara pribadi Bang Ijo, merupakan kerjaan para elit yang ketakutan bila pasangan ZeinJo menang di Pilkada Purwakarta.
Sebelumnya diberitakan
Namun, walaupun sampai menyakiti perasaannya Bang Ijo tetap berbesar hati dan memaafkan orang yang telah melakukan penggiringan negatif tentang dirinya.
Menangisnya Bang Ijo, saat dirinya datang ke kantor KPU Purwakarta beberapa waktu lalu saat menerima surat panggilan untuk klarifikasi.
“Saya pribadi dipanggil oleh KPU untuk klarifikasi, saat itu tengah tahapan tanggapan dari masyarakat,” kata Bang Ijo, melalui sambungan seluller, Selasa (24/09).
Setelah melakukan klarifikasi di KPU apa yang dituduhkan kepada dirinya ternyata tidak terbukti, sehingga Bang Ijo melaju yerus hingga ditetapkan sebagai wakil bupati.
“Siapapun yang berusaha untuk menjegal saya dari pencalonan wakil bupati, dengan berbagai cara, telah saya maafkan,” tambah Bang Ijo.***




