POJOKSATU.id - Wali Kota Sukabumi, menegaskan pentingnya kemandirian daerah dalam membangun kotanya melalui peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Hal tersebut disampaikan dalam acara peresmian Jembatan Kopeng, Kamis, 6 November 2025, yang menjadi salah satu proyek prioritas hasil peningkatan PAD.

Dalam sambutannya, H. Ayep Zaki menyebut bahwa pembangunan Jembatan Kopeng sepenuhnya dibiayai dari anggaran daerah.

Baca Juga: Update Info GTK 6 November 2025: Sistem Diperbaiki, Proses Validasi SKTP Masih Berjalan

“Alhamdulillah, tahun ini pendapatan asli daerah kita meningkat. Karena itu, kita bisa mulai membangun daerah ini dengan lebih cepat,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pembangunan di Kota Sukabumi dilakukan melalui tiga sumber utama, yaitu pajak daerah, pajak provinsi, dan pajak nasional atau APBN.

“Negara ini berdiri dan berkembang karena pajak serta pendapatan lainnya,” jelasnya.

Baca Juga: Kemensos Perketat Validasi PKH Tahap 4, Tak Ada Lagi Penerima Ganda di 2025

Wali Kota menegaskan pentingnya transparansi dan tanggung jawab dalam pengelolaan keuangan daerah agar pembangunan benar-benar berpihak kepada masyarakat.

“Pembangunan harus dilakukan dengan hati-hati, tidak boleh dikorupsi. Saya akan mengontrol dan menegakkan hukum dengan tegas,” tegasnya.

Menurutnya, membangun kota harus dimulai dari kemampuan sendiri agar Sukabumi semakin mandiri dan berdaya.

Baca Juga: Kankemenag Jakarta Selatan Gelar Pembinaan ASN P3K Tahap II, Tekankan Etika dan Integritas Digital

“Kalau kita ingin rumah yang bagus, harus dibangun dengan uang kita sendiri. Begitu juga dengan kota ini, jika ingin maju, PAD-nya harus besar,” katanya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh warga untuk taat membayar pajak dan aktif mendukung pembangunan daerah.

“Bayarlah pajak dan PBB-P2, karena uangnya kembali untuk kepentingan kita semua. Mari kita kompak dan solid untuk menjadikan Sukabumi sebagai kota paling top,” ungkapnya.

Acara peresmian Jembatan Kopeng turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Bobby Maulana, jajaran Forkopimda, serta masyarakat sekitar.

Dengan diresmikannya jembatan ini, akses warga di kawasan Kopeng menjadi lebih lancar dan diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di wilayah tersebut.***