POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Entah apa penyebabnya seorang pemuda berusia sekitar 26 tahun nekad bunuh diri dengan cara gantung diri (Gandir) di cabang pohon, pemuda itu ditemukan sudah tidak bernyawa sekitar pukul 20.00 WIB.

Menurut saksi mata bernama Asep (55) yang pertama kali menemukan orang tergantung dengan seutas tali, dirinya terkejut saat melihat ada orang tergantung awalnya mengira 'bebegig'.

Asep kemudian memberitahukan penemuan orang yang tergantung kepada warga sekitar, sehingga heboh satu kampung.

Baca Juga: Sosok Trisna Jatmiko, Istri Kapolres Bireuen Ikut Diperiksa Polda Aceh Gegara Kasus Dugaan Pungli Sang Suami

“Saya hendak ngasih makan domba sekitar pukul 20.00WIB, saya kira ada orang usil mau menakut-nakuti dengan ‘bebegig’ (orang-orangan sawah). Setelah saya sorot pakai senter, ternyata orang,” beber Asep, warga yang menemukan mayat tergantung.

Penemuan mayat tergantung tersebut membuat heboh warga, namun mereka tidak berani menurunkan menunggu pihak kepolisian datang.

Yang membuat heboh, semua warga tidak mengenal mayat yang tergantung tersebut, setelah mayat diturunkan tim inafis barulah warga mengenalinya.

Baca Juga: WADUH! Ini Daftar Pegawai Honorer yang Tidak Biasa Diangkat sebagai PPPK di Tahun 2025 Ini

Mayat yang tergantung didahan pohon tersebut diketahui bernama Taryadi, usia sekitar 26 tahun merupakan warga Desa Gurudug Kecamatan Pondoksalam.

Menggunakan baju kaos berwarna merah, pakai topi hitam menggunakan celana pendek hitam, pakai gelang rantai dan kalung rantai.

Adapun Tempat Kejadian Perkara di wilayah Kampung Legok Bitung, RT 08 RW 02 Desa Wanawali Kecamatan Cibatu.

Baca Juga: Bingung dengan InfoGTK yang Merah? Ini Penjelasan dan Cara Mengatasinya!

Mayat tergantung akhirnya selesai di evakuasi tim inafis sekitar pukul 23.00 WIB, kemudian langsung dibawa kerumah keluarganya.

Pihak keluarga yang mendengar, langsung menangis histeris ketika mengetahui yang Gandir merupakan kerabatnya.***