POJOKSATU.id - Program Studi Pendidikan Bahasa Sunda UPI Bandung menyambangi Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Jawa Barat, Senin 27 Oktober 2025.

Pertemuan ini digelar di ruang meeting Kantor Wilayah Kemenag Jabar Jl. Jend. Sudirman No. 644 Bandung.

Rombongan UPI diterima langsung oleh Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Jabar, Drs. H. Mohammad Ali Abdul Latief, didampingi oleh Ketua Tim Peningkatan Kualitas dan Kompetensi Guru, H. Ade Ruhiyat, S.Sos., M.M

Baca Juga: Hak Jawab Thalita Kusuma Sandra Buntut Tuduhan Ani-Ani Hingga Hidup Hedon Pakai Uang KIPK

Delegasi UPI dipimpin Ketua Prodi Pendidikan Bahasa Sunda, Dr. Haris Santosa Nugraha, S.Pd., M.Pd., bersama para guru besar dan dosen pengembang Bahasa Sunda, Prof. Dr. Yayat Sudaryat, Prof. Dr. Usep Kuswari, serta Dr. Hernawan.

Haris menyebut audiensi ini bertujuan memperkuat pelestarian, pengembangan, dan mutu pendidikan Bahasa Sunda di lingkungan madrasah.

Topik yang dibahas mencakup PPG Bahasa Sunda, ketersediaan guru, dan peluang sertifikasi melalui Balai Diklat Keagamaan (BDK).

Baca Juga: Viral Pria Diduga Pengurus Ponpes Tebar Pembalut ke Santriwati, Sebut Hal Tidak Senonoh

Kaprodi Haris menilai kerja sama UPI dan Kemenag strategis untuk menjaga eksistensi Bahasa Sunda di pendidikan formal.

"Jika Bahasa Sunda hadir di madrasah, itu berarti kita ikut menjaga nilai-nilai budaya dan moral lokal yang sejalan dengan pendidikan agama," ungkapnya.

Haris menambahkan, UPI Bandung berkomitmen mendukung profesionalisme guru Bahasa Sunda melalui pelatihan, sertifikasi, dan pendampingan.

Baca Juga: BTC ETH XRP Terus Memimpin Pasar! DL Defi Mining Berinovasi Dengan Model Penambangan Jalur Ganda, Membuka Era Baru Pendapatan Aset Digital

"Kami berharap pertemuan ini menjadi awal dari kerja sama yang konkret dalam bentuk Perjanjian Kerja Sama, agar guru-guru Bahasa Sunda di madrasah memiliki akses yang sama terhadap peningkatan kompetensi dan pengakuan profesional, ucapnya.

Menanggapi hal itu, Kabag TU Ali menyampaikan bahwa Kemenag membuka ruang sinergi untuk penguatan kompetensi guru Bahasa Sunda.

Ali juga mengungkap bahwa sudah sejumlah CPNS lulusan Bahasa Sunda UPI yang ditempatkan di Madrasah Ibtidaiyah Negeri dan MAN.

Baca Juga: Dandim Karawang Apresiasi Bupati Aep Sumbang Rp2,5 Miliar untuk Aula Kodim

"Sudah ada beberapa CPNS yang ditempatkan di madrasah, baik di MIN maupun MAN. Namun, untuk guru Bahasa Sunda, ke depan kita dorong agar formasi dan PPPK bahasa sunda ini mendapatkan perhatian lebih," jelas Ali.

Ali turut menegaskan pentingnya kolaborasi lintas bidang untuk memperkuat pembelajaran Bahasa Sunda.

"Banyak hal yang harus dikerjasamakan untuk mendorong kebaikan. Kalau dengan saya sifatnya teknis kepegawaian, sedangkan dari sisi kebijakan nanti bisa didorong melalui Bapak Kakanwil," ujarnya.

Baca Juga: Kodim 0604 Karawang Resmikan Gedung Baru Sekaligus Rayakan HUT ke-80 TNI

Ali menambahkan, peningkatan mutu dan sertifikasi bisa digarap melalui Balai Diklat Keagamaan (BDK) sebagai mitra strategis.

Dr. Haris Santosa Nugraha kembali menegaskan harapan audiensi ini menjadi langkah awal kerja sama formal kedua belah pihak.

"Kami berharap kerja sama ini bisa dituangkan dalam bentuk Perjanjian Kerja Sama (PKS), khususnya dalam bidang pendidikan, pelatihan, dan sertifikasi guru Bahasa Sunda di madrasah," ujarnya.

Baca Juga: Wapres Gibran Hadiri Acara Mancing Gratis di Bekasi, Netizen: Asal Gak Ganggu Presiden

Pertemuan ini menjadi wujud komitmen bersama melestarikan bahasa daerah sekaligus memperkuat kualitas pendidikan berbasis kearifan lokal di madrasah.***