POJOKSATU.ID,- Peringati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke 31 tahun 2024, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menurunkan Mobil Unit Penerangan Roadshow Ayo Cegah Stunting 7.0 (Mupen Racing) sekaligus melepas rombongan menuju Desa Sampiran, Kecamatan Talun, dalam rangka penurunan angka Stunting di Kabupaten Cirebon.
Agenda tersebut di hadiri oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat, Fazar Supriadi Sentosa bersama Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi BKKBN, Wahidin serta tampak hadir Pj Bupati Cirebon Wahyu Mijaya berserta jajaran. di GOR Ranggajati Sumber Kabupaten Cirebon .
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat, Fazar Supriadi Sentosa menjelaskan, pemberian bantuan paket dalam rangka penurunan angka stunting di kabupaten Cirebon akan di berikan kepada ibu hamil serta anak-anak Stunting .
"Genre Jabar Beraksi merupakan intervensi stunting di kalangan remaja. Kami ingin pencegahan stunting bukan hanya pada balita, namun sejak remaja. Agar pencegahan stunting bisa diintervensi sejak dini," kata Fazar kepada wartawan.
Baca Juga: Forum RW Panjunan Tuntut Penutupan Stockpile Batu Bara di Pelabuhan Cirebon
Ia menyebut, stunting di Kabupaten Cirebon berada di angka sekitar 22 persen dan berharap pada tahun ini ada penurunan dengan melakukan berbagai upaya.Angka tersebut masih cukup tinggi dari target prevalensi stunting sebesar 14 persen. Oleh sebab itu, pemerintah berupaya melakukan intervensi dari berbagai sektor dan kalangan agar target zero stunting bisa tercapai.
"Mupen Racing 7.0 salah satu cara kami mensosialisasikan bahaya stunting dan cara pencegahannya, sehingga masyarakat memahami," jelasnya.
Fajar berharap, dengan adanya program serta bantuan dari pemerintah ini dapat memacu CSR - CSR lain untuk membantu mengentaskan persoalan Stunting di Kabupaten Cirebon. Mengingat kasus stunting di Kabupaten Cirebon masih di angka 22 persen atau di atas rata-rata prevelensi Jawa Barat.
"Pihak swasta bisa ikut membantu pencegahan stunting melalui corporate social responsibility (CSR). Kami mengajak seluruh pihak bersama-sama terlibat aktif dalam mencegah stunting," tutur Fazar.
Sementara itu, Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, mengapresiasi BKKBN dan DP3KB Provinsi Jawa Barat telah berinisiatif mengadakan peringatan hari keluarga tingkat provinsi di Kabupaten Cirebon.
"Jadi dengan adanya kegiatan ini kami banyak mendapatkan manfaat, diantaranya bantuan-bantuan yang diserahkan," katanya.
Wahyu berharap pelaksanaan peringatan hari keluarga nasional di Kabupaten Cirebon dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Kabupaten Cirebon. Sekitar 4000 pengunjung yang akan datang ke Kabupaten Cirebon dari luar kota dan kabupaten di Jawa Barat.
"Karena dalam peringatan hari keluarga nasional ini insyaallah akan ada yang datang dari luar kota dan kabupaten sekitar 4000 yang masuk ke Kabupaten Cirebon, insyaAllah dapat menggerakkan roda perputaran ekonomi Kabupaten Cirebon,"pungkasnya.
Caption: Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat, Fazar Supriadi Sentosa. Effendi.




