POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Benang kusut penjemputan ketua DPRD, wakil pimpinan dan Sekwan pada tanggal 22 Desember 2025 lalu, apa penyebabnya mulai tersingkap perlahan ketika benang merah mulai tersambung.
Jauh sebelum penjemputan, ada kabar menarik hingga Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri juga sama dijemput pada hari dan tanggal yang sama oleh tim dari Kejaksaan Agung RI ( Kejagung ).
Mr.X kemarin siang menghubungi pojoksatu.id, mulai 'bernyanyi merdu' menjelaskan kronologis yang sebenarnya terkait dengan data kegiatan di DPRD yang diminta oleh pihak APH.
Baca Juga: Kemnaker Tegaskan BSU 2026 Belum Rilis, Informasi Lewat WhatsApp Dipastikan Hoaks
“Waktu itu dari pihak APH ( berinisial NM ), menghubungi saya menyakan kegiatan di DPRD tahun 2023 – 2024,” kata Mr.X, kepada pojoksatu.id, Sabtu (17/01).
Mr.X juga menyampaikan dirinya lupa tanggal berapa dan bulan berapa, NM menghubunginya yang jelas beberapa bulan kebelakang.
“Kemungkinan di akhir Bulan September atau awal Oktoberan ( 2025 ),” tambah Mr.X.
Baca Juga: Pemilihan Ketua RT di Plawad Karawang Timur Meriah, TPS Penuh Palawija dan Snack
Kemudian lanjutnya, dirinya mengubungi beberapa orang untuk mempersiapkan data yang diminta APH bila suatu saat nanti di perlukan.
“Udah seperti itu, kita malah tidak mengetahui lebih lanjut. Apalagi mengenai pertemuan beberapa pejabat tinggi dengan NM disalah satu kantor dinas,” jelas Mr.X.
Mr.X juga menjelaskan ketika MN meminta data tersebut, karena berkaitan dengan adanya Laporan dan Pengaduan dari masyarakat.
Baca Juga: Saksi Lihat Pesawat IAT Tabrak Gunung Bulusaraung Lalu Meledak, Kemungkinan Tak Ada Orang Selamat
“Katanya sih ada Lapdu, sehingga ditindaklanjuti,” tutup Mr.X.
Dari penelusuran pojoksatu.id, akhirnya mulai mengurai benang kusut satu persatu, untuk menyambungkan sedikit demi sedikit benang merah hingga menjadi informasi utuh.
Sebelumnya diberitakan
Dengan berbekal informasi dan tenaga ektra, akhirnya didapat beberapa nama yang patut dicurigai bermain dengan APH.
Yang pada akhirnya meruncing pada salah satu nama yaitu Mr.X, karena kedekatannya dengan orang-orang penting di APH.
Baca Juga: Meski Sempat Dikabarkan Damai, Guru SMK Tanjabtim Tetap Lapor Polisi Usai Dikeroyok Murid
Beberapa anggota DPRD Purwakarta juga banyak yang bertanya – tanya, siapa yang membocorkan dokumen dan kepentingannya apa?
“Iya Om kita juga curiga, bahkan saling curiga. Tidak mungkin orang luar yang membocorkannya, kemungkinan dari dalam. Siapa dan apa kepentingnya, kita juga bertanya-tanya,” kata salah seorang anggota DPRD kepada pojoksatu.id, beberapa waktu lalu yang meminta namanya tidak disebutkan.***




