POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Legislator asal Daerah Pemilihan (Dapil) 2 yang meliputi Kecamatan Babakancikao, Bungursari, dan Campaka melaksanakan kegiatan reses di tiga titik berbeda.
Legislator asal Dapil dua yang juga ketua Partai Keadilan Sejahtera (PKS), memberikan keleluasaan kepada para konstituennya untuk menyampaikan asprirasi mereka.
Sebagai wakil rakyat dari Dapil 2, H. Moch.Arief Kurniawan menyerap semua aspirasi yang disampaikan oleh konstituennya, untuk kemudian dibawa ke gedung parlemen.
Baca Juga: Pensiun Tetap Sejahtera! Ini Golongan PNS Penerima Pensiun Terbesar
Reses kali ini digelar di Desa Ciwareng (Babakancikao), Desa Cibening (Bungursari), dan Desa Campaka (Campaka).
Dalam pelaksanaan reses, anggota dewan menyampaikan arahan yang selaras dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Purwakarta, yaitu peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
Kesiapsiagaan dalam penanggulangan bencana, ketahanan pangan yang dimulai dari ketahanan ekonomi keluarga, serta penguatan kapasitas kelompok masyarakat dan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
Baca Juga: Pertamina Youth Program Ajak Pemuda Kenali Teknologi Canggih Penjaga Kedaulatan Energi Nasional
"Masalah Rutilahu (Rumah Tidak Layak Huni) masih menjadi keluhan utama warga karena masih banyak keluarga miskin yang membutuhkan perhatian,” kata H. Arief Kurniawan.
Begitu juga sektor pendidikan, harus menjadi prioritas karena peningkatan SDM tidak bisa ditawar-tawar," ujar H.Arief, dalam sesi dialog bersama warga.
Anggota dewan juga menekankan pentingnya peran keluarga dalam membentuk pendidikan anak, tidak hanya mengandalkan institusi sekolah.
"Pendidikan harus dimulai dari keluarga. Pengawasan terhadap anak, terutama dalam era digital seperti sekarang, adalah hal yang tidak boleh diabaikan,” jelas H.Arief.
Dalam forum reses tersebut, sejumlah aspirasi masyarakat pun mengemuka. Warga menyampaikan keluhan terkait pelayanan kesehatan.
Khususnya banyaknya kepesertaan BPJS yang tidak aktif, serta kembali mengangkat isu Rutilahu yang belum tersentuh bantuan.
Baca Juga: Desak PPPK Jadi PNS, PTKNI: Guru Masih Terhegemoni Negara, Perlu Regulasi Tegas
Beberapa usulan lain yang disampaikan masyarakat antara lain permintaan pelatihan keterampilan bagi kelompok UMKM.
Kemudian bantuan alat produksi, dan pembinaan kewirausahaan, sebagai upaya meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga di tengah ketidakpastian ekonomi saat ini.
“Kegiatan reses ini diharapkan dapat menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah daerah untuk bersama-sama mewujudkan Purwakarta yang maju dan sejahtera,” tutup H.Arief, mengakhiri pembicaraan kepada pojoksatu.id, Jum’at (18/07).***




