POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Warga masyarakat di Kabupaten Kuningan Jawa Barat sampai ‘hujan air mata’ gegara dua janda ini, mereka tidak tahan sampai bercucuran air mata bahagia.
Dua janda tua ini, merupakan kakak beradik yang hidup satu rumah. Mereka hidup mengandalkan mencari daun cengkeh, kemudian juga merongsok.
Sontak cerita janda tua tersebut membuat ratusan warga terutama emak-emak menangis seperti ‘hujan air mata’, saat mendengar penghasilan mereka.
Baca Juga: Ratusan Warga Antusias Padati Bazar Murah Ramadhan Polresta Cirebon
“Seminggu paling dapat 10 Kg daun cengkeh, harga 1 Kg daun cengkeh dibeli 1.300 rupiah,” kata Janda tua, saat ditanya Kang Dedi Mulyadi (KDM), dalam acara safari cinta jelang munggahan di Kuningan.
“Berarti satu minggu penghasilan ibu Cuma 13.000 rupiah?,” tanya Kang Dedi Mulyadi.
Yang dijawab anggukan kepala oleh janda tua tersebut, Kang Dedi Mulyadi sempat termenung dengan penghasilan janda tua tersebut yang tentunya jauh dari kecukupan.
Baca Juga: dr Tirta Bagikan Tiga Tips Berbuka Puasa Agar Lambung Tak Gampang Sakit
Setiap bulan dapat bantuan 10 Kg beras dari pemerintah, namun jumlah tersebut tidak cukup karena untuk makan berdua dengan adiknya yang juga sudah menjadi Janda.
Janda tua itu tidak memiliki anak, sehingga dirinya hidup berdua dengan adiknya yang juga seorang janda.
“Suami meninggal sudah lama, adik juga suaminya meninggal. Saya tidak punya anak, hanya adik yang memiliki anak itupun anaknya jauh di Jawa,” kata Janda tua tersebut.
Satu persatu, emak-emak yang hadir dilokasi safari cinta tersebut mulai menitikan air mata tidak terbendung seolah ‘hujan air mata’.
Baca Juga: Pebalap Terbaik AHRT Siap Pertahankan Gelar Juara ARRC 2024
“Salah satu energi saya selama 20 Tahun berkeliling diantaranya ini, di setiap panggung suka bertemu dengan orang-orang yang membutuhkan,” kata Kang Dedi Mulyadi.
Kang Dedi Mulyadi juga mengatakan bahwa dirinya lahir seperti dari janda tua tersebut, dengan penuh ke prihatinan dan penuh penderitaan.
“Mudah-mudahan dalam rangka menyambut bulan Ramadhan yang penuh berkah dan kemuliaan. Ini buat emak bekal selama ramadhan, ada 3,5 juta saya tambahin menjadi 10 juta,” kata Kang Dedi, yang langsung dipeluk janda tua sambil menitikan air mata.
Begitupun dengan para warga yang hadir, satu persatu menitikan air mata tidak kuasa menahan air mata sehingga sontak menjadi ‘hujan air mata’.***




