POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Pekerjaan infrastruktur yang diduga pekerjaannya asal jadi, ada dua kemungkinan yaitu mencari keuntungan atau ada konspirasi untuk menjatuhkan nama Bupati.

Hal itu seperti disampaikan Ketua Gerakan Masyarakat Peduli Bangsa (GMPB), Asep Saepudin, saat dimintai tanggapnnya terkait dengan pembangunan yang diduga asal jadi.

Menurut Asep, video dan foto-foto yang diterima kemudian diperhatikan dengan seksama, itu memang dari warga yang kecewa dengan kwalitas pembangunan tersebut.

Baca Juga: Kronologi Kasus Zetro Leonardo Purba, Diplomat KBRI yang Tewas Ditembak di Peru

“Ada foto terbaru kemarin, yang memperlihatkan pondasi saluran ambrol,” kata Asep, mengawali pembicaraan melalui seluller, Rabu (03/09).

Sehingga kemungkinan besar, apa yang disampaikan oleh masyarakat dalam video tersebut benar adanya pembangunannya kurang semen.

“Ini yang perlu ditelusuri lebih dalam, apakah pemborong itu murni mencari keuntungan sebanhak-banyaknya atau ada konspirasi untuk menjatuhkan nama bupati,” tambah Asep.

Baca Juga: Gamifikasi dalam Bimbel, Belajar Serius dengan Cara Menyenangkan, Coba Nikmati Serunya di 5 Rekomendasi Bimbel Ini

Kalau pihak ke tiga tersebut murni mencari keuntungan semata, pengawas konsultan seharusnya bertindak tegas saat pekerjaan belum mencapai sepanjang itu.

“Kalau memang kualitasnya jelek, kan ada pengawas yang seharusnya mengingatkan agar kualitasnya sesuai spesifikasi dalam RAB,” jelas Asep.

Namun, bila ternyata itu merupakan sebuah konspirasi untuk menjatuhkan nama bupati, perlu di usut tuntas hingga dari awal tender.

Baca Juga: SEAMEO Buka Lowongan Kerja untuk Dua Posisi Berikut ini!

“Konspirasinya sederhana, bila hasil pekerjaan tersebut jelek nama bupati kemungkinan akan disangkut pautkan,” beber Asep.

Narasi yang akan dibangun, bila itu konspirasi pada akhirnya akan menyudutkan Bupati, kemudian menggoreng hasil pembangunan yang tidak berkualitas.

“Misalkan nanti baru beberapa bulan pekerjaannya selesai kemudian ada kerusakan, mereka para lawan politik akan membangun narasi ‘ini lihat pembangunan jalan Om Zein sudah rusak’ dan lain sebagainya,” tutup Asep, mengakhiri pembicaraan.

Baca Juga: Profil Lokataru Foundation, Organisasi yang Dipimpin Delpedro Marhaen

Sebelumnya diberitakan

Pojoksatu.id, menerima video dan foto-foto pembangunan yang tengah dilaksanakan oleh salah satu pihak ketiga, yang nilainya mencapai Satu Setengah Milyar lebih.

Dalam video tersebut, warga sampai menyebutkan ‘Bapa Aing’ ( yang dimaksud Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi). Berikut suara dalam video yang diterima pojoksatu.id.

“Iyemah yeh proyek yeh, pondasi ge moal kuat lila yeh eweh semenan kie (Inimah nih proyek nih,pondasi nya juga enggak bakalan kuat lama nih tidak ada semennya gini),”kata warga dalam video yang diterima pojoksatu.id, Senin (01/09).***