POJOKSATU.id — Salat Tarawih merupakan salah satu amalan yang hanya bisa dilakukan di bulan suci Ramadan.
Umat Islam di seluruh dunia menanti kedatangan bulan penuh berkah ini, di mana setiap amal ibadah yang dikerjakan mendapatkan ganjaran berlipat ganda.
Salah satu keutamaan yang bisa diraih di bulan Ramadan adalah keutamaan shalat Tarawih.
Setiap malam di bulan Ramadan memiliki keistimewaannya tersendiri.
Malam Kedelapan Belas
Pada malam ke 18, keutamaan shalat Tarawih adalah memperoleh ridho Allah tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga bagi kedua orang tua.
Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam kitab Durratun Nasihin karya Syekh Utsman bin Hasan bin Ahmad Asy-Syakir al-Khaubawiyyi.
وَفىِ اللَّيْلَةِ الثَّامِنَةَ عَشَرَةَ نَادَى مَلَكٌ يَاعَبْدَ اللهِ اَنَّ اللهَ رَضِىَ عَنْكَ وَعَنْ وَالِدَيْكَ
“Pada malam yang kedelapanbelas malaikat telah berseru (pada orang yang Tarawih), ‘Wahai hamba Allah SWT, sesungguhnya Allah telah meridhoimu dan kedua orang tuamu’,” tulis Syekh Utsman dalam kitabnya.
Dengan keutamaan tersebut, semakin jelas bahwa shalat Tarawih bukan hanya memberikan manfaat bagi diri sendiri, tetapi juga dapat menjadi sarana mendapatkan ridha Allah bagi keluarga, khususnya orang tua.
Oleh karena itu, menjalankan ibadah shalat Tarawih dengan penuh keikhlasan dan kekhusyukan akan mendatangkan keberkahan yang luar biasa.
Momen Ramadan hendaknya dijadikan kesempatan untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah dengan berbagai amalan baik, termasuk salat Tarawih.
Dengan penuh keimanan dan keikhlasan, semoga kita semua mendapatkan ridho dan keberkahan yang berlimpah di bulan suci ini. ***




