POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Dengan adanya Efesiensi sesuai dengan surat Intruksi Preaiden Nomor 1 Tahun 2025, para wakil rakyat di DPRD Purwakarta mau tidak mau harus mengencangkan ikat pinggang.

Karena beberapa kegiatan perjalanan dinas yang sudah dianggarkan, mau tidak mau harus dikurangi hingga 50% untuk kegiatan tersebut.

Namun, para wakil rakyat Purwakarta memahami hal tersebut, karena efisirnsi itu untuk kebutuhan masyarakat yang lebih penting.

Baca Juga: Terungkap! Ada Upaya Lobi Pejabat dalam Kasus Proyek Fiktif Rp5 Miliar di Kementan agar Dimaafkan saja

“Kena efisiensi kurang lebih 14 Milyar, sesuai dengan Inpres nomor 1 Tahun 2025 yaitu 50%,” ujar Ketua DPRD Purwakarta, Sri Puji Utami, diruangannya saat silturrahmi dengan panitia konferensi PWI Purwakarta, Kamis kemarin(17/04).

Walaupun ada efisiensi, Sri memastikan bahwa kinerja sebagai wakil rakyat tidak terganggu, karena sampai saat ini kegiatan terus berlanjut.

“Hari ini saja ada beberapa agenda rapat, karena ada rekan-rekan dari PWI Purwakarta jadi kami terima lebih awal,” tambah Sri.

Baca Juga: Penyidikan Berkembang, Istri Hakim Syarif Baharuddin Diperiksa Soal Suap Putusan Lepas Tersangka Korupsi CPO

Sepadat apapun kegiatan sebagai wakil rakyat, kemudian terkena efisiensi namun para anggota dewan tetap semangat bekerja untuk kemaslahatan seluruh warga masyarakat purwakarta.

“Ini sudah kewajiban kita untuk bekerja sesuai Tugas Pokok dan Fungsi Dewan, walaupun terkena efisiensi kita menyebutnya kinerja tanpa budget tapi tetap jalan,” beber Sri, yang saat ini dirinya juga menjabat sebagai ketua partai Gerindra Purwakarta.

Dengan adanya efisiensi, walaupum berdampak terhadap para wakil rakyat tidak menyurutkan kinerja para legislator dari berbagai partai politik tersebut.

Baca Juga: Istri Spek Bidadari, Dokter Iril Syafril Malah Terangsang Lihat Tubuh Pasien Ibu Hamil, Aneh Emang

“Hasil dari efisiensi di DPRD yang mencapai 14 Milyar bahkan mungkin lebih, untuk kepentingan masyarakat yang prioritas. Seperti memabangun jalan, rumah tidak layak huni, irigasi dan kepentingan masyarakat lainnya,” jelas Sri.

Sehingga dengan adanya efisiensi, pembangunan prioritas untuk kepentingan rakyat bisa terealiasi dengan secepatnya.

“Bila dikumpulkan semua dari hasil efisiensi (seluruh anggaran APBD di semua OPD), bisa lebih dari 100 Milyar uang itu pastinya akan digunakan untuk skala prioritas pembanguan,” beber Sri.

Baca Juga: Ciptakan Platform Bimbel TNI/Polri, Pria Cirebon Ini Bantu 3.200 Siswa Lolos Seleksi

Sehingga, akan ada percepatan pembangunan di segala sektor. Itu semua demi untuk kepentingan warga masyarakat Purwakarta.

“Sesuai Tupoksi kita sebagai wakil rakyat, pastinya akan melakukan pengawasan agar pembangunan sesuai dengan yang di rencanakan dan di prioritaskan,” tutup Sri, mengakhiri pembicaraan.***