POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Selain Kepala Desa (Kades) Bunder berinisial TMT alias Ade Ojoy, kabarnya pihak kepolisian juga telah memanggil pihak HRD PT.Metro.

Pemanggilan Kades dan HRD PT.Metro tersebut berkaitan erat dengan masalah percaloan ataupun pungli, yang terjadi kepada para pencari kerja.

Dugaan percaloan ataupun pungli tersebut terus berkembang, terlebih lagi setelah adanya korban yang melaporkan ke pihak kepolisian Polres Purwakarta.

Baca Juga: Alasan Sakit Diturunkan KAI di Pinggir Jalan, Jadi Alasan Pria Disabilitas Sensorik Bakar Gerbong Kereta Api

Beberapa informasi terus berkembang, seiring dengan berjalannya waktu dugaan percaloan ataupun pungli perekrutan tenaga kerja di PT.Metro.

Apalagi sebelumnya, warga yang mengadu ke Wakil Bupati Abang Ijo Hapidin (bang Ijo), kemudian membuat laporan ke aparat penegak hukum.

Sehingga, kasus percaloan ataupun pungli kepada para pelamar pekerja, saat ini tengah ditangani secara serius oleh pihak kepolisian.

Baca Juga: OJK Cirebon Gencarkan Edukasi Keuangan Syariah di Pesantren dan Kampus Selama Ramadan

“HRD juga sudah dipanggil,” kata salah satu sumber pojoksatu.id, di Polres Purwakarta melalui pesan Whatsapp, Jum’at (14/03).

Hingga berita ini diturunkan, pihak perusahaan PT.Metro belum memberikan keterangan secara resmi, berkaitan dengan HRD yang diperiksa kepolisian.

Pojoksatu.id, hingga saat ini masih berusaha mencari kontak para pihak terkait untuk dimintai klarifikasi dan konfirmasi.

Baca Juga: PKS Purwakarta Adakan Service Motor Gratis Untuk Masyarakat, Terutama Bagi Warga Yang Akan Mudik Lebaran

Sebelumnya diberitakan, Ade Ojoy, datang ke Polres Purwakarta di bonceng menggunakan sepeda motor, kemungkinan atas dugaan percaloan tenaga kerja di PT.Metro Bunder.

Kepala Desa yang terlihat sudah beruban semua rambutnya tersebut, menggunakan pakaian jaket hitam baju putih dan celana kain berwarna hitam sepatu coklat.

Kepala Desa Bunder tersebut, datang memenuhi panggilan Reskrim Polres Purwakarta, atas dugaan percaloan ataupun pungli para pencari kerja yang akan masuk ke PT.Metro.

Baca Juga: Dana Tunjangan Guru ASN Daerah Cair Maret 2025, Langsung ke Rekening Tanpa Perantara

Percaloan ataupun pungli yang terjadi pada para pencari kerja yang ingin masuk ke PT.Metro, kabarnya cukup mencengangkan karena bisa mencapai belasan juta tiap orangnya.

Informasi yang berhasil dihimpun kejadian itu telah terjadi bertahun- tahun, mereka para pencari kerja ada yang dimintai jutaan hingga belasan juta rupiah.

Kini masyarakat ataupun publik, berharap kepada aparat penegak hukum untuk membongkar kasus percaloan ketenaga kerjaan tersebut hingga ke aktor intelektualnya.

Baca Juga: Terkait Korupsi Iklan Bank BJB, Ini Alasan KPK Belum Menetapkan Tersangka Ridwan Kamil

Agar kasus yang saat ini tengah ditangani oleh penegak hukum, menjadi contoh dan sebagau efek jera, sehingga aoan berefek bagi para pelaku-pelaku percaloan ketenaga kerjaan di perusahan-perusahaan lainnya.***