POJOKSATU.id - Jemaat Gereja Katolik St Stefanus di daerah Manukan, Surabaya, dikejutkan oleh kehadiran seorang perempuan bercadar yang diduga membawa senjata tajam pada Rabu (20/11). Peristiwa tersebut terjadi menjelang misa pagi, dan langsung memicu kehebohan di kalangan jemaat.
Kejadian ini diungkapkan melalui unggahan akun Instagram @doominic.id. Dalam unggahannya, akun tersebut menjelaskan kronologi insiden tersebut.
"Izin menjelaskan. Jadi, tadi pagi saat mau misa ada wanita (masih muda umur 20-30 tahun). Pakai hijab dan cadar masuk ke gereja," tulis akun itu.
Perempuan tersebut dilaporkan masuk ke gereja dengan tingkah laku mencurigakan. Petugas gereja berusaha mengarahkan perempuan itu keluar, tetapi ia menolak dan memberontak.
"Akhirnya ada dua ibu-ibu mendampingi wanita ini sepanjang misa sambil megang tangan wanita ini," tambahnya.
Selama misa berlangsung, perempuan tersebut menunjukkan reaksi aneh, seperti menangis, teriak-teriak, izin bertanya ketika romo berbicara, hingga muntah.
Di tengah misa, perempuan itu histeris dan memasukkan tangannya ke dalam pakaian, tetapi tindakannya segera dihentikan oleh jemaat lain.
"Pas momen itu ada pisau jatuh dan segera diambil oleh bapak-bapak lain yang memang menjaga di sekitar wanita ini," jelas akun @doominic.id.
Setelah misa selesai, perempuan tersebut diamankan oleh jemaat dan petugas gereja. Pihak gereja segera menghubungi ketua RT, RW, serta polisi untuk menindaklanjuti kejadian itu.
Baca Juga: Umar Kei biayai SEJUMLAH Marbot Ke Tanah Suci Serta Pengurus Gereja Ke Betlehem
Kejadian tersebut telah dikonfirmasi oleh Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Rina Shanty Nainggolan.
"Benar, sekarang lagi diperiksa di Rumah Sakit Menur, tunggu nggih," ujar Rina. Perempuan tersebut telah dibawa ke RSJ Menur untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Rina juga menegaskan bahwa perempuan itu datang seorang diri ke gereja tanpa ada pihak lain yang terlibat. "Itu saja (tidak ada pelaku lain)," jelasnya.
Aksi perempuan bercadar ini memicu spekulasi di media sosial, mulai dari dugaan keterlibatan dalam aksi terorisme hingga kemungkinan gangguan kejiwaan.
"Pelaku diamankan pihak gereja dan sudah dibawa ke polsek terdekat. Masih ditelusuri motif dan dugaan pelaku mengarah ke aksi teroris atau ODGJ," tutup unggahan akun Instagram tersebut.
Pihak kepolisian masih mendalami motif perempuan tersebut untuk memastikan langkah-langkah pencegahan dan keamanan. ***




