POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Publik kembali terhenyak saat mendengar berita sadis pembunuhan di mutilasi dari Ciamsis, karena daging jeroan manusia yang di mutilasi tersebut ditawarkan kepada para tetangganya.
Diketahui, pelaku merupakan suami korban berinsial Tar (51) dan korban berinisial Y (41). Diduga, pelaku melancarkan aksinya lantaran depresi usahanya bangkrut.
Tar sebelumnya merupakan seorang bandar sapi dan kambing, usahanya bangkrut kemudian juga memiliki hutang yang cukup besar.
Kabar terbaru menyebutkan bahwa pelaku depresi berat akibat usahanya bangkrut, ditambah lagi dengan hutang yang mencapai ratusan juta akibat ulah anaknya yang suka judai online.
Karena saking depresinya, pria yang diketahui sebagai bandar sapi tersebut akhirnya melakukan pembunuhan kemudian memutilasi istrinya sendiri.
Tersiar kabar bahwa pelaku melakukan hal itu, karena kerap kali korban membela anaknya saat pelaku memarahi dan menasehati anaknya yang suka judai online hingga memiliki hutang ratusan juta rupiah.
Baca Juga: Polsek Percut Seituan Amankan Pelaku Pembacokan, Motif Tak Terima Ditegur
Karena hal itulah, pelaku yang sudah gelap mata akibat depresi usaha bangkrut, hutang menumpuk akibat ulah anaknya melampiaskan kepada korban.
Kabarnya korban selalu membela sang anak saat dimarahi pelaku, yang kemudian berakhir dengan korban di bunuh secara sadis.
Hal itu terjadi di Kecamatan Rancah atau tepatnya di wilayah Blok Cimeong, Desa Cisontrol, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis. Sehingga membuat warga sekitar dihebohkan dengan kejadian tersebut.
Baca Juga: Segera Dibuka! Segini Jumlah Formasi Talenta Digital dan Fresh Graduate di CASN 2024
Dalam keterangannya kepada wartawan, Kapolres Ciamis, AKBP Akmal membenarkan, ada dugaan pembunuhan yang terjadi sekitar pukul 07.30 WIB.
“Mendapat laporan peristiwa tersebut, petugas kami dari Polsek Rancah dan Sat Reskrim Polres Ciamis langsung meluncur ke TKP. Barusan selesai melaksanakan olah TKP,” terang Kapolres Ciamis, kepada wartawan Jum’at (03/05).***




