POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Menurut prediksi Embah Jaya, Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) akan diikuti oleh tiga (3) pasang calon. Dua pasang calon bupati pria dan satu pasang calon bupati seorang wanita.

Jadi, akan ada tiga pasang calon bupati. Sementara untuk calon wakilnya, Embah jaya masih sulit memprediksi karena saat ini masih ada calon yang tersembunyi.

Sedangkan untuk calon bupati wanita, Embah Jaya memprediksi bukan yang selama ini digaungkan atau rame disebut-sebut, karena wanita ini masih disembunyikan.

Baca Juga: Antisipasi Bencana Saat Lebaran, Basarnas Siaga SAR Khusus di Wilayah Gadog, Bogor

“Bukan meramal ya, karena kalau ramalan tidak diperkenankan oleh agama. Ini hanya prediksi saja, bisa benar dan bisa juga salah,” kata Embah Jaya kepada pojoksatu.id, Sabtu (06/04/).

Jadi, untuk calon bupati itu ada dua pria dan satu wanita. Walaupun sulit memprediksinya, Embah Jaya memperkirakan bahwa untuk para calon wakil Bupati semuanya pria.

“Untuk pemenang Pemilu yang lalu, kemungkinan skan mengusung calon Bupati dan wakil Bupati pria. Begitu juga dengan pemenang pemilu kedua prediksi calonnya pria,” jelas Embah Jaya.

Baca Juga: Doa Hari ke 27 Bulan Ramadhan, Panggil Allah Ilahi al-‘Afuww, Lailatul Qadar Wujud Mimpi Terbaik, Mencegah Mimpi Terburuk

Sedangkan untuk partai koalisi kemungkinan besar akan mengusing calon bupati wanita kemudian pasangannya (calon wakil bupati) seorang pria.

“Untuk lebih pastinya ya kita lihat saja nanti akhor bulan Agustus, saat para calon bupati tersebut memdaftar ke kantor KPU,” tambah Embah Jaya.

Namun, beberapa nama sempat disebutkan oleh Embah Jaya kepada pojoksatu.id. Sayangnya tidak diperkenankan mengekpos (off the record) terlebih dahulu nama-nama yang disampaikannya.

Baca Juga: Rekor Baru, 'Like Crazy' Milik Jimin BTS Jadi Lagu Solo Korea Tercepat Raih 1 Miliar Streaming Spotify

“Cukup untuk kalangan terbatas saja, nama-nama tersebut saya sampaikan. Karena bila disampaikan saat ini, takutnya merusak keseimbangan informasi dikemudian hari,” beber Embah Jaya, sambil sesekali tangannya menghihung dengan buku-buku jemari tangan kanannya.***