POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Calon ketua PWI Purwakarta dipastikan hanya dua yang lolos seleksi administrasi, kedua calon harus mempersiapkan diri dalam pertarungan perebutan jabatan puncuk pimpinan wartawan.
Hal itu diketahui, setelah Plt PWI Purwakarta, H. Nano Suwarno yang mewakili panitia, menyerahkan kelengkapan administrasi para calon ke PWI Jabar.
Adapun kedua nama yang lolos seleksi Administrasi sebagai calon ketua, yaitu Adi Kurniawan Tarigan dan Diki Julkifli.
Baca Juga: Gubernur Dedi Mulyadi Instruksikan Pemprov Jabar Bekerja Taktis, Tak Hanya Fokus Administrasi
“Kedua nama tersebut sudah bisa dipastikan resmi sebagai calon ketua PWI, pada konfrensi yang akan digelar akhir April ini,” kata Nano, kepada pojoksatu.id, Selasa (08/04).
Masih menurut Nano, sesuai hasil pertemuan antara dirinya dengan panitia penyelenggara, pelaksanaan akan digelar pada 29 April 2025.
“Saat kita sowan ke Bupati (bareng panitia), Bupati memberikan masukan dan saran agar pelaksanaan konfrensi tidak di hotel,” tambah Nano, memberikan keterangan hasil pertemuan dengan Bupati.
Baca Juga: Prediksi Skor Bayern Munchen vs Inter Milan di Liga Champions: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
Sehingga, sebagai Plt ketua PWI Purwakarta bersama dengan panitia menyetujui saran dari Bupati tersebut.
“Pelaksanaanya bukan di hotel, untuk tempat bisa ditanyakan langsung ke ketua panitia,” tutup H.Nano.
Terpisah, Ketua Panitia Pemilihan ketua PWI Purwakarta, Jainul Abidin membenarkan bahwa pelaksaan konfrensi tidak jadi di hotel.
Baca Juga: Pertemukan Kiwil dengan Ketiga Anaknya, Meggy Wulandari dan Suami Panen Pujian dari Netizen
“Atas saran dan masukan dari Bupati, untuk pelaksanaan konfrensi pada tanggal 29 April nanti kita pindahkan tempatnya,” kata Jainul, kepada pojoksatu.id, Selasa (08/04).
Setelah mencari tempat yang cocok dan memadai, akhirnya tempat tersebut layak dam cocok untuk digelarnya acara konferensi PWI Purwakarta.
“Ada dua tempat yang kita survai, yaitu gedung SKB dan Gedung PGRI,” tambah Jainul.
Setelah, melakukan survei yang memadai untuk pelaksanaan konferensi yaitu gedung PGRI Tritangtu Buana, yang ada di wilayah Puskopad Sadang.
“Kita butuh ruangan yang berkapasitas 100 orang dan 50 orang. Yaitu ruangan gedung untuk kegiatan seremonial dan ruangan gedung untuk sidang,” beber Jainul.***




