POJOKSATU.id, RIAU -- Riau Bhayangkara Run 2026 resmi digelar di Kota Pekanbaru, Minggu (19/7) dengan diikuti sebanyak belasan ribu pelari dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara.

Ajang lari terbesar ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus mengusung pesan kuat tentang pelestarian lingkungan melalui tema “Run with Purpose, Move Forward with Riau” yang diangkat dalam gerakan Riau Lawan Karhutla.

"Kegiatan ini merupakan rangkaian Hari Bhayangkara ke-80. Melalui tema Riau Lawan Karhutla, mari kita bersama-sama menjaga gajah, menjaga harimau, dan menjaga lingkungan agar tetap lestari," kata Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan, Minggu, 19 Juli 2026.

Baca Juga: Motif Oknum Polisi Rampok Toko Emas di Tapaktuan Pakai Laras Panjang Disebut Gara-gara Ekonomi

Herry mengatakan, Riau Bhayangkara Run 2026 merupakan salah satu rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 yang tidak hanya mengajak masyarakat hidup sehat, tetapi juga menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian alam.

Dia juga mengajak seluruh peserta menjadikan momentum tersebut sebagai awal membangun semangat positif dan mempererat kebersamaan.

“Hari ini kita berkumpul untuk menjadi lebih baik. Mari kita lupakan semua pikiran buruk dan bergerak bersama membangun energi positif. Terima kasih kepada seluruh runners yang telah hadir dan menjadi bagian dari gerakan ini,” ujarnya.

Jenderal polisi bintang dua itu, juga menyinggung suasana sejuk yang menyelimuti Kota Pekanbaru usai hujan pada malam sebelumnya sebagai pengingat bahwa alam akan memberikan manfaat apabila dijaga bersama.

Baca Juga: Pelaku Perampokan Toko Emas Tapaktuan Ternyata Polisi, Polda Aceh Dalami Keterlibatan Pihak Lain

“Jika kita menjaga alam, maka alam akan menjaga kita. Seperti hujan yang turun tadi malam sehingga udara pagi ini menjadi sejuk. Itu adalah pengingat bahwa manusia dan alam harus hidup berdampingan,” ungkapnya.

Sementara itu, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto mengapresiasi penyelenggaraan Riau Bhayangkara Run 2026 yang dinilainya mampu memadukan olahraga dengan kampanye penyelamatan lingkungan.

Menurutnya, tema Riau Lawan Karhutla menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mencegah kebakaran hutan dan lahan yang setiap tahun menjadi perhatian di Provinsi Riau.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Riau beserta seluruh jajaran yang telah menyelenggarakan Riau Bhayangkara Run 2026. Melalui kegiatan ini kita menyampaikan pesan bahwa kita bersama-sama melawan kebakaran hutan dan lahan demi menjaga Riau tetap hijau,” ujar SF Hariyanto.

Berdasarkan data panitia, sebanyak 2.511 pelari mengikuti kategori 21K, 5.000 pelari pada kategori 10K, dan 7.569 pelari pada kategori 5K, sehingga total peserta mencapai 15.080 orang.

Riau Bhayangkara Run 2026 juga diikuti pelari internasional dari Prancis, Kenya, Malaysia, dan Singapura, memperkuat posisi event ini sebagai salah satu ajang olahraga lari berskala internasional.***