POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Sosok Prabowo Subianto merupakan patriot sejati yang dimiliki oleh negeri ini, di dalam hatinya sudah mendarah daging merah putih yang harus dijaga martabatnya dan dijaga keutuhannya.
Beberapa waktu lalu, saat debat Calon Presiden Prabowo dihantam masalah pertanyaan tentang pertahanan negara, Prabowo tetap teguh merahsiakan tentang pertahanan negara walaupun dirinya sampai menitikan air mata.
Mungkin kelihatannya sepele saat pertanyaan itu dilontarkan, namun Prabowo tetap pada pendiriannya tidak membocorkan masalah pertahanan negara tersebut sampai dirinya menitikan air mata karena tidak ingin masalah pertahanan negara bocor ke negara lain.
Baca Juga: Daftar Caleg DPRD Kabupaten Cirebon 2024 dari PSI
Itu setitik bukti bahwa di hati Prabowo benar-benar mencintai negeri ini, tanda bahwa merah putih sudah mendarah daging di dalam tubuhnya walaupun dirinya sampai berurai air mata demi menjaga rahasia negara tersebut.
Debat Calon Presiden itu sudah di sadari oleh Prabowo, bahwa yang menonton bukan hanya jutaan rakyat Indonesia namun juga menjadi tontonan negara-negara lain karena disiarkan secara langsung.
Apa jadinya bila masalah pertahanan negara ini diketahui oleh negara lain, tentu mereka (negara lain) akan dengan mudah menilai kekuatan bangsa dan negara ini.
Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, dedi mulyadi mengatakan bahwa sosok Prabowo merupakan orang teguh pendirian karena merah putih sudah mendarah daging dalam dirinya.
Bahkan dedi mulyadi dari dulu sudah tidak meragukan lagi kecintaan Prabowo terhadap negeri ini, karena didalam tubuhnya sudah mengalir darah NKRI harga mati.
"Jiwa raga Prabowo itu sudah dibaktikan demi negeri ini," kata dedi mulyadi, kepada pojoksatu.id beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Yakob Sayuri, Mesin Gol Potensial untuk Timnas Indonesia dalam Pembukaan Piala Asia 2023
Kemudian, untuk menegaskan hal itu dedi mulyadi juga memberi pandangannya terhadap Prabowo Subianto secara pribadi di akun media sosial instagramnya pagi tadi.
“Dia (Prabowo Subianto) bukanlah sosok akademisi yang memiliki kemapuan berdebat tingkat tinggi, dia bukan orang yang secara sastra bisa menyusun kata-kata yang indah,” kata dedi mulyadi, didalam media sosial istagramnya.
Dedi kemudian melanjutkan, Prabowo terlahir dan besar menjadi seorang serdadu. Atau seorang tentara.
“Dalam fikirannya ‘aku merah putih’. Aku ingin menjaga merah putih sampai kapanpun, bahkan sampai akhir hayat sampai masuk liang lahat jiwaku tetap merah putih. Itulah sosok Prabowo Subianto,” jelas dedi mulyadi.***




