POJOKSATU.id - Diah Sadiah selaku Staf Ahli Wali Kota Depok Bidang SDM dan Kemasyarakatan menyoroti urgensi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Posyandu sebagai langkah strategis memperkokoh layanan dasar dan kolaborasi lintas sektor.

Diah memastikan proses perencanaan berjalan lebih matang, utamanya dalam pemetaan kebutuhan dan pemenuhan enam Standar Pelayanan Minimal Posyandu secara presisi.

"Musrenbang ini mencakup pembahasan penting, mulai dari pelaksanaan Posyandu enam SPM hingga strategi peningkatan kualitas layanan Posyandu," ungkapnya membuka acara Musrenbang Posyandu, Rabu 3 Desember 2025.

Baca Juga: Bahlil Bilang Stok BBM Aman, Warga Semprot Sebut Aman Dimana? Disini Kosong, Pak! Netizen Langsung Puas Dengernya

Ia mengungkapkan fakta membanggakan bahwa forum strategis bagi Posyandu ini merupakan terobosan baru yang pertama kali dilakukan di Kota Depok, bahkan di seluruh Indonesia.

Inisiatif ini dinilai sebagai langkah inovatif dan sangat efisien untuk merancang arah kebijakan serta menentukan prioritas kebutuhan Posyandu secara akurat.

Posyandu diposisikan sebagai garda terdepan kesehatan warga yang melayani pemantauan tumbuh kembang, edukasi keluarga, hingga pendampingan krusial bagi ibu hamil dan lansia.

Baca Juga: 49 ASN Kena Sanksi Berat! Gaji Diputus, Status Menunggu Pemecatan Oleh Bupati Biak

Lebih dari sekedar rutinitas pelayanan, keberadaan Posyandu kini menuntut basis data yang valid serta alur perencanaan yang solid agar dampaknya nyata.

"Data yang benar, kader yang berdaya, dan sasaran yang tepat menjadi kunci keberhasilan Posyandu. Karena itu, penting adanya persepsi dan kolaborasi antara pemerintah, kader, dan para mitra," jelasnya.

Dalam kesempatan itu, apresiasi tinggi juga diberikan kepada para kader yang tak kenal lelah memantau balita hingga mendampingi lansia sebagai bentuk dedikasi sosial di tengah masyarakat.

Baca Juga: Demo 3 Desember, Puluhan Ribu Buruh Kumpul di Jakarta, Tuntut Upah Naik, Inflasi Aja Jalan, Masa Upah Diam?

"Semoga melalui Musrenbang Posyandu ini lahir keputusan yang mampu menetapkan kebutuhan prioritas, program yang tepat, serta langkah konkret dan realistis untuk meningkatkan kualitas Posyandu di Kota Depok," tutupnya.***