POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein (Om Zein) memgatakan, dirinya sudah insyaf jauh-jauh hari sebelum pencalonan Bupati.
Apalagi setelah menjadi Bupati, untuk kesungguhannya tersebut Om Zein sebagai Bupati Purwakarta, mempersembahkan 1000 (Seribu) asuh sekaligus kado istimewa buat Gubernur Jabar KDM yang hari ini berulang tahun.
Seribu orang tua asuh merupakan salah satu program pemerintah daerah, untuk meringankan beban hidup para ibu yang sudah tua.
“Saya sudah insyaf, setelah jadi bupati saya bertekad tidak lagi memiliki anak asuh yang berusia 18,20 atau 22 Tahun. Tapi harus memiliki ibu asuh, untuk meringankan beban para ibu yang sudah tua,” kata Om Zein, saat sambutan acara Program Purwakarta Nyaah ka Indung, Jum’at (11/04).
Kado istimewa itu disampaikan Om Zein, sapaan populer Bupati Purwakarta, saat melaunching program Gerakan Purwakarta Nyaah Ka Indung dipusatkan di Desa Cikumpay, Kecamatan Campaka, Jum’at (11/04).
Program ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian para penyelenggara pemerintahan di Purwakarta terhadap kaum ibu, terutama mereka yang berada dalam kondisi sulit.
Baca Juga: Perjalanan Karir Megawati Hangestri Pertiwi: Megatron Voli dari Indonesia
"1000 ibu asuh di Purwakarta turut kami persembahkan sebagai kado ulang tahun Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi," tambah Om Zein.
Indung Asuh Bagja, Purwakarta Istimewa, demikian petikan tema yang diusung dalam launcing Gerakan Purwakarta Nyaah Ka Indung.
"Filosofinya seorang ibu itu benar-benar ikhlas untuk anak anaknya, dia tidak minta apapun dari kita. Ibu hanya minta perhatian," katanya.
Baca Juga: Sopir Taksi Online Ditemukan Tewas Dalam Goni di Langkat, Jasad Korban Sempat Tak Dihiraukan Warga
Gerakan Nyaah Ka Indung merupakan wujud kepedulian pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta beserta forkopimda terhadap sosok ibu.
Selain itu, inisiatif ini juga sejalan dengan visi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
"Melalui gerakan ini, setiap pejabat dari eselon 2, 3, dan 4 diwajibkan untuk memiliki seorang Ibu Asuh, termasuk para camat," papar Om Zein.
Baca Juga: Jangan Tunda! Update Dapodik dan Info GTK, Tunjangan Guru Aman di Rekening dari Prof Nunuk!
"Sementara untuk pejabat eselon 4, diperbolehkan berbagi satu Ibu Asuh dengan hingga lima orang lainnya," tambahnya.
Gerakan ini tidak hanya diperuntukkan bagi pejabat di lingkungan pemerintahan.
Om Zein juga mengajak seluruh pimpinan perusahaan di Kabupaten Purwakarta untuk turut serta dalam program ini dengan memiliki seorang Ibu Asuh yang diberikan perhatian khusus.
"Ibu Asuh yang diprioritaskan dalam program ini adalah mereka yang berusia 45 tahun ke atas, hidup dalam kondisi sulit, serta belum menerima bantuan dari pemerintah. Baik mereka yang berstatus janda maupun yang masih memiliki suami," jelasnya.
Adapun bentuk bantuan yang diberikan kepada para Ibu Asuh dapat berupa dukungan finansial, bahan makanan, maupun perhatian dalam bentuk kunjungan atau komunikasi yang intens.
"Perhatian kecil seperti memberikan sedikit uang, membagikan makanan, atau sekadar bertanya kabar dapat memberikan kebahagiaan bagi mereka. Kunjungan dan kepedulian ini sangat berarti bagi para ibu," pungkasnya.***




