POJOKSATU.id, PURWAKARTA - Para pelamar CPNS yang lolos saat bersaing dengan ribuan pelamar lainnya, kini bisa merasa lega karena telah dilantik menjadi PNS.

Persaingan untuk menjadi abdi negara ini, bukan main-main karena ketatnya persaingan saat awal masuk melamar menjadi PNS.

Puluhan peserta yang lolos, harus bersaing dengan ribuan pelamar CPNS lainnya. Untuk menjadi abdi negara.

Baca Juga: Siswa Kelas 2 SD Tewas Dibully di Inhu Riau, DPR: Jika Benar Terkait Suku Agama Ini Pelanggaran Serius

Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein secara resmi melantik sekaligus menyerahkan Surat Keputusan (SK) 98 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemkab Purwakarta, di Taman Maya Datar, Senin kemarin (02/06).

Penyerahan SK kepada 98 CPNS ini juga menandai langkah awal bagi para abdi negara baru untuk mengabdikan diri kepada masyarakat Kabupaten Purwakarta.

Kepada para CPNS, Bupati Purwakarta yang akrab disapa Om Zein itu menyampaikan pentingnya rasa syukur atas terpilihnya mereka sebagai CPNS.

Baca Juga: Penyaluran PIP dimulai Sejak Bulan Lalu Tapi Belum Dapat Ternyata Mungkin Kamu Bukan Kriteria Prioritas ini

Ia juga mengingatkan bahwa posisi tersebut adalah impian bagi ribuan pelamar lain yang belum mendapatkan kesempatan menduduki posisi itu.

"Kesuksesan menjadi CPNS bukanlah jaminan untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) definitif. Bahwa status CPNS masih dapat dicabut jika terjadi pelanggaran disiplin. Oleh karena itu, para CPNS diimbau untuk mematuhi aturan dan etika yang berlaku selama masa percobaan," kata Om Zein.

Dia menggambarkan realita tugas dan tanggung jawab seorang PNS atau Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia melukiskan peran PNS sebagai "pelayan masyarakat" yang seringkali dihadapkan pada situasi sulit.

Baca Juga: Polisi Tunggu Hasil Autopsi Penyebab Tewasnya Siswa Kelas 6 SD di Makassar, Diduga Dikeroyok Teman

Baik melakukan pekerjaan dengan baik maupun tidak, PNS seringkali menerima kritik bahkan cercaan ketika dinilai kerjaannya buruk dimata masyarakat.

"Diberbagai situasi, mulai dari permasalahan stunting hingga pungutan liar di sekolah, di mana PNS seringkali menjadi pihak yang disalahkan, terlepas dari peran dan kontribusinya. Hal ini juga harus dipersiapkan," katanya.

Oleh karena itu, dia mengajak para CPNS untuk bekerja dengan hati dan tulus ikhlas dalam membangun negeri.

Baca Juga: Harapan Ribuan Calon PNS Kelahiran 1990 dan 1991 Pupus, Menpan RB Belum Buka Seleksi CPNS 2025

Hanya dengan pengabdian yang tulus, ASN dapat menjadi istimewa dan berkontribusi terhadap kemajuan Purwakarta dan Indonesia.

"Para CPNS ini diharapkan mampu membawa Purwakarta menuju masa depan yang lebih istimewa. Pelantikan ini bukan hanya sekadar seremonial, melainkan awal dari tanggung jawab besar dalam membangun daerah dan melayani masyarakat," pungkasnya. ***