POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Menurut salah satu politisi Purwakarta, Pilkada Purwakarta sudah kurang menarik bila kondisinya terus seperti saat ini.

Politisi yang juga mantan Ketua DPRD Purwakarta, Sarif Hidayat, menambahkan kalau diibaratkan kita tinggal tidur pas bangun Om Zein sudah dilantik.

Kalau melihat kekinian, skema dari para penantang Om Zein – Bang Ijo tidak ada yang jelas, semua berkutat pada konsep padahal salah satu penentunya itu skema.

Baca Juga: Ada Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata Tanggal 14 Oktober di Mako Brimob, Warga Dihimbau Mencari Jalur Alternatif

“Saya lihat mereka hanya fokus di konsep lalu diterapkan dilapangan. Skemanya tidak jelas, membuat para team kalang kabut,” kata Sarif, kepada pojoksatu.id, Minggu (12/10).

Jadi, untuk kontestasi Pilkada kali ini kurang menarik, karena itu tadi skemanya tidak jelas dan terkesan asal-asalan.

“Kalau diibaratkan perang Konsep itukan strategi, kemudian pasukan (team sukses) turun ke lapangan. Mereka lupa tidak pakai skema (pemetaan), ya tetap babak belur,” tambah Sarif, yang juga pernah menjabat sebagai ketua DPD Golkar Purwakarta.

Baca Juga: Bukan Jebakan IKLAN Atau Clickbait, Ketik File PDF di Google, Lalu Tulis TKP SKD CPNS 2024 DOWNLOAD, Enter, Bonus Materi TKP, Insya Allah DIMUDAHKAN

Sehingga, lanjut Sarif, kemenangan di Pilkada Purwakarta sudah bisa dipastikan siapa yang akan menang.

“Kalau saya lihat, untuk pasangan Om Zein – Bang Ijo, mereka skemanya jelas, konsepnya jelas tinggal pasukannya yang turun ke lapangan meyakinkan pemilih. Ya sudah selesai,” beber Sarif.

Selain itu, faktor yang juga sebagai penentu yaitu dukungan Kang Dedi Mulyadi. Karena mau suka tidak suka, pengaruh KDM sangat besar untuk meraih kemenangan.

Baca Juga: GAK PAKE RIBET, Ada 7 File PDF Terbaru Download PALING PRAKTIS Contoh Soal SKD CPNS 2024, Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)

Walaupun masih ada waktu hingga menjelang hari H pemilihan, bila kondisinya masih tetap seperti ini, masih berat untuk hanya sekedar bersaing dengan Om Zein apalagi menang.

Masih menurut Sarif, penilaiannya tersebut bukan subyektif tapi obyektif dari beberapa faktor pendukung, selain melihat kondisi dilapangan juga data hasil survei LSI Denny JA merupakan fakta yang tidak terbantahkan.

“Melihat secara langsung dilapangan dan juga hasil survei LSI beberapa waktu lalu. Tapi, politik kan dinamis dan bisa berubah dengan cepat,” jelas Syarif.

Baca Juga: Dirut BRI Sunarso: Ketahanan Pangan dan Inklusivitas, Kunci Indonesia Lepas dari Middle Income Trap

Syarif berharap agar para team pemenangan penantang Zein-Jo, bisa bergerak cepat untuk menyusul ketertinggalan elektabilitasnya para calon masing-masing.

“Kalau itu terjadi, Pilkada Purwakarta akan menarik. Karena bakal ada manuver-manuver, intrik-intrik politik dari para team pemenangan di luar Zein – Jo,” jelasnya lagi.

Namun, bila ada ‘Badai’ politik ataupun ‘Tsunami’ politik skema politik yang sudah di bangun oleh Om Zein – Bang Ijo pasti akan berubah.

Baca Juga: Kasus Pembunuhan Istri Dokter di Aceh, Polisi Dalami Motif yang Diduga Dilakukan Oleh Mantan Istri Sang Suami

“Kalau tidak ada Tsunami politik pemenangnya sudah bisa dipastikan. Umpamnya ‘Om Jo’ (Pojoksatu.id) mau perang, tidak serta merta langsung turun ke medan perang kan, pasti melakukan dulu pemetaan, mengatur strategi disesuaikan dengan kekuatan, baru terjun ke medan perang. Dalam politikpun tidak jauh berbeda,” tutup Sarif Hidayat panjang lebar mengakhiri pembicaraan.***