POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Belasan orang yang diduga pelaku judong sabung ayam, beserta belasan barang bukti berupa kendaraan roda dua dan ayam jago diamankan.
Penggerebegan judong sabung ayam kemungkinan dilakukan Jum'at sore kemarin, adapun Tempat Kejadian Perkaranya (TKP) di Desa Pangkalan Kecamatan Bojong.
Informasi tersebut diperoleh dari beberapa warga yang sempat melihat ada beberapa kepala desa dari Kecamatan Bojong, yang dipanggil oleh pihak kepolisian Polsek Bojong.
“Kemungkinan para kepala desa itu dipanggil berkaitan dengan warga masyarakatnya yang tertangkap saat penggerebegan judong sabung ayam,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya kepada pojoksatu.id, Sabtu (20/07).
Selain beberapa kepala desa, tampak juga ada Camat Kecamatan Bojong yang baru saja menjabat hadir di Polsek Bojong.
Camat Kecamatan Bojong, Kosim, membenarkan bahwa ada belasan warga bojong yang tertangkap saat penggerebegan judong sabung ayam.
“Iya saya ke Polsek Bojong, untuk mengetahui warga desa mana saja yang tertangkap,” kata Kosim, melalui sambungan seluller Sabtu (20/07).
Dari keterangan pihak kepolisian ada belasan warga yang berhasil ditangkap saat penggerebegan tersebut, berikut dengan barang bukti.
“Ada 13 orang yang diamankan pihak kepolisian dari Polres Purwakarta,” tambah Kosim.
Baca Juga: P2G Sodorkan Fakta-fakta Pembohongan Publik Dinas Pendidikan DKI Jakarta Soal Data Guru Honorer
Ke 13 orang tersebut merupakan warga dari beberapa desa yang ada di kecamatan bojong, bahkan ada juga yang dari luar kecamatan bojong.
“Selain mengamankan para pelaku, menurut pihak kepolisian juga mengamankan barang bukti berupa belasan motor dan belasan ayam jago,” jelas Camat Bojong, yang baru beberapa hari menjabat tersebut.
Untuk para pelaku judong sabung ayam dan barang bukti, semuanya diamankan ke Polres Purwakarta.
Baca Juga: KPK Layani Semua Langkah Hukum Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Terkait AKBP Rossa Purbo Bekti
Kemungkinan para pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya yang diduga melanggar hukum tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian dari Polres Purwakarta belum memberikan keterangan resmi.
Kasat Reskrim AKP. M Arwin Bachar saat di konfirmasi melalui pesan whatsapp belum menjawab pesan yang dikirim pojoksatu.id.***




