POJOKSATU.ID – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bekasi bersama Perumda Air Minum Tirta Patriot memperkuat kolaborasi dalam pengelolaan zakat dengan mengaktifkan kembali Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan perusahaan. Langkah ini dilakukan untuk mengoptimalkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari jajaran direksi hingga sekitar 700 karyawan.
Kesepakatan tersebut tercapai dalam pertemuan antara pimpinan Baznas Kota Bekasi dan manajemen PDAM Tirta Patriot di Kantor Baznas Kota Bekasi, Bekasi Selatan, Selasa (21/7/2026).
Direktur Utama PDAM Tirta Patriot, Ali Imam Faryadi, mengatakan sinergi antara BUMD dan Baznas merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam memperkuat kepedulian sosial serta meningkatkan manfaat bagi masyarakat.
"Kami menyambut baik kolaborasi ini. Kerja sama seperti ini sangat penting untuk kemaslahatan umat dan semoga menjadi keberkahan bagi PDAM Tirta Patriot maupun masyarakat Kota Bekasi," ujarnya.
Baca Juga: Taspen Life Bukukan Laba Bersih Rp40,57 Miliar pada 2025, RBC Tercatat 381,53 Persen
Sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan berbagi, PDAM Tirta Patriot juga memfasilitasi program Rabu Bersedekah dengan menyediakan kotak infak di sejumlah titik di lingkungan perusahaan.
Untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas, setiap kotak infak akan menggunakan sistem dua kunci. Satu kunci dipegang Baznas Kota Bekasi dan satu lainnya oleh pihak PDAM Tirta Patriot sehingga proses penghimpunan dana dapat diawasi bersama.
Wakil Ketua I Baznas Kota Bekasi Bidang Pengumpulan dan Sosialisasi, Nurkholiq, mengapresiasi kepercayaan yang diberikan PDAM Tirta Patriot kepada Baznas dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah dari direksi maupun seluruh karyawan.
Menurutnya, dana yang terkumpul akan disalurkan kepada masyarakat melalui berbagai program, mulai dari pendidikan, kesehatan, bantuan kemanusiaan, pemberdayaan ekonomi, hingga kegiatan sosial lainnya.
Dengan jumlah pegawai mencapai sekitar 700 orang, PDAM Tirta Patriot dinilai memiliki potensi besar untuk meningkatkan penghimpunan ZIS di Kota Bekasi. Baznas berharap pengaktifan kembali UPZ ini mampu memperluas manfaat bagi para mustahik sekaligus mendukung program pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Ke depan, Baznas Kota Bekasi berencana memperluas kerja sama serupa dengan BUMD lainnya agar potensi zakat di Kota Bekasi dapat dikelola secara lebih optimal, profesional, transparan, dan akuntabel.***




