POJOKSATU.ID – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Cirebon Kota menggelar sosialisasi Operasi Patuh Lodaya 2026 dengan cara yang unik dan humanis. Para petugas membagikan cokelat kepada pengendara yang melintas di Perempatan Gunungsari, Kota Cirebon, Jumat (5/6/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Cirebon Kota, AKP Hadi Suryanto, bersama jajaran personel Satlantas. Selain membagikan cokelat, petugas juga memberikan edukasi kepada pengendara sepeda motor maupun mobil agar lebih disiplin dan tertib dalam berlalu lintas.
Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar melalui Kasat Lantas AKP Hadi Suryanto mengatakan, pendekatan humanis dipilih agar pesan keselamatan berkendara dapat diterima dengan baik oleh masyarakat.
“Operasi Patuh Lodaya 2026 akan berlangsung selama 14 hari, mulai 8 hingga 21 Juni 2026. Kami ingin pengendara sadar akan pentingnya tertib berlalu lintas tanpa harus ditakuti. Cokelat ini menjadi simbol manisnya keselamatan,” ujar AKP Hadi.
Ia berharap, melalui kegiatan tersebut masyarakat semakin sadar untuk mematuhi aturan lalu lintas, seperti menggunakan helm standar, melengkapi spion kendaraan, membawa surat-surat kendaraan, serta tidak melawan arus.
Salah seorang pengendara sepeda motor, Wandi, warga Kecamatan Gunungjati, mengaku terkejut saat diberhentikan oleh petugas. Namun, ia merasa senang karena ternyata hanya diberikan cokelat dan imbauan keselamatan.
“Kaget pas diberhentiin sama polisi dan polwan, kirain mau ditilang. Ternyata dikasih cokelat sambil diingatkan untuk tertib. Jadi malu sendiri kalau masih bandel di jalan,” katanya.
Melalui sosialisasi yang dilakukan secara persuasif dan humanis tersebut, Polres Cirebon Kota berharap dapat menekan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas di wilayah hukumnya.
Meski mengedepankan edukasi, petugas menegaskan akan tetap melakukan penindakan terhadap pengendara yang terbukti melanggar aturan selama pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2026.***




