POJOKSATU.id, PURWAKARTA,- Langkah jangka pendek untuk mengatasi krisis air bersih di sebagian pelanggan wilayah Purwakarta Kota, terus dilakukan Perumda Gapura Tirta Rahayu.
Satu di antaranya, dengan melakukan optimalisasi produksi air dari intake waduk Jatiluhur menuju pengolahan di IPA Sadang.
“Teknisnya adalah melakukan penambahan pompa aktif, lalu penggantian pipa fleksible, sebagai pendukung penambah debit air ke IPA Sadang yang didistribusikan ke wilayah Kecamatan Kota Purwakarta,” Jelas Riana A. Wangsadiredja selaku Plt Dirut Perumda Gapura Tirta Rahayu Kab. Purwakarta atau PDAM Purwakarta.
Baca Juga: Rekomendasi 5 Tips Persiapan Tahun Baru 2024 Bersama Keluarga
Di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Sadangnya pun akan dilakukan upaya-upaya teknis lainnya untuk memperbesar volume pengolahan air.
Dengan begitu, Riana berharap IPA Sadang bisa mendistribusikan air bersih lebih dari 180 liter per detik.
Lanjutnya, upaya lain yang akan dilakukan PDAM Purwakarta adalah mengevaluasi jaringan dari sumber mata air Cilembangsari.
Baca Juga: Pemuda di Kendari Tanya Soal Politik Dinasti, Begini Jawaban Kaesang
Yaitu, melakukan upaya Bypass pipa distribusi utama pada Bak Pelepas Tekan (BPT) di pondoksalam, untuk mencoba menjaga tekanan air tetap stabil walau debit yang masih belum normal.
“Dan kami akan melakukan konekting di beberapa titik jaringan distribusi yang ada di Jalan Ibrahim Singadilaga dan Wikara, untuk memastikan semua jaringan distribusi di perkotaan terkoneksi dengan distribusi Utama dari IPA Sadang,” paparnya.
Upaya-upaya di atas dan lainnya, terus dilakukan untuk mengatasi krisis air bersih, akibat penurunan drastis debit air di dua sumber mata air serta waduk jatiluhur.
Meskipun hujan sudah beberapa kali turun, tetapi tidak langsung menambah debit mata air, karena masih proses penyerapan dari pegunungan (dataran tinggi melalui alur jalur urat mata air) dari Gunung Burangrang.
Juga sembari menunggu pipa jalur distibusi utama (JDU) di sasak beusi tersambung kembali oleh pihak Pemerintah daerah, untuk mendistribusikan kembali air bersih dari IPA ubrug ke Kecamatan Purwakarta Kota.
“Atas kekurangan itu, kami meminta maaf yang sebesarnya, dan konsisten mengganti distribusi air bagi wilayah terdapat dengan penyaluran melalui armada tengki dan sistem gilir,” ungkapnya.
Dan solusi jangka pendek ini direncanakan selesai dalam satu bulan ini, yang diharapkan di bulan februari distribusi air bersih lebih besar dan mengurangi wilayah terdampak.***




