POJOKSATU.id, PURWAKARTA -Puluhan pelajar yang rayakan kelulusan dengan pesta miras harus menjadi perhatian serius semua pihak, karena kejadian tersebut merupakan kejadian luar biasa yang baru terjadi di Purwakarta.

Dengan adanya kejadian tersebut, merupakan bukti lemahnya pengawasan yang dilakukan semua pihak terutama pihak sekolahan dan juga kantor cabang dinas pendidikian provinsi.

Kejadian tersebut mematik semua pihak, turut prihatin dan merasa geram kenapa sampai hal itu bisa terjadi, hingga menjadi pertanyaan publik tidak adakah regulasi yang melarang hal tersebut.

Baca Juga: Ada Permasalahan Dengan Dunia Pendidikan di Purwakarta Bisa Langsung Lakukan Pengaduan Ke Dinas Pendidikan, Berikut Langkah-langkahnya

Anggota komisi IV DPRD Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Said Ali Azmi atau yang kerap disapa Bang Jimy ini merasa prihatin dan menyayangkan dengan cara adik-adik merayakan kelulusan dengan cara yang kurang baik, yakni melakukan pesta miras.

Adanya kejadian tersebut harus menjadi perhatian kita bersama, dengan mensosialisasikan kembali ke tiap-tiap sekolah agar hal itu tidak terjadi lagi.

"Kejadian pesta miras itu sudah mencoreng dunia pendidikan," kata Jimy, kepada pojoksatu.id melalui sambungan seluller, Selasa (21/05).

Baca Juga: Hasto Akui PDIP Miliki Kesamaan Emotional Bonding dengan Anies Baswedan di Pilpres 2024

Apalagi kata Jimy, diantara para pelajar itu ada juga pelajar perempuan yang ikut-ikutan dan itu sangat kurang bagusdan tidak pantas. Terlebih dibawah minuman beralkohol.

Kedepan pihaknya akan melakukan silaturahmi ke pihak terkait untuk meminta diperketat kembali terkait aturannya, sehingga kejadian seperti ini tidak terulang lagi.

"Terkait akan dipanggil dan tidaknya pihak terkait, saya akan sampaikan dulu kepada ketua komisi," ucapnya.

Baca Juga: Handoko Adi Susanto: Komitmen Pengabdian di Sektor Kelautan

Diberitakan sebelumnya, puluhan pelajar setingkat SLTA di Purwakarta diamankan oleh pihak kepolisian dari Polsek Bojong, Polres Purwakarta, Polda Jawa Barat.

Puluhan pelajar yang diamankan tersebut dikarenakan saat merayakan kelulusan ini melakukan dengan cara yang tidak terpuji, yakni pesta Minuman Keras (Miras) pada Sabtu (18/05/).

Dari 28 pelajar yang diamankan tersebut dari berbagai sekolah SLTA sederajat, mereka terdiri dari 25 pelajar laki-lagi dan 3 pelajar perempuan.***