POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Mengetahui ratusan warga melakukan blokir akses jalan menuju ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cikolotok, Pj Bupati Beni Irwan Gak Pake Lama (GPL) respon cepat memerintahkan anak buahnya untuk turun ke lokasi.
Akses jalan yang diblokir warga menuju TPA Cikolotok bila dibiarkan tentunya akan berdampak pada penumpukan kendaraan sampah, sehingga Pj Bupati Beni langsung berkoordinasi dengan dinas terkait untuk turun ke lokasi.
Keinginan warga yang memblokir jalan menuju TPA Cikolotok tersebut cukup sederhana, yaitu meminta agar pemerintah memperbaiki jalan yang rusak parah tersebut.
Baca Juga: Iran Serang Israel, Presiden AS Joe Biden Bersuara Keras : Kami Bantu Israel Hancurkan Drone Masuk
Tidak pakai lama, begitu mendengar hal itu Pj Bupati Beni Irwan langsung perintahkan Kepala Dinas PU untuk segera memperbaikinya.
“Sudah kita pantau dari pagi tadi kang,” kata Beni Irwan kepada pojoksatu.id melalui seluller, Minggu (14/04).
Setelah dirinya mendapatkan informasi pemblokiran akses jalan menuju TPA Cikolotok, Beni kemudian memerintahkan agar jalan yang rusak tersebut diperbaiki secepatnya.
Baca Juga: Terjatuh di Kamar Mandi Penatapan Jagung MU Kabupaten Karo, Warga Binjai Meninggal Dunia
“Sudah, kang. Teman2 PU sdh saya minta ke lapangan,” tambahnya.
Terpisah, Kepala Dinas PUPR melalui Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan membenarkan bahwa pihaknya langsung bergerak ke lapangan untuk memperbaiki jalan yang rusak tersebut.
“Sudah kita turinkan ke lokasi, sementara kita perbaiki jalan-jalan yang rusak parah terlebih dahulu sesuai dengan keinginan warga masyarakat,” kata Dina Cahyadi, melalui sambungan seluller kepada pojoksatu.id.
Baca Juga: Bicara Kursi Menteri Kabinet Prabowo, Golkar Paling Banyak Disusul PAN dan Demokrat
Sementara untuk perbaikan permanen pihaknya akan mengkaji terlebih dahulu struktur tanah di jalan yang sering rusak tersebut, karena lokasi tersebut sering ada pergerakan tanah.
“Untuk perbaikan secara permanen kita kaji dulu, penyebab-penyebab sering rusaknya jalan tersebut,” tambah Dina.
Namun yang pasti, untuk saat ini jalan tersebut akan diperbaiki dengan cara diratakan diarug dengan menggunakan beskos untuk menutupi kerusakan jalan yang rusak parah.
‘Yang terpenting saat ini kita perbaiki terlebih dahulu, selanjutnya nanti apakah di cor atau di hotmix kita lihat hasil kajiannya,” jelas Dina, mengakhiri pembicaraan.***




