POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Ada tiga kejadian tanda – tanda alam kemungkinan kekalahan pasangan calon Anne – BH, salah satunya hingga ada yang meninggal di acara ‘gubyag balong’ (nangkap ikan ramai-ramai).

Selain tiga tanda kejadian alam, secara mengejutkan juga ada tiga fakta data yang memungkinkan pasangan Anne – BH bakal tumbang.

Tanda alam yang pertama, yaitu masalah ‘pais jambal’ yang sempat membuat heboh masyarakat purwakarta.

Baca Juga: Budi Gunawan Profesional, dari Kepala BIN Menuju Menteri Prabowo, Sekjen PDIP Sampaikan Ini

Tanda alam kedua yaitu, saat mobil brending bergambar calon Anne – BH dibobol pencuri, uang ratusan juta raib dari dalam mobil.

Dan tanda alam yang baru saja terjadi, yaitu meninggalnya warga saat ikut dalam acara ngagubyag balong (tangkap ikan ramai-ramai).

Kejadian meninggalnya warga yang ikut ngagubyag balong di acara Anne – BH tersebut, terjadi kemarin siang Kamis 17 Oktober.

Baca Juga: Hasil Denmark Open 2024: 39 Menit Ladeni Duo Inggris, Fajri Akhiri Kutukan Babak Perempat Final

Korban meninggal bernama Hapid warga Kampung Wangunjaya, Desa Citalang Kecamatan kota Purwakarta saat ikut ngagubyag balong.

Kemudian untuk tiga fakta dan data yang menguatkan Anne – BH bakal tumbang di Pilkada, yaitu hasil survei yang dilakukan LSI selama tiga kali.

Dari tiga kali hasil survei, yaitu bulan Juni, September dan Oktober elektabiltas Anne – BH turun terus menerus hingga mulai disusul calon Nomor 2.

Baca Juga: Hasil Denmark Open 2024: Putri KW Tundukkan Wakil Singapura, Susul Jorji ke Semifinal

Pada Bulan Juni elektabiltas Anne masih terbilang tinggi menempati posisi pertama, yaitu 32,7% sedangkan Om Zein menempati posisi kedua yaitu 27,7%.

Namun hasil survei pada bulan September, Elektabiltas Anne – BH mulai menurun secara perlahan tapi pasti yaitu diangka 29,3%.

Kemudian hasil survei terbaru pada bulan Oktober ini, Anne – BH kembali elektabiltasnya menurun yaitu diangka 22,7%.

Ke tiga tanda alam dan ke tiga data fakta tersebut, mengisyaratkan bahwa pasangan calon Anne – BH kemungkinan besar bakal kalah di Pilkada 2024 ini.***