POJOKSATU.ID - Gelandang asal Italia yang bermain untuk Newcastle United, Sandro Tonali, terancam sanksi berat.
Tonali kemungkinan besar akan mendapat hukuman lebih lama ketimbang bintang muda Juventus, Nicolo Fagioli karena terlibat perjudian ilegal.
Pasalnya, Sandro Tonalo sudah mengakui memasang taruhan pada pertandingan AC Milan selama bermain di klub tersebut.
Baca Juga: 16 Besar Denmark Open 2023: The Daddies Lawan Wakil Malaysia, Fajri Ditantang Jagoan Inggris
Pemain berusia 23 tahun ini termasuk dalam beberapa pemain Azzurri yang namanya mencuat dalam seminggu terakhir karena terlibat skandal perjudian ilegal setelah diinvestigasi oleh jaksa Italia.
Ketika kasus tersebut muncul, baik Tonali maupun Nicolo Zaniolo dari Aston Villa sedang berada dalam skuat tim nasional Italia untuk kualifikasi Euro 2024.
Keduanya kemudian memutuskan untuk menarik diri dari skuad yang diasuh oleh Luciano Spalletti.
Baca Juga: Tak Perpanjang Kontrak, D.O EXO Resmi Tinggalkan SM Entertainment
Selain itu, pemain muda Juventus, Nicolo Fagioli, juga mengaku melakukan taruhan pada platform ilegal dan berpotensi menghadapi larangan selama tiga tahun.
Namun, akhirnya, ia hanya dijatuhi hukuman selama tujuh bulan sebagai bagian dari perjanjian penyelesaian.
Meskipun Tonali, yang diduga memperkenalkan Fagioli ke platform perjudian, belum menerima sanksi resmi, agennya telah mengkonfirmasi bahwa gelandang tersebut kecanduan judi.
Baca Juga: Ini Link Live Streaming Denmark Open 2023: 8 Wakil Indonesia Tanding Hari Ini
Menurut laporan Sky Sports News, Tonali menghadapi tuduhan tersebut dalam sebuah sidang di Federasi Italia pada hari Selasa (17/10/2023).
Dalam sidang itu, Tonali mengakui bahwa ia pernah melakukan taruhan pada pertandingan AC Milan, di mana dirinya ikut bermain.
Tonali menghabiskan tiga tahun di San Siro antara 2020 dan 2023. Awalnya bergabung dengan status pinjaman dari Brescia sebelum pindah secara permanen dengan biaya 14,5 juta euro pada musim panas 2021.
Selama mengenakan seragam Rossoneri, Tonali mencetak tujuh gol dan memberikan 13 assist dalam 130 pertandingan di berbagai turnamen.
Ia menjadi bagian integral skuad AC Milan yang menjuarai Liga Italia musim 2021/22 di bawah arahan Stefano Pioli.
Laporan tersebut menyebutkan bahwa Tonali hanya melakukan taruhan pada kemenangan Milan, termasuk pada pertandingan yang tidak melibatkannya. Namun, tindakannya bisa mengakibatkan larangan bermain selama tiga tahun.
Selain itu, hukuman yang lebih ringan diberikan kepada Fagioli juga mempertimbangkan bahwa dia tidak pernah bertaruh pada pertandingan Juventus atau Cremonese ketika ia mewakili salah satu klub tersebut.
Oleh karena itu, diperkirakan Tonali akan dihukum dengan larangan yang lebih lama.
Baca Juga: Sulit Dipercaya, Leo/Daniel Takluk dari Ganda Ranking 37 Dunia di Babak Pertama Denmark Open 2023
Meskipun demikian, mantan gelandang Brescia ini kemungkinan tidak akan menerima hukuman penuh selama tiga tahun, karena ia telah mengakui kesalahannya dan telah bekerja sama dengan penyelidik selama proses tersebut.
Laporan juga menambahkan bahwa Newcastle terkejut dan kaget dengan perkembangan terbaru ini, tetapi klub tersebut menolak memberikan komentar mengenai masalah ini saat ini.
Dengan absennya Tonali di lini tengah, Italia menderita kekalahan 3-1 dalam kualifikasi Euro 2024 melawan Inggris pada Selasa malam, yang mengakibatkan mereka terlempar dari dua besar klasemen Grup C.
Newcastle telah mengeluarkan biaya sebesar 55,5 juta poundsterling untuk mendatangkan Tonali ke St James' Park pada musim panas ini.
Baca Juga: Victor Bertomeu Masih Cedera, Penyerang Gaek Ini Jadi Tumpuan Gresik United
Pemain berusia 23 tahun ini telah menjadi pemain kunci bagi pelatih Eddie Howe, dengan mencetak satu gol dalam 10 penampilannya sejauh ini.
Magpies akan kembali beraksi di Premier League ketika mereka menjamu Crystal Palace di kandang pada hari Sabtu mendatang.
Setelah itu, Newcastle akan menghadapi Borussia Dortmund dalam pertandingan Liga Champions pada hari Rabu tengah pekan depan.***

