POJOKSATU.id, LONDON - Manchester City sedang dalam jalur menuju treble winner musim ini setelah menjuarai Piala FA 2022/23.

Kemenangan 2-1 atas Manchester United di Stadion Wembley, Sabtu (3/6) malam, membuat Man City meraih gelar FA Cup ketujuh sepanjang sejarah klub.

Ini juga jadi gelar kompetisi domestik kedua musim ini, bersama dengan gelar juara Liga Inggris.

Man City berpeluang menyamai prestasi Manchester United sebagai klub Inggris satu-satunya yang meraih treble winner (3 gelar bergengsi) dalam semusim.

Itu jika The Citizen mampu mengalahkan Inter Milan pada final Liga Champions di Istanbul 11 Juni mendatang.

BACA JUGA: Manchester City Juara Piala FA, Tekuk Man United 2-1 di Final, Gundogan Bintangnya

Ambisi Man City ini tentu jadi peringatan keras bagi Inter untuk lebih mewaspadai anak asuh Pep Guardiola.

Inter merupakan klub Italia satu-satunya yang pernah meraih treble winner (Juara Liga Italia, Coppa Italia dan Liga Champions) pada musim 2009/10.

Dan pertandingan lawan Man City pekan depan adalah final pertama mereka di kompetisi elit antarklub Eropa itu, sejak kesuksesan 2010 lalu.

Sukses Man City di FA Cup musim ini dipastikan akan menambah semangat tim besutan Guardiola menatap final Liga Champions.

BACA JUGA: Bursa Taruhan Man City vs Man United Final Piala FA 3 Juni, Pur-nya Menjatuhkan Gengsi Derbi Manchester

Pada final Piala FA di Stadion Wembley, Ilkay Gundogan menjadi bintang kemenangan The Citizen dengan memborong kedua gol City.

Kedua gol Gundogan dicetak dari luar kotak penalti. Semuanya lewat tendangan voly.

Yang pertama saat laga baru berjalan 13 detik, umpan sundulan Kevin de Bruyne disambut kapten Man City itu dengan sepakan voly kaki kanan.

Gol Gundogan ini tercatat sebagai gol tercepat sepanjang sejarah final Piala FA, menurut catatan Squawka.

Gol keduanya tercipta pada menit ke-51. Kali ini dari umpan tendangan bebas De Bruyne, Gundogan sekali lagi melepaskan tendangan voli dari jarak yang hampir sama dengan gol pertama.

BACA JUGA: Begini Prediksi Final Liga Champions ala Roberto Mancini, Pernah Latih Man City dan Inter

Tapi kali ini gelandang 32 tahun itu menggunakan kaki kirinya dan sekali lagi bola tidak bisa dijangkau David de Gea.

Adapun satu-satunya gol balasan Man United dicetak Bruno Fernandes melalui eksekusi penalti pada menit ke-33.

Selamat buat Man City. Inter siap-siap jadi korban berikutnya di final Liga Champions!

Editor: Jumaidil Halide